Vaksin Palsu Mayoritas Impor

Vaksin Palsu Mayoritas Impor

Vaksin Palsu Mayoritas Impor
Vaksin Palsu Mayoritas Impor

BANDUNG-Berdasarkan hasil temuan yang sudah ditelusuri oleh Tim Satuan Tugas

(Satgas) dan Bareskrim, vaksin palsu yang beredar di masyarakat merupakan vaksin yang berasal dari impor. Demikian dikemukakan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) RI, Penny Kusumastuti Lukito.

“Diperkirakan vaksin palsu tersebut hanya 10 persen dari vaksin impor,

dan hanya 1 persennya yang digunakan di Indonesia,” ucapnya kepada wartawan di Ruang Rapat Bio Farma, Selasa (02/08).

Penny menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi data bagi anak-anak di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah dan swasta dengan menggunakan vaksin produksi PT Bio Farma yang didistribusikan langsung oleh Bio Farma atau distributor resmi yang memiliki izin dari Kementerian Kesehatan.

“Kami juga menghimbau kepada PT Bio Farma

untuk terus menata kelola produksi dan distribusi vaksin yang baik sehingga semua kebutuhan tersebut dapat terpenuhi, semua ini untuk mencapai target keberhasilan dari program vaksinasi nasional,” tuturnya.

 

Sumber :

https://sites.google.com/view/situs-pendidikan-online/