Menurut kedudukannya dalam analisis

Menurut kedudukannya dalam analisis

Menurut kedudukannya dalam analisis
Menurut kedudukannya dalam analisis

1) Variabel bebas (independen variable)
Adalah variabel yang menjelaskan atau mempengaruhi variabel terikat.
2) Variabel terikat/tergantung (dependent variable)
Adalah variabel yang dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel bebas.

Menurut jenis

1) Organismic variable
Adalah variabel yang karakteristiknya berkaitan erat dengan individu manusia, seperti jenis kelamin, intelegensi, dan sikap.
2) Intervening variable
Adalah variabel yang keberadaannya hanya dapat disimpulkan dari adanya suatu teori tertentu, tetapi tidak dapat dimanipulasi atau dikur.
3) Control variable
Merupakan variabel penelitian yang dampaknya terhadap dependent variable dapat diketahui oleh peneliti.
4) Moderator variable
Adalah variabel penelitian yang memiliki akibat secara tidak langsung terhadap dependent variable. Artinya, variabel tersebut dapat memperkuat atau melemahkan hubungan atau pengaruh independet variable terhadap dependent variable.

5. Memilih Sampel Penelitian

Sampel adalah sebagian dari seluruh individu yang menjadi objek penelitian (populasi). Tujuan penentuan sampel adalah untuk memperoleh keterangan mengenai objek penelitian dengan cara mengamati sebagian saja dari populasi.

Suatu metode pengambilan sampel yang ideal mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:
a. Dapat menghasilkan gambaran yang dapat dipercaya dari seluruh popolasi yang diteliti
b. Dapat menentukan hasil penelitian
c. Sederhana dan mudah dilaksanakan
d. Dapat memberikan keterangan sebanyak mungkin dengan biaya yang serendah-rendahnya.
e. Merupakan penghematan yang nyata dalam soal waktu, tentaga dan biaya.

 

Cara-Cara Pengambilan Sampel

a. Sampel Random (Sampel Acak)
Acak maksudnya setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih ke dalam keseluruhan unit populasi.

b. Sampel Berstrata (stratified sampling)
Apabila populasi terbagi atas tingkat atau strata maka pengambilan sampel harus diwakili oleh setiap strata. Contohnya penelitian tentang kehadiran siswa, peneliti harus mengambil sampel dari wakil tiap-tiap tingkatan kelas.

c. Sampel Wilayah (area sampling)
Dilakukan apabila terdapat perbedaan ciri antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lain. Sampel wilayah adalah cara yang dilakukan dnegna mengambil wakil dari setiap wilayah yang terdapat dalam populasi. Misalnya suatu Provinsi yang dibagi atas 10 daerah dipilih beberapa daerah secara random untuk dijadikan sampel.

d. Cluster Sampling
Adalah sampel yang ditarik dengan cara memilih secara random beberapa strata. Seluruh anggota strata yang terpilih atau sebagian besar dimasukkan ke dalam sampel.

e. Sampel Proporsi
Sampel ini dilakukan untuk menyempurnakan penggunaan teknik sampel berstrata atau sampel wilayah. Kadangkala banyaknya subjek pada setiap strata atau wilayah tidak sama, maka pengambilan subjek dari setiap strata atau wilayah ditentukan seimbang dengan banyaknya subjek dalam masing-masing strata atau wilayah.

e. Sampel Bertujuan (purposif)
Pemilihan sampel dilakukan atas dasar tujuan tertentu sesuai dengan tujuan penelitian

Mengenali Jenis-Jenis Data

a. Pengertian
Data ialah bahan keterangan yang berupa himpunan fakta-fakta, angka-angka, huruf-huruf, kata-kata, grafik, tabel, gambar dan lambing-lambang yang menyatakan sesuatu pemikiran, obyek, kondisi dan situasi. Dapat pula dikatakan bahwa data adalah kejadian-kejadian khas yang dinyatakan sebagai fakta tetapi dalam bentuk hasil pengukuran seperti jumlah pemuda yang putus sekolah, angka kematian bayi dan sebagainya.

b. Kegunaan Data

1) Untuk mengetahui atau memperoleh gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan. Misalnya, pemerintah mengumpulkan data tentang pendidikan, data penduduk dan sebagainya.
2) Untuk membuat keputusan atau memecahkan persoalan. Setiap persoalan yang timbul pasti ada penyebabnya. Memecahkan persoalan berarti berusaha menghilangkan faktor penyebab tersebut.

c. Jenis-jenis data

Menurut cara memperoleh atau sumbernya, data terdiri dati:
1) Data primer, yaitu data yang dikumpulkan dari tangan pertama. Misalnya petugas sensus penduduk mendatangi setiap rumah tangga dan menanyakan tentang jumlah keluarga.
2) Data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari pihak lain yang telah mengumpulkan dan mengolahnya. Misalnya suatu departemen memperoleh data dari Biro pusat statistik.

Sumber : http://ecoledespirates.eklablog.com/teks-eksplanasi-a165655848