JURNAL ASPEK BISNIS DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI

JURNAL ASPEK BISNIS DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI

JURNAL ASPEK BISNIS DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI
JURNAL ASPEK BISNIS DI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI
  1. PEMBAHASAN

Bentuk-bentuk Badan Usaha

  • Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)

Keuntungan Perusahaan Perseorangan :

o   Semua laba hanya untuk pengusaha

o   Pengendalian seutuhnya

o   Organisasi sederhana

o   Pajak rendah

Kerugian Perusahaan Perseorangan :

o   Bertanggung jawab atas semua kerugian

o   Dana terbatas

o   Keterampilan terbatas

o   Tanggung jawab tidak terbatas

Perusahaan Kemitraan / Partnership (Firma, CV)

Keuntungan :

o   Dana tambahan

o   Kerugian ditanggung bersama

o   Lebih ada spesialisasi

Kerugian :

o   Lebih ada spesialisasi

o   Berbagi pengendalian

o   Tanggung jawab tidak terbatas

o   Berbagi laba

  • Korporasi / corporation

       Keuntungan :

o   Tanggung jawab terbatas

o   Akses terhadap modal

o   Transfer kepemilikan

                  Kerugian :

o   Biaya keorganisasian tinggi

o   Transparansi public

o   Masalah keagenan

o   Pajak tinggi

  1. Prosedur Pendirian Bisnis

Adapun beberapa alasan pendirian suatu badan usaha adalah :

  • Untuk hidup,
  • Bebas dan tidak terikat,
  • Dorongan sosial,
  • Mendapat kekuasaan, atau
  • Melanjutkan usaha orang tua.

Faktor-faktor yang harus dihadapi atau diperhitungkan di dalam pendirian suatu badan usaha, khususnya di bidang IT adalah :

  1. Barang dan Jasa yang akan dijual
  2. Pemasaran barang dan jasa
  3. Penentuan harga
  4. Pembelian
  5. Kebutuhan Tenaga Kerja
  6. Organisasi intern
  7. Pembelanjaan
  8. Jenis badan usaha yang akan dipilih, dll.

Di dalam pendirian suatu badan usaha, ada terdapat beberapa fungsi yang akan terlibat di dalam bisnis-nya :

  1. Manajemen: cara karyawan dan sumber-sumber lain digunakan oleh perusahaan
  2. Pemasaran: cara produk/jasa dikembangkan, diberi harga, didistribusikan dan dipromosikan kepada pelanggan.
  3. Keuangan: cara perusahaan mendapatkan dan menggunakan dana untuk operasi bisnisnya.
  4. Akuntansi: ringkasan dan analisis suatu kondisi keuangan suatu perusahaan.
  5. Sistem Informasi: meliputi teknologi Informasi, masyarakat dan prosedur yang bekerja sama untuk memberikan Informasi yang cocok kepada karyawan perusahaan sehingga mereka dapat membuat keputusan bisnis.

Proses Pendirian Badan Usaha

  1. Mengadakan rapat umum pemegang saham.
  2. Dibuatkan akte notaris (nama-nama pendiri, komisaris, direksi, bidang usaha, tujuan perusahaan didirikan).
  3. Didaftarkan di pengadilan negeri (dokumen : izin domisili, surat tanda daftar perusahaan (TDP), NPWP, bukti diri masing-masing).
  4. Diberitahukan dalam lembaran negara (legalitas dari dept. kehakiman).

Perizinan pembuatan badan usaha perlu dirancang agar dalam pelaksanaan kegiatan, para pelaku dunia usaha menyadari akan tanggung jawab dan tidak asal dalam melakukan praktik kerja yang dapat merugikan orang lain atau bahkan Negara. Peraturan perizinan memliki mata rantai prosedur yang panjangnya bergantung pada skala perusahaan yang akan didirikan.

Berikut ini adalah prosedur-prosedur yang harus dilakukan dalam pendirian badan usaha (bisnis):

Tahapan pengurusan izin pendirian

Bagi perusahaan skala besar hal ini menjadi prinsip yang tidak boleh dihilangkan demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan yang bersangkutan. Hasil akhir pada tahapan ini adalah sebuah izin prinsip yang dikenal dengan Letter of Intent yang dapat berupa izin sementara, izin tetap hinga izin perluasan. Untk beerapa jenis perusahaan misalnya, sole distributor dari sebuah merek dagang, Letter of Intent akan memberi turunan berupa Letter of Appointment sebagai bentuk surat perjanjian keagenan yang merupakan izin perluasan jika perusahaan ini memberi kesempatan pada perusahaan lain untuk mendistribusikan barang yang diproduksi.

Berikut ini adalah dokumen yang diperlukan :

  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP);
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
  • Bukti diri.

Selain itu terdapat beberapa Izin perusahaan lainnya yang harus dipenuhi :

  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), diperoleh melalui Dep. Perdagangan.
  • Surat Izin Usaha Industri (SIUI), diperoleh melalui Dep. Perindustrian.
  • Izin Domisili.
  • Izin Gangguan.
  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
  • Izin dari Departemen Teknis.

Tahapan pengesahan menjadi badan hukum

Tidak semua badan usaha mesti ber badan hukum. Akan tetapi setiap usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku. Izin yang mengikat suatu bentuk usaha tertentu di Indonesia memang terdapat lebih dari satu macam. Adapun pengakuan badan hukum bisa didasarkan pada Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), hingga Undang-Undang Penanaman Modal Asing (UU PMA).

Sumber : http://jendelahati.net/mendidik-anak-usia-4-hingga-10-tahun/