Cara Menanam dan Merawat Tanaman Hias

Cara Menanam dan Merawat Tanaman Hias

Cara Menanam dan Merawat Tanaman Hias

Menanam dan Merawat Tanaman Hias

Menanam Tanaman Hias

Hal penting yang perlu diketahui sebelum membudidayakan tanaman hias adalah sebagai berikut.

a. Produk yang diinginkan
b. Jenis dan karakteristik tanaman
c. Lingkungan tanaman

Sebagai contoh, dalam tanaman hias daun, produk yang diinginkan adalah keindahan daun tanaman terutama bentuk dan warnanya, juga kekompakan dan kerimbunanya. Sedangkan untuk tanaman huas bunga, produk yang diharapkan tentu saja adalah bunganya. Kesuburan, ukuran kelopak, bentuk, dan warna adala hsasaran utama dalam merawat tanaman hias bunga. Dapat menjadi sebuah nilai tambah apabila bunga yang muncul beraroma harum dan semerbak. Sementara itu, pada bonsai, sasaran yang dituju adalah keseluruhan bentuk mulai dari perakaran, batang, cabang, serta daun yang unik.
Lainya halnya dengan tabulampot. Pada tabulampot, yang diutamakan adalah tanaman yang sehat dan kemampuanya untuk menghasilkan buah yang rimbun. Ukuran tabulampot, yang diusahakan tetap pendek agar perawatan yang praktis. Beberapa langkah yang dibutuhkan dalam penanaman adalah menyiapkan bibit dan media tanam.

Merawat Tanaman Hias

Sebelum melakukan pemeliharaan terhadap tanaman, hal yang perlu diperhatikan adalah mengetahui pertumbuhan, perkembangan, serta gejala-gejala tanaman yang mengalami penyakit atau pertumbuhan kurang normal. Beberapa perawatan yang perlu dilaksanakan antara lain adalah
penyiraman, pemupukan, penyiangan, penggantian media tanam dan pot, pemangkasan dan pengendalian hama dan penyakit.

Memahami gejala dan melakukan pengamatan

Memahami gejala dan melakukan pengamatan secara dini terhadap tanda-tanda tanaman yang sakit sangat penting dilakukan agar tidak salah dalam melakukan pemeliharaan. Sebelum melakukan perawatan, hendalnya kita mempersiapkan bahan dan alat yang akan dugunakan. Tanda-tanda umum yang kurang normal atau memiliki penyakit di antaranya adalah sebagai berikut.

Batang gelap, kotor, dan timbul cendawaan pada media tanam. Hal ini menunjukan bahwa tanaman disiram air secara berlebih (kebanyakan air). Pertumbuhan tanaman kerdil dengan daun dan perakaran memendek. Hal ini menunjukan bahwa tanman tersebut kekurangan unsur hara.

Pinggiran daun menjadi keriting dan bewarba cokelat. Kemungkinan hal ini disebabkan oleh lingkungan sekitar tanaman yang kurang air atau terlalu kering.
Tanaman hias bunga yang tidak pernah atau selalu gagal berbunga. Hal ini merupakan indikasi bahwa unsur hara yang diberikan terlalu banyak mengandung nitrogen.
Daun-daun menguning dan menggulung. Hal ini menandakan tanaman hias berada.diletakkan pada tempat yang terlalu panas.

Timbul bercak kuning dan cokelat pada daun. Hal ini menandakan tanaman terlalu banyak terpapar sinar matahari.
Perakaran tanaman keluar dari media tanam atau keluar dari lubang drainase pot bagian bawah. Hal ini menunjukkan bahwa tabanab sudah terlalu besar bagi ukuran pot yang sekarang dan harus segera dipindahkan ke tempat yang lebih besar.

Berikut merupakan peralatan yang sering digunakan pada pemeliharaan tanaman

  1. Cangkul
  2. Sepatu
  3. Garpu besar dan garpu kecil
  4. Seko besar dan sekop kecil
  5. Gergaji dahan
  6. Pisau
  7. Sprayer dan mist sprayer
  8. Selang plastik untuk menyiram tanaman
  9. Ember
  10. Pot-pot tanah atau pot plastik

Sumber : https://www.dosenpendidikan.co.id/