Bagian Akuntansi Keuangan

Table of Contents

Bagian Akuntansi Keuangan

Bagian Akuntansi Keuangan
Bagian Akuntansi Keuangan
Bagian Akuntansi / Keuangan
Tujuan dari akuntansi manajemen adalah pengelolaan dana, pengolahan data, pengolahan informasi, perencanaan, dan pengendalian atas sumber daya. Sehubungan dengan siklus pengeluaran, tujuannya adalah untuk perencanaan kas dan kontrol, manajemen data yang berkaitan dengan pembelian dan rekening pemasok untuk pengendalian persediaan, dan informasi yang berkaitan dengan aliran kas atas  pembelian.
Manajer bagian akuntansi/keuangan mendapat laporan rutin dari dua manajer dibawahnya, bendahara dan bagian kontrol. Tanggungjawab bendahara biasanya adalah mengenai pengeluaran kas, sedangkan bagian kontrol bertanggungjawab pada pengendalian persediaan, data pemasok.
Aktivitas dasar dalam siklus pengeluaran :
  • Memesan barang, perlengkapan dan jasa (layanan)
  • Menerima dan menyimpan barang, perlengkapan dan jasa
  • Membayar barang, perlengkapan dan jasa (layanan)

 

1. Aktivitas Utama pertama siklus pengeluaran kas adalah memesan persediaan atau perlengkapan
Pada metode ini, pengendalian persediaan tradisional sering disebut Kuantitas Pemesanan Ekonomis (EOQ) dimana pada pendekatan ini didasarkan pada perhitungan jumlah optimal pesanan untuk meminimalkan jumlah biaya pemesanan, penggudangan dan kekurangan persediaan. Dalam aktivitas ini terdapat beberapa metode-metode pengendalian persediaan alternatif, diantaranya :
  • MRP (material requirement planning): Pendekatan ini bertujuan mengurangi tingkat persediaan yang dibutuhkan dengan cara menjadwalkan produksi, bukan memperkirakan kebutuhan.
  • Just in Time: Sistem JIT berusaha untuk meminimalkan, jika bukan menghilangkan, baik biaya penggudangan maupun kekurangan persediaan.

 

2. Aktivitas bisnis utama kedua dalam siklus pengeluaran adalah penerimaan dan penyimpanan barang yang dipesan
Dalam aktivitas ini, bagian penerimaan mempunyai dua tanggungjawab utama yaitu memutuskan apakah menerima pengiriman dan memeriksa jumlah dan kualitas barang.  Laporan penerimaan adalah dokumen utama yang digunakan dalam subsistem penerimaan dalam siklus pengeluaran, laporan ini mendokumentasikan rincian mengenai setiap kiriman, termasuk tanggal penerimaan, pengiriman, pemasok, dan nomor pesanan pembelian.
3. Aktivitas utama ketiga dalam siklus pengeluaran adalah menyetujui faktur penjualan dari vendor untuk pembayaran
Pada aktivitas ini bagian utang usaha menyetujui faktur penjualan untuk dibayar dan bagian kasir bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran. Komponen kegiatan pada aktivitas ini adalah:
  • Memperbaiki Utang Usaha. Pemrosesan efisiensi dapat diperbaiki dengan Meminta para pemasok untuk memberikan faktur secara elektronis, baik melalui EDI atau melalui Internet dan Penghapusan faktur vendor (pemasok). Pendekatan tanpa faktur ini disebut Evaluated Receipt Settlement (ERS).
  • Membayar Barang dan Jasa. Membayar faktur penjualan yang telah disetujui.

Sumber : https://intergalactictravelbureau.com/