Cerita Hewan: Kuda yang memakai kulit harimau

Cerita Hewan: Kuda yang memakai kulit harimau

Seekor kuda sedang berjalan dari sebuah ladang gandum menuju sebuah hutan yang lebat, kuda itu telah puas memakan gandum yang ada di ladang itu dia terlihat gembira karena tidak ada petani gandum menjaga ladangnya.

Ketika dia menuju hutan lebat di tengah jalan sang kuda melihat sesuatu dengan heran seperti sebuah kulit harimau lalu kuda itu mendekatinya dan ternyata memang benar apa yang dia lihat adalah sebuah kulit harimau yang tidak sengaja ditinggalkan oleh para pemburu harimau. Kuda itu mencoba memakai kulit harimau itu dan ternyata pas ditubuhnya.

Lalu terlintas di benak kuda itu untuk menakuti hewan-hewan hutan yang melewati dirinya, kuda itu bergegas mencari tempat untuk bersembunyi. Tempat itu harus terlihat gelap dan sering dilalui oleh beberapa hewan hutan. Akhirnya dia menemukan semak-semak yang cukup gelap untuk bersembunyi dan kuda itupun masuk ke semak-semak dengan menggunakan kulit harimaunya, di semak-semak kuda itu bersembunyi menunggu hewan hutan yang melewatinya dan tidak lama kemudian beberpa domba gunung berjalan ke arah dirinya kuda itu kini bersiap-siap untuk meloncat.

Ketika domba-domba itu melewati kuda yang sedang bersembunyi kuda itu meloncat ke arah domba-domba itu dan serentak domba-domba itu berlarian kesana kemari mereka ketakukan dengan kulit harimau yang di pakai oleh kuda itu. Sang kuda hanya tertawa setelah domba-domba itu berlarian dia amat senang sekali menjaili domba-doma itu.

Lalu sang kuda kembali bersembunyi kedalam semak-semak dia menunggu hewan lain datang melewati semak-semak itu dari kejauhan terlihat seekor tapir berjalan sambil mengunyah sesuatu dimulutnya, tapir itu berjalan dengan sangat lambat mendekati semak-semak namun ketika kuda itu meloncat ke arah tapir itu sang tapir terkejut dan lari sekencang-kencangnya menghindari menghindari kuda yang memakai kulit harimau itu. Sang kuda kini semakin senang mengganggu hewan-hewan lainnya dan dia kembali ke semak-semak itu menunggu hewan lain untuk dia kagetkan.

Kini sang kuda menunggu lebih lama dari biasanya namun hal itu tidak membuatnya bosan tiba-tiba seekor kucing hutan berlari sambil membawa seekor tikus dimulutnya. Kucing itu tidak melewati semak-semak kucing itu hanya duduk menyantap tikus yang ia tangkap di dekat pohon besar, melihat hal itu sang kuda berinisiatif untuk mengagetkannya dari arah belakang. Kuda itu keluar dari semak-semak dan berjalan dengan hati hati agar lebih dekat dengan sang kucing ketika sudah sangat dekat dengan sang kucing, kuda itu mengaum seperti halnya seekor harimau namun kuda itu tidak sadar bahwa suara aumannya bukanlah suara harimau melainkan suara seekor kuda, mendengar hal itu sang kucing menoleh ke belakang dan dia melihat kuda itu dengan kulit harimau namun bersuara kuda.

Hal itu membuat sang kucing tertawa terbahak-bahak “Apabila aku melihatmu memakai kulit harimau itu aku akan lari ketakutan tapi auman suaramu itu tetap bukan suara harimau melainkan suara seekor kuda”.

Baca Juga :

BALON ADALAH

BALON ADALAH

BALON ADALAH
BALON ADALAH

Seorang anak kecil terkagum-kagum saat melihat penjual balon sedang melepaskan balon gasnya untuk promosi.
Ia melihat bahwa balon yang merah bisa terbang! Lalu ia melihat balon yang kuning juga bisa terbang.

Ia semakin semangat ketika melihat balon yang warnanya hijau juga bisa terbang. Kebetulan, ia sangat senang dengan warna biru, lalu dengan jantung berdegup kencang ia ingin melihat apakah balon warna kesukaannya itu juga bisa terbang. Ketika si penjual balon melepaskan pegangannya, ternyata balon yang warnanya biru itu juga terbang, sehingga anak kecil berteriak senang, “Balon warna biru juga bisa terbang …”

Mungkin kita akan tersenyum geli melihat kepolosan anak kecil ini. Anak ini berpikir bahwa yang bisa menerbangkan balon adalah warnanya. Tentu saja tidak seperti itu, yang membuat balon itu terbang bukan soal warnanya, tapi karena ada gas helium di dalam balon itu. Tanpa adanya gas helium, maka tidak ada balon yang bisa terbang, sebagus apapun juga warna balon itu.

Kerabat Imelda

Sejujurnya kita seringkali bertindak seperti anak kecil itu saat menilai kehidupan kita. Tanpa sadar kita selalu berpikir bahwa penampilan luar itu jauh lebih penting daripada apa yang ada di dalam.

Sehingga selalu merasa bahwa karena kekuatan, kepandaian, pengalaman, kecakapan, kekayaan, kecantikan, atau karena kehebatan yang kita punya lah yang membuat kita bisa “terbang”. Tak menyadari bahwa kita bisa “terbang” karena ada Tuhan di dalam kehidupan kita.

Patutkah warna merah menyombongkan diri karena bisa terbang? Atau si kuning yang merasa warnanyalah yang membuat dirinya terbang? Bukankah hal yang konyol sekaligus menggelikan jika para warna itu menyombongkan diri karena sanggup menerbangkan balon? Bukankah harusnya mereka menyadari bahwa tanpa gas helium yang ada di dalamnya, mereka tak berarti apa-apa?

Penyakit kronis yang sering menghancurkan kehidupan manusia adalah : KESOMBONGAN !!

Baca Juga : 

TAKUT DAN KHAWATIR

TAKUT DAN KHAWATIR

TAKUT DAN KHAWATIR
TAKUT DAN KHAWATIR

manusia mempunyai kecenderungan selalu ingin dianggap
ingin diakui keberadaannya
ingin dihargai pendapatnya
ingin berkecukupan untuk setiap kebutuhannya
untuk semua keinginan-keinginan itu,
manusia kadang terbuai dan mulai melupakan adanya kuasa TUHAN
dua sahabat yang berteman di bangku kuliah,
saling sikut saat melamar pekerjaan
padahal bila saja saling berbagi dan mendukung,
mungkin akan jauh lebih baik keadannya untuk tempo ke depan
manusia menghawatirkab hartanya akan berkurang dan takut kekurangan saat ada orang meminta-minta
padahal, kalau pun kita kehabisan uang untuk kita berikan semua pada pengemis,
ktia akan mendapat lebih nantinya

sebenarnya untuk setiap kebaikan,,,tidak akan membuat pelakunya rugi
kecuali orang-orang yang selalu khawatir dengan keduniawiannya. .
takut kalau semua itu tidak bisa dia dapatkan
padahal..rizki, hidup , mati adalah rahasia milik TUHAN YANG MAHA KUASA
dan..
Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang terlalu khawatir dan mengunggulkan dunia

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

ISYARAT ADALAH

ISYARAT ADALAH

ISYARAT ADALAH
ISYARAT ADALAH

Suatu malam di sebuah rumah, seorang anak usia tiga tahun sedang
menyimak sebuah suara. “Ting…ting…ting! Ting…ting…ting!”
Pikiran dan matanya menerawang ke isi rumah. Tapi, tak satu pun yang
pas jadi jawaban.
“Itu suara pedagang bakso keliling, Nak!” suara sang ibu menangkap
kebingungan anaknya. “Kenapa ia melakukan itu, Bu?” tanya sang anak
polos. Sambil senyum, ibu itu menghampiri. “Itulah isyarat. Tukang
bakso cuma ingin bilang, ‘Aku ada di sekitar sini!” jawab si ibu lembut.
Beberapa jam setelah itu, anak kecil tadi lagi-lagi menyimak suara
asing. Kali ini berbunyi beda. Persis seperti klakson kendaraan.
“Teeet…teeet….teeet!”
Ia melongok lewat jendela. Sebuah gerobak dengan lampu petromak
tampak didorong seseorang melewati jalan depan rumahnya. Lagi-lagi,
anak kecil itu bingung. Apa maksud suara itu, padahal tak sesuatu pun
yang menghalangi jalan. Kenapa mesti membunyikan klakson. Sember lagi!
“Anakku. Itu tukang sate ayam. Suara klakson itu isyarat. Ia pun
cuma ingin mengatakan, ‘Aku ada di dekatmu! Hampirilah!” ungkap sang
ibu lagi-lagi menangkap kebingungan anaknya. “Kok ibu tahu?” kilah si
anak lebih serius. Tangan sang ibu membelai lembut rambut anaknya.
“Nak, bukan cuma ibu yang tahu. Semua orang dewasa pun paham itu.
Simak dan pahamilah. Kelak, kamu akan tahu isyarat-isyarat itu!” ucap
si ibu penuh perhatian. **

Di antara kedewasaan melakoni hidup adalah kemampuan menangkap dan
memahami isyarat, tanda, simbol, dan sejenisnya. Mungkin, itulah bahasa
tingkat tinggi yang dianugerahi Allah buat makhluk yang bernama manusia.
Begitu efesien, begitu efektif. Tak perlu berteriak, tak perlu
menerabas batas-batas etika; orang bisa paham maksud si pembicara.
Cukup dengan berdehem ‘ehm’ misalnya, orang pun paham kalau di ruang
yang tampak kosong itu masih ada yang tinggal.

Di pentas dunia ini, alam kerap menampakkan seribu satu isyarat.
Gelombang laut yang tiba-tiba naik ke daratan, tanah yang bergetar
kuat, cuaca yang tak lagi mau teratur, angin yang tiba-tiba mampu
menerbangkan rumah, dan virus mematikan yang entah darimana
sekonyong-konyong hinggap di kehidupan manusia.
Itulah bahasa tingkat tinggi yang cuma bisa dimengerti oleh mereka
yang dewasa. Itulah isyarat Tuhan: “Aku selalu di dekatmu, kemana pun
kau menjauh!”
Simak dan pahamilah. Agar, kita tidak seperti anak kecil yang cuma
bisa bingung dan gelisah dengan kentingan tukang bakso dan klakson
pedagang sate ayam

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

Beberapa Hal Positif Yang Hanya Dimiliki Oleh Anak Broken Home

Beberapa Hal Positif Yang Hanya Dimiliki Oleh Anak Broken Home

Kegagalan lokasi tinggal tangga orang tua pastinya bukan kemauan semua anak broken home. Namun anda sebagai insan tidak dapat menolak takdir yang diserahkan Sang Maha Kuasa. Sebagai anak broken home, apakah anda merasa hidupmu telah tak bermakna lagi? Kamu tidak boleh sedih tidak boleh putus asa, sebab setiap hal tentu ada sisi positifnya. Seperti 6 sisi positif di bawah ini:

1. Lebih berdikari dibanding yang lain

Kamu tidak butuh terus meratapi dirimu yang tidak sepenuhnya mendapat kasih sayang orang tua. Karena dengan demikian kamu dapat menjadi anak yang jauh lebih berdikari dibanding anak-anak diluar sana. Hidup mengajarkanmu guna berdiri sendiri sebab tidak selamanya bergantung untuk orang lain tersebut baik. Termasuk bergantung untuk orang tua.

2. Termasuk yang jujur dan benci kebohongan

Kegagalan lokasi tinggal tangga orang tua menciptakan anak broken home ingin benci akan sebuah kebohongan. Mereka trauma bakal kegagalan dan berjuang tidak hendak menjadi pencipta sebuah kegagalan dalam hidupnya. Untuk tersebut mereka tumbuh menjadi anak yang lebih jujur ketimbang yang lain. Anak broken home tidak hendak membohongi lagipula dibohongi orang lain. Sebisa barangkali mereka tidak jarang kali jujur.

3. Terlalu setia tetapi takut menjalin hubungan

Hidup dan tumbuh dilingkungan family dan lokasi tinggal tangga yang hancur menciptakan anak broken home beranggapan bahwa setia tersebut sangat penting. Mereka ingin orang yang punya prinsip kuat bakal kesetiaan dalam diri. Namun sebab masih tidak banyak trauma, mereka fobia dan susah menjalin hubungan dengan lawan jenisnya.

4. Lebih powerful dalam menghadapi masalah

Sulitnya hidup memaksa anak broken home guna tetap powerful melawan kejamnya dunia. Meski segalanya terasa hampa dan tak bermakna, tetapi secara tidak langsung mereka dapat menguatkan diri sendiri. Ikut tercebur dalam masalah orang tua menciptakan mereka terbiasa menghadapi masalah sendirian. Akhirnya lambat laun mereka tumbuh menjadi sosok yang powerful dalam mengadapi masing-masing permasalahan.

5. Mudah mengetahui perasaan orang lain

Anak broken home ialah sosok yang tidak jarang kali kuat dalam menghadapi kejamnya kehidupan. Mereka paham betul bagaimana rasanya terluka batin dan menyembuhkannya seorang diri. Jadi saat orang beda dihadapkan pada permasalahan, dia paham apa yang dialami orang tersebut, bahwasanya tersebut memang tidak gampang namun tentu akan segera terlewati.

6. Tumbuh menjadi sosok yang penyabar

Sudah semenjak lama, persoalan keluarga yang hacur tidak jarang kali merwanai hari-harinya. Merasa tak berdaya tetapi terus berjuang untuk menguatkan diri. Masih ada asa dan bersabar menantikan kebahagiaan. Permasalahan hancurnya keluarga menciptakan anak broken home tumbuh menjadi sosok yang penyabar, dia selalu menginginkan kebahagiaan akan muncul dalam hidupnya.

Baca Juga :

DEFINISI HERMENEUTIK

DEFINISI HERMENEUTIK

DEFINISI HERMENEUTIK
DEFINISI HERMENEUTIK

DEFINISI HERMENEUTIK
Para ilmuan dalam mendefinisikan hermeneutik, mempunyai definisi yang berbeda-beda. Dan kita tidak dapat menemukan satu definisi yang menyeluruh yang mewakili definisi-defini mereka serta bersifat meliputi.
Namun kita dapat mengambil suatu definisi yang memiliki kedekatan dan kesamaan di antara definisi-definisi yang ada: Hermeneutik adalah ilmu yang berhubungan dengan penjelasan kebagaimanaan dan keharmonian pamahaman manusia, apakah itu berhubungan dengan batas pemahaman terhadap teks tertulis, ataukah secara mutlak aktivitas-aktivitas kehendak dan pilihan manusia atau mutlak realitas-realitas eksistensi.
Paul Richor mendefinisikan hermeneutik: “Teori aktivitas pemahaman yang berhubungan dengan interpretasi teks.”
Antony Kerbooy, hermeneutik adalah ilmu atau teori penakwilan.
Andrew Bovy, hermeneutik adalah keahlian interpretasi.
Richard Polmer berpendapat bahwa defenisi-defenisi hermeneutik dapat disatukan meskipun memiliki sudut-sudut yang berbeda. Pandangan ini diutarakannya setelah ia mengungkap enam macam definisi hermeneutik.
Keenam definisi tersebut:
1. Hermeneutik adalah teori penafsiran kitab suci (definisi yang paling tua);
2. Hermeneutik adalah ilmu yang berposisi sebagai metodologi umum bahasa (zaman renaisains);
3. Hermeneutik adalah ilmu setiap bentuk pemahaman bahasa (Schleiermacher);
4. Hermeneutik adalah dasar epistemologi untuk ilmu-ilmu humaniora (Wilhelm Dilthey);
5. Hermeneutik adalah fenomena eksistensi dan fenomena pemahaman eksistensi (Martin Heidegger);
6. Hermeneutik adalah sistem-sistem interpretasi (Paul Richoer).
Dan pada akhirnya Richard Polmer juga mendefinisikan hermeneutik sebagai studi pemahaman dan secara spesifik pemehaman teks.
Ada tiga komponen pokok hermeneutika. Di antaranya adalah:
1) Adanya tanda, pesan berita yang kerap berbentuk teks.
2) Harus ada sekelompok penerima yang bertanya-tanya atau merasa “asing” terhadap pesan itu.
3) Adanya perantara atau kurir antara kedua belah pihak.
Terdapat dua aliran besar dalam hermeneutika, yaitu hermeneutika romantik oleh Schleiermacher dan hermeneutika fenomenologi Heidegger. Hermeneutika romantik Schleiermacher tidak terlepas dari konsepsi Schleiermacher mengenai bahasa dan praktik penafsiran. Memahami berarti mengarahkan perhatian pada suatu objek , yakni bahasa. Bahasa dapat dipahami sebagai dimensi supraindividual dan dimensi individual. Tugas utama seorang hermeneutik adalah membawa kembali kehandak makna yang menjadi jiwa suatu teks. Hermeneutik fenomenologi Heidegger merupakan sesuatu yang kontradiksi. Fenomenologi adalah seni membiarkan fenomena berbicara sendiri, maka hermeneutika adalah seni melihat fenomen sebagai teks yang mengundang pertanyaan untuk kemudian diinterpretasikan. Hermeneutika fenomenologi hendak melepaskan diri dari kerangka epistimologi dimana subjek tidak lagi berhadapan dengan objek yang terhampar dihadapannya. Ia mengandaikan subjek selalu dan sudah berada di dunia yang selalu dan sudah bermakna—sebuah dunia yang bukan representasi

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

SMA Toshima Dialog Terbuka dengan SMA SRIT

SMA Toshima Dialog Terbuka dengan SMA SRIT

SMA Toshima Dialog Terbuka dengan SMA SRIT
SMA Toshima Dialog Terbuka dengan SMA SRIT

Senin 20 Februari lalu ada kejutan di SRIT. Sebuah kunjungan yang berbeda dengan kunjungan-kunjungan sekolah lainya. SMA Toshima dengan rombongan 7 siswa ( 4 putra dan 3 putri ) dan satu orang guru (Mr. Matshumoto Taka Aki) berkunjung ke SRIT dalam suasana hujan deras dan dingin yang menggigil di sore hari. Apa yang mengejutkan dari mereka?

SMA Toshima adalah sebuah sekolah milik pemerintah Tokyo yang terletak di wilayah Toshima dekat Ikebukuro. Kunjungan mereka ini bermula dari pertemuan Mr.Matshumoto Taka Aki dengan Mr.Ubedilah Badrun saat Bazar bulan Ramadhan Oktober tahun lalu di SRIT. Pada saat itu Mr.Toshima tertarik ingin mengajak berdialog antara siswa SMA Toshima dengan siswa-siswi SRIT yang mayoritas siswanya beragama Islam. Ada sesuatu yang menarik yang ingin diketahui Mr.Matshumoto tentang kehidupan beragama di SRIT dan tentang pendidikan di SRIT.

Sore itu (20 Feb) keingintahuan Mr.Matshumoto dan siswa-siswinya menjadi kenyataan. Dialog berlangsung menarik, dimulai dengan sambutan oleh wakil kepala sekolah bidang akademik (Mr.Ubedilah Badrun) kemudian dilanjutkan dengan dialog. Dialog berlangsung dari pertanyaan tentang sekolah SRIT dan Sekolah Toshima , sampai tentang apakah siswa-siswi muslim disini kesulitan untuk menemukan makanan yang halal?, tentang sholat? Dan lain-lain.

Ketika siswa SRIT menanyakan tentang kondisi pendidikan di SMA Toshima. Mereka mengemukakan bahwa secara umum sama saja dengan sekolah-sekolah Jepang lainya dengan fasilitas yang standar SMA di Jepang (punya lapangan olah raga yang luas, fasiltas yang beragam, dan media pemebelajaran yang mendukung). Nahh serunya lagi mereka juga mengemukakan bahwa kalau musim dingin mereka tidak menggunakan hitter dan kalau musim panas mereka tidak menggunakan AC. Wow..itulah semangat yang hebat dari manusia Jepang. Belajar berjalan terus meski musim dingin begitu menggigil dan musim panas begitu menggerahkan kelas-kelas mereka.

Hal menarik lainya adalah ketika dialog berkembang antara siswa siswi Toshima dengan siswa-siswi SRIT (Luthfi, Thea, Virgin, Ridho, Alvan). Dalam dialog itu ditemukan beberapa ungkapan menarik tentang keinginan mereka ingin mengetahui bagaimana ajaran Islam dijalankan. Menurut mereka puasa dan sholat subuh adalah dua kewajiban yang terlihat susah. Bagaiman hal itu bisa dilaksanakan? Siswa-siswi SRIT menjawab dengan penuh semangat bahwa jika sesuatu yang berat sudah menjadi kebiasaan dan menjadi kewajiban yang membuat perasaan damai maka semuanya akan terlihat begitu mudah. Selain itu ketertarikan mereka berdialog juga ternyata mereka penasaran ketika melihat di televisi tentang terorisme yang dikait-kaitkan dengan Islam sementara diantara mereka ada yang pernah ke Turki dan melihat keindahan masjid Turki yang nampak begitu indah dan mendamaikan. Mereka penasaran ingin tahu lebih banyak tentang ajaran ini. Nahh…selain itu ternyata di SMA Toshima ini Agama Islam adalah Ekskul pilihan disana dan yang ikut ekskul ini jumlahnya 11 siswa-siswi. Naah..ini yang mengejutkan.

Di penghujung acara Mr.Ubedilah Badrun mengemukakan bahwa pengajaran agama Islam di SRIT juga mengajarkan toleransi antar umat beragama, menghargai perbedaan agama yang ada di SRIT baik dengan Kristen, Katolik, maupun Hindu. Bahkan pernah mengadakan acara kerohanian dalam waktu yang sama yakni saat pesantren kilat, juga diadakan Retret bagi yang beragama Kristen dan pendalaman kitab suci bagi yang beragam Hindu. Inilah yang ditanamkan sejak dini di SRIT, menghargai perbedaan dan mencintai perdamaian. Terhadap pernyataan ini nampak rombongan SMA Toshima terkagum-kagum. Setelah acara ini berakhir kemudian diadakan foto bersama dan ramah-tamah sambil menikmati pisang goreng dan lemon tea. Sebuah ending yang mengasyikkan, semoga dialog terbuka seperti ini mampu memepererat hubungan cultural anatara dua bangsa yang memiliki akar-akar sejarah agama yang berbeda.

Baca Juga :

Biografi Al-Biruni

Biografi Al-Biruni

Abu rayhan Muhammed Ibnu Ahmad Al-Biruni terlahir menjelang terbit fajar pada 4 september 973 M di Kath (Kiva sekarang). Sebuah kota di kurang lebih lokasi aliran sungai Oxus, Khwarizm (Uzbekistan). Masa kecilnya tidak banyak diketahui. Al-biruni didalam biografinya mengaku sama sekali tidak mengenal ayahnya dan cuma sedikit mengenal kakeknya.

Selain menguasai bervariasi ilmu pengetahuan, Al-biruni juga fasih dengan sederet bahasa layaknya Arab, Turki, Persia, Sansekerta, Yahudi dan Suriah. Semasa muda dia menimba ilmu matematika dan astronomi dari Abu Nasir Mansur.

Menginjak usia 20 tahun, Al-Biruni telah menulis sebagian karya dibidang sains. Dia juga kerap bertukar anggapan dan pengalaman dengan Ibnu Sina, Imuwan besar Muslim lainnya yang begitu berpengaruh di Eropa.

Al-Biruni tumbuh dewasa didalam situasi politik yang tidak cukup menentu. Ketika berusia 20 tahun, Dinasti Khwarizmi digullingkan oleh Emir Ma’mun Ibnu Muhammad dari Gurgan. Saat itu, Al-Biruni menghendaki bantuan dan mengungsi di Istana Sultan Nuh Ibnu Mansur.

Pada 998 M, Sultan dan Al-Biruni pergi ke Gurgan di Laut Kaspia. Dia tinggal di lokasi itu sepanjang sebagian tahun. Selama tinggal di gurgan, Al-Biruni menyeleseikan tidak benar satu karyanya The Chronology of Ancient Nations. Sekira 11 tahun kemudian, dia kembali ke Khwarizmi.

Sekembalinya dari Gurgan, Al-Biruni duduki jabatan terhormat sebagai pensihat sekaligus pejabat istana bagi pengganti Emir Ma’mun. pada 1017, situasi politik kembali bergolak menyusul kematian anak kedu Emir Ma’mun akibat pemberontakan. Khwarizmi pun diinvasi oleh Mahmud Ghazna pada 1017. Mahmud selanjutnya mempunyai para pejabat istana Khwarizmi untuk memperkuat kerajaanya yang bermarkas di Ghazna, afganistan. Al-Biruni adalah seorang Ilmuwan dan pejabat istana yang turut diboyong. Selain itu, ilmuwan lainnya yang dibawa Mahmud ke Ghazna adalah matematikus, Ibnu Iraq, dan seorang dikter, Ibnu Khammar.

Untuk menaikkan prestise istana yang dipimpinnya, Mahmud sengaja menarik para sarjana dan ilmuwan ke istana Ghazna. Mahmud pun jalankan bervariasi cara untuk mendatangkan para ilmuwan ke lokasi kekuasaanya. Ibnu Sina sempat menerima undangan bernada ancaman dari Mahmud sehingga dating dan mengembangkan ilmu yang dimilikinya di istana Ghazna.

Meski Mahmud terkesan memaksa. Al-Biruni menikmati keberadaanya di Ghazna, Di Istana, dia dihormati dan dengan leluasa sanggup mengembangkan ilmu yang dikuasainya. Salah satu tugas Al-Biruni adalah menjadi astrolog istana bagi Mahmud dan penggantinya.

Pada 1017 sampai 1030, Al-Biruni berkesempatan melancong ke India. Selama 13 tahun, dia mengupas seluk-beluk India sampai melahirkan apa yang disebut Indologi atau studi berkenaan India. Di negeri Hindustan itu dia menghimpun bervariasi bahan bagi penelitian monumental yang dilakukannya. Dia mengorek dan menghimpun sejarah, kebiasaan, keyakinan atau keyakinan yang dianut penduduk di subbenua India.

Selama hidupnya, Al-Biruni membuahkan karya besar didalam bidang Astronomi lewat Masudic Canon yang didedikasikan kepada putra Mahmud, yakni Ma’sud. Atas karyanya itu, Ma’sud menghadiahkan seekor gajah bermuatan penuh dengan perak. Namun, Al-Biruni mengembalikan hadiah yang ditermanya itu ke kas Negara. Sebagai wujud penghargaan, Ma’sud juga menjamin Al-Biruni dengan duit pension yang sanggup membuatnya tenang beristirahat dan juga terus mengembangkan ilmu pengetahuan.

Al-Biruni selanjutnya menulis buku astrologi, yakni The Elements of Astrology. Selain itu, sang ilmuwan itupun menulis sederet karya didalam kedokteran, geografi, dan juga fisika.

Al-Biruni telah menulis risalah berkenaan astrolabe dan juga memformulasikan table Astronomi untuk Sultan Ma’sud, “Papar Will Durant berkenaan kontribusi Al-Biruni didalam bidang Astronomi. Selain itu, Al-Biruni juga berjasa menuliskan risalah berkenaan planisphere dan armillary sphere. Dia lebih-lebih mengatakan bahwa wujud bumi adalah bulat.

Al-Biruni tercatat sebgai astronom yang jalankan percobaan yang berhubungan dengan fenomena astronomi. Dia menduga galaksi bima sakti adalah kumpulan sejumlah bingtang. Pada 1031 dia menyelesaikan ensiklopedia astronomi yang terlalu panjang, Al-Qanun Al Mas’udi.

Selain itu, Al-Biruni merupakan ilmuwan yang pertama kali
membedakan arti astronomi dengan satrologi. Hal itu dilakukannya pada abad ke-11 M. dia juga membuahkan beraneka karya perlu didalam bidang astrologi.

Dalam ilmu bumi, Al-Biruni membuahkan sejumlah sumbangan perlu sehingga dia dinobatkan sebagai “Bapak Geodesi”. Dia juga berikan kontribusi penting katografi, geologi,geografi dan mineralogy. Kartografi adalah ilmu mengakibatkan peta atau globe. Pada usia 22 tahun, Al-Biruni telah menulis karya perlu didalam kartografi, yakni sebuah setudi berkenaan proyeksi pembuatan peta.

Pada usia 17 tahun, Al-Biruni telah sanggup mengkalkulasi garis lintang Kath Khwarizmi dengan menggunakan ketinggian matahari. “kontribusi perlu didalam bidang geodesi dan geografi telah disumbangkan Al-Biruni. Dia telah memeperkenalkan teknik mengukur bumi dan jaraknya menggunakan triangulasi,” papar John J. O’Connor dan Edmund F. Robertson didalam MacTutor History of Mathematics.
Al-Biruni juga telah membuahkan karya didalam bidang geologi. Salah satunya dia menulis berkenaan geologi India. Sementara itu didalam bidang mineralogy dia menulis kitab berjudul Al_Jawahir atau Book of Precious Stones yang mengatakan bervariasi mineral. Dia mengklasifikasikan setiap mineral berdasarkan warna, bau, kekerasan, kepadatan, dan juga beratnya.

Al-Biruni telah berperan mengenalkan metode saintifik didalam setiap bidang yang dipelajarinya. Misalnya, didalam Al-Jamawir yang terlalu eksperimental. Pada bidang optic, Al-Biruni dengan Ibnu Al-Haitham juga ilmuwan pertama yang mengupas dan mempelajari ilmu optic. Dialah yang pertama kali mendapatkan bahwa kecepatan sinar lebih cepat dari kecepatan suara.

Dalam ilmu social, Al-Biruni didapuk sebagai antropolog pertama didunia. Dia menulis secara detil studi kompertaif mengenai antropologi manusia, agama, dan budaya di Timur Tengah, Mediterania, dan Asia Selatan. Dia dipuji sejumlah ilmuwan sebab telah mengembangkan antropologi Islam. Dia juga mengembangkan metodelogi yang canggih didalam studi antropologi.

Al-Biruni tercatat sebagai pelopor eksperimental lewat penemuan rancangan reaksi waktu. Pad usia 27 tahun, dia telah menulis buku peristiwa yang berjudul Chronology. sayangnya buku ini telah hilang. Dalam kitab yang ditulisnya, Fi Tahqiq ma Li’I-Hid atau penelitian berkenaan India, dia membedakan metode saintifik dengan metode histories. Dia juga memberi tambahan sumbangan yang penting bagi pengembangan matematika, khusunya didalam bidang teori dan praktek aritmatika, bilangan irasional, teori rasio, geometri, dan lainnya.

“Dia tidak benar satu ilmuwan terbesar didalam peristiwa manusia”. Begitulah Al-Sabra menjuluki Al-Biruni, ilmuwan muslim serba sanggup dari abad ke 10M. papa peristiwa Sains Barat, George Sarton pun mengagumi kiprah dan pencapaian Al-Biruni didalam bervariasi tekun ilmu. ‘Semua tentu sepakat bahwa Al-Biruni adlaah seoarang Ilmuwan yang terlalu hebat sepanjang zaman”, cetus Sarton.

Bukan tanpa alas an terkecuali Sarton dan Serba mendapuknya sebagai ilmuwan yang agung. Sejatinya, Al-Biruni sebetulnya seorang saintis yang fenimenal. Sejarah mencatat Al-Biruni sebgaia sarjana muslim pertama yang mengupas dan mempelajari seluk-beluk India dan normalitas Brahminical. Kerja kerasnya ini menobatkannya sebagai “Bapak Idiologi”.

Di era keemasan Islam, Al-Biruni telah letakkan dasar-dasar satu cabang keilmuwan tertua yang berhubungan dengan fifik bumi. Sebagai ilmuwan yang menguasai bervariasi ilmu, Al-Biruni jugan menjadi pelopor didalam beraneka metode pengembangan sains. Sejrah sains mencatat, ilmuwan yang hidup diera kekuasaan dinasti Samanid itu merupakan tidak benar satu pelopor metode saintifik eksperimental. Dialah ilmuwan yang bertanggunag jawab memperkenalkan metode eksperimental didalam ilmu mekanik. Al-Biruni juga tercatat sebgaia seorang perintis psikologi eksperimental.

Al-Biruni merupakan saintis pertama yang menelaborasi eksperimaen yang berhubungan dengan fenomena astronomi sumbangan yang dicurahkanya untuk pengembangan ilmu ilmu sungguh tidak ternilai. Al-Biruni pun tidak cuma menguasai bervariasi ilmu layaknya fisika, Antropologi, psikologi, kima, astrologi, sejarah, geografis, geodesi, matematika, farmasi, kedokteran dan filsafat, tapi juga turut memberi tambahan kontribusi yang begitu besar bagi setiap ilmu yang dikuasainya dengan menjadi seorang guru yang terlalu dikagumi para muridnya.

Al-Biruni wafat di usai 75 tahun pad 13 Desember 1048 di Ghazna. Untuk mengenang jasanya, pada astronom mengabadikan nama Al-Biruni di kawah bulan.

Sumber : https://tokoh.co.id/

Baca Juga :

Biografi Archimedes

Biografi Archimedes

Membicarakan Archimedes tidaklah lengkap tanpa kisah insiden penemuannya waktu dia mandi. Saat itu, dia mendapatkan bahwa hilangnya berat tubuh sama bersama berat air yang dipindahkan. Dia meloncat berasal dari tempat mandi dan berlari telanjang dijalanan Syracues sambil berteriak, “Eureka! Eureka!” (Saya berhasil menemukannya!). waktu itu dia mendapatkan hokum pertama hidrolistik.

Kisah itu diawali oleh sikap seorang tukang emas yang tidak jujur gara-gara memadukan perak ke dalam mahkota pesanan Hieron. Sang raja pun sangsi dan menyuruh Archimedes memcahkan kasus berikut atau melakukan pengujian tanpa mengakibatkan kerusakan mahkota. Rupanya sepanjang mandi, dia membayangkan kasus itu. Nasib si tukang emas sendiri tidak diketahui lagi.

Archimedes lahir pada 287 SM di Syracues, koloni Yunani yang saat ini dikenal Sisilia. Keluarganya adalah kelas aristrokrat. Ayahnya, seorang astronom yang bernama Pheidias yang mempunyai jalinan bersama Raja Hiron II yang berkuasa di Syreceus pada jaman itu. Tak heran jikalau Archimedes berkenalan baik bersama Gelon, putra sang Raja. Kelak dua sahabat ini menjadi matematikawan andalan raja.

Semasa muda, Archimedes menuntut ilmu di Alexandria Mesir. Pada waktu itu dia menjalin persahabatan bersama dua Matematikawan, Conon dan Eratosthenes. Conon adalah matematikanwan yang terlampau dihormati Archimedes. Sementara Eratosthenes adalah matematikawan sekaligus astronom yang puas bersolek. Archimedes kerap sharing analisis dan berdiskusi bersama mereka. Conon sesudah itu meninggal dunia dan surat-menyurat bersama Archimedes digantikan oleh Dositheus, nurd Conon.

Pada 1906, J.L heiberg memicu penemuan dramatis di Konstatinopel, yaitu “surat” Archimedes kepada Eratosthenes yang memuat teorama mekanikal atau suatiu medtode. Dalam surat ini Archimedes mengukur berat, dalam imajinasi. Guna memahami luas atau memahami volume (isi) suatu hal yang diketahui lewat suatu hal yang diketahui. Dia menjalani ilmu ilmu berdasar pada penggalian fakta. Fakta ini selanjutnya digunakan sebagai pembading untuk sesudah itu dibuktikan secara matematis.

Versi lain menjelaskan bahawa Archimedes berguru pada murid Euclid. Archimedes dapat disebut sebagai matematikawan sekaligus fifikawan pertama yang mendapatkan “mesin perang”, alat-alat mekanis serta pompa air untuk mengankat air Sungai Nil kegunaan mengairi tanah-tanah diseluruh nageri.

Bagaimana analisis Archimedes ?
Pada jaman Archimedes, Romawi adalah kerajaan yang mempunyai sejumlah pejabat korup. Sementara kerajaan Carthage menjadi penguasa bersama koloni meliputi lokasi disepanjang pantai Afrika hingga Sepanyol. Romawi melakukan dua kali serangan kepada Carthage supaya terjadilah perang Punic. Romawi berhasil menaklukkan Carthage.

Tidak lama kemudian, Carthage dapat bangkit dan memaksa romawi lagi untuk melakukan serangan. Terjadilah perang Punic jilid ketiga. Tentara Romawi menghancurkan kota dan membantai penduduknya pada 146 SM.

Selama perang Punic, pasukan Romawi dipimpin oleh Claudius Marcellus. Pada 214 SM mereka menyerang Syracuse. Alas an utama adalah gara-gara raja Syracuse menjalin jalinan bersama Carthage. Sementara alas an lain adalah gara-gara tentara Romawi selamanya dapat menaklukkan lokasi kecil bersama mudah.

Tentera Romawi menyerbu Syracuse berasal dari segala penjuru, daratan dan lautan. Mereka terhadang oleh rekayasa sains yang tidak canggih tetapi cerdik. Penduduk Syracuse sudah belajar pakai tuas dan bermacam macam pelontar. Mereka termasuk menerapkan kemampuan ini dalam perang didarat maupun dilaut. Akibatnya, tentara Romawi dipaksa mundur dibawah hantaman batu dan panah yang dilontarkan oleh ketapel-ketapel buatan Archimedes. Belum lagi ada serangan berasal dari pelontar tali memuat peluru dan busur kecil (crossbow) yang menembakkan anak panah besi,.

Serangan tentara Romawi lewat laut pun gagal. Hampir semua armada perang meraka hancur. Besi-besi besar dijatuhkan oleh pasukan Syracuse lewat deret (crane) yang mempu menenggelamkan kapal-kapal Romawi. Derek lain digunakan untuk mengankat kapal-kapal Romawi supaya para prajurit Romawi berebut menyelamatkan diri bersama terjun ke laut.

Pasukan Syracuse termasuk pakai cermin pembakar yaitu cermin heksagonal dan di sela-selanya dipasang empar cermin segi empat. Cermin ini digerakkan bersama besi yang dibentuk layaknya engsel moderen dan diarahkan ke matahari. Berkas cahaya yang dipantulkan berasal dari cermin-cermin berikut diarahkan kekapal supaya menimbulkan api dan membakar kapal. Pengoperasian cermin ditunaikan diketinggian di sedang kota oleh seorang lelaki tua.

Romawi terasa melacak langkah lain. Mereka berusaha membangun tembok diluar tembok kota, tetapi gagal gara-gara Derek bersama bandulan besi terus
berputar melingkari Syracuse untuk menghancurkan tembok-tembok berikut sekaligus menghalau pasukan Romawi yang akan maju.

Marcellus sesudah itu emnggunakan langkah lain. Ketika penduduk Syracuse merayakan kemenagan, diselimuti oleh gelapnya malam, dikirimlah mata-mata untuk menghancurkan peralatan perang buatan Archimedes dan mebuka pintu gerbang kota. Perang terjadi sepanjang tiga tahun, sebelum akan Romawi sesudah itu dapat mengalahkan Syracuse.

Pada 212 SM, Syracuse jatuh ketangan Romawi. Marcellus didampingi pada prajuritnya sesudah itu mengunjungi pencipta alat yang memicu semua petaka bagi tentara Romawi. Saat itu Archimedes sedang menggambar diagram dipasir. Pikiran dan matanya cuma terpusat pada diagram-diagram yang digambarnya.

Archimedes tidak mempedulikan seituasi disekilingnya. Marcellus dan pasukan pengikutnya dia mengamati hingga kelanjutannya seorang prajurit kehilangan kesabaran. Sang prajurit menghampiri dan memerintahkan Archimedes untuk menghadap komandan mereka. Namun, Archimedes berbicara bahwa dia akan mengahadap sehabis menyeleseikan problem dan memberikan pembuktiaanya.

Sang prajurit hilang kesabaran. Dia maju untuk menangkap Archimedes.
“jangan sentuh llingkaran0lingkaran yang saya buat!”, teriak Archimedes disaat prajurit itu menginjak gambar diagram di atas pasir. Sang prajurit marah, menghunus pedang, dan membunuh Archimedes yang pada waktu itu berusia 75 tahun.

Demikian pada lain bukti kecerdikan Archimedes. Minat utamnya sebenarnya adalah matematika murni,bilangan, geometri, dan menghitung luas-luas wujud geometri. Namun, Archimedes termasuk dikenal gara-gara kehebatannya mengaplikasikan matematika. Dia berjasa mendapatkan ulir Archimedes, alat untuk mengangkat air bersama langkah memutar gagang alat ini bersama tangan. Penggunaan awal alat ini adalah untuk menyingkirkan air yang masuk kedalam perahu atau kapal. Tetapi dalam perkembangannya digunakan untuk memompa air berasal dari daratan yang lebih rendah ke tanah yang lebih tinggi. Alat ini hingga saat ini tetap dipakai oleh petani diseluruh dunia.

Penggunaan cermin pembakar termasuk mengindikasikan bahwa beberapa wujud geometri sudah diketahu Archimedes, khusunya wujud hiperbola. Bantuk lingkaran, elipsm dan hiperbola terbentuk cuma bagaimana langkah kami mengiris suatu bidang. Parabola adalah wujud istimewa gara-gara dapat mengambil cahaya matahari berasal dari arah manapun, difokuskan pada suatu titik, dan mengosentrasikan semua energi cahaya pada bidang sempit untuk dipancarkan kemabli dalam berkas cahaya yang terlampau panas.

Archimedes sebenarnya sudah coba menghitung luas parabola, elips, dan hiperbola. Dia berhasil menentukan titik pusat gravitasi pda setengah lingkaran dan lingkaran.

Archimedes adalah orang pertama yang memberikan metode “mengitung besar” (Pi) bersama derajat akurasi yang tinggi. Kontribusinya sesudah itu menjadi pijakan mutlak bagi para matematikawan berikutnya.

Archimedes termasuk merupakan sosok eksentrik sebagaimana Weierstrass (1815-1897). Menurut percakapan saudarinya. Weierstrass semasa sekolah tidak dulu diberi keyakinan uttuk memegang pensil. Jika memegang pensil, maka dia akan menggambar apa-pun yang dianggapnya tetap kosong.

Sementara Archimedes selali menggambar dipasir atau ditanah yang lembek sebagai pengganti papan tulis. Dia akan menggambar sesuka hatinya. Apabila duduk didekat perapian, dia akan mengambil arang atau sisa perapian dan digunakan untuk menggambar. Setalah mandi, biasanya dia akan melumurkan semua tubuhnya bersama minyak zaitun, yang lajim dipakai pada jaman itu, berasal dari pada mengenakan pakaian, dia akan menggambar diagram-diagram bersama pakai jari kuku bersama papan tulis berwujud semua tubuhnya yang berminyak.

Ada karakter yang lajim yang diidap oleh matematikawan, apabila lupa makan. Archimedes mempunyai karakter ini waktu bertekun problem matamatika. Kebiasaan ini ternyata diwariskanya kepada Isaac Newton dan William Rowan Hamilton.

Buku-buku yang ditulis Archimedes dan rumus-rumus matematika tetap dapat ditemukan sekarang, pada lain On the equilibrium of Planes, On the Measurement of a Circle, On Spirals, On the Sphere plus the Cylinder, dan lain-lain. Namun, sejumlah karyanya hilang atau belum ditemukan, termasuk The Method.

Teori-teori matematika yang dibuat Archimedes semula diakui tidak bermakna banyak untuk pertumbuhan ilmu pengetahuan. Tetapi sehabis dia meninggal dunia, karya-karyanya diterjemahkan kedalam bhs arab pada abad ke-8 dan 9 atau kira-kira seribu tahun sehabis Ia meninggal.

Beberapa pakar metematika dan pemikir Islam selanjutnya mengembangkan teori-teori matematika berasal dari Archimedes. Tetapi, yang peling berpengaruh pada pertumbuhan dan peluasan teori matematika berikut adalah abad ke-16 dan 17 disaat terasa muncul mesin cetak. Bayak pakar matematika yang menjadikan buku karya Archimedes sebagai pegangan, temasuk oleh Johannes Kepler (1571-1630) dan Galileo Galilei (1564-1642)

Sumber : https://tutorialbahasainggris.co.id/

Baca Juga :

Cara Mendidik Karakter Anak Kreatif yang Perlu di Pahami Bunda

Cara Mendidik Karakter Anak Kreatif yang Perlu di Pahami Bunda

Anak memiliki potensi masing-masing. Maka dari itu, semenjak dini potensi anak mesti dikembangkan Salah satu potensinya yakni kreativitas. Karena kreativitas merupakan teknik anak supaya bisa menuntaskan masalah, dapat menghasilkan pemikiran yang lebih kreaitf serta dapat mencoba hal-hal baru. Maka dari itu, usahakan semua orang tua mesti dapat menyadari bakal hal ini. Karena, tidak seluruh anak di lahirkan mempunyai keunggulan dalam berpikir, namun kreativitas anak dapat di latih supaya terbentuk menjadi apa yang diinginkan orang tua.

Untuk mempertajam dan menajamkan kreativitas anak, dapat dilakukan dengan teknik yang di cintai | digemari anak-anak. Sebagaimana berikut.

Bermain
Cara gampang mendidik anak supaya kreatif yakni dengan mengajaknya bermain. Hal ini dapat dilakukan dengan menyerahkan mainan yang di cintai | digemari anak. Mainan yang dipakai tidak mesti yang mahal tapi dapat melatih keterampilan anak. Di samping bermain di dalam rumah, orang tua pun perlu memberi peluang anak guna bermain di luar rumah bareng teman-temanya. Sehingga anak memiliki pengalaman dalam berinteraksi dengan lingkuangan sekitar.

Biarkan Anak Berimajinasi
Jangan batasi anak guna berimajinasi dengan teknik merikan kitab yang di cintai | digemari anak. Dengan membaca, dapat mempunyai peluang untuk beranggapan dan berimajinasi. Selain menyerahkan imajinasi, menyimak juga dapat menambah bahasa anak, sampai-sampai anak dapat menemukan kosa kata baru.

Pertanyaan Kreatif
Cara mendidik anak supaya cerdas semenjak dini yakni dengan mendorong supaya anak dapat berekspresi. Hal ini dapat dilakukan dengan mengemukakan pertanyaan kreatif. Seperti misalnya, “Coba beritahu bunda, bagaimana anda memainkan permainan ini” simaklah setiap jawaban yang anak lontarkan. Meskipun jawabannya salah, tapi teknik ini paling efektif untuk mengajar anak dalam berfikir.

Biarkan Anak Bereksplorasi
Modal anak guna berkembang yakni rasa hendak tahu yang tinggi. Maka dari itu, biarkan anak-anak guna bereksplorasi tentang dunia yang terdapat di sekitarnya. Tapi, orang tua pun tetap mesti mengumumkan mana yang riskan dan mana yang tidak berbahaya. Misalnya saja, Api tersebut panas dan dapat melukai kita, andai korek api terpapar tubuh. Dalam urusan ini jangan melulu memberikan nasehat, namun Anda pun perlu mengobarkan korek di dekatnya. Dengan begitu anak dapat melihat sendiri apa disampaikan orang tua tersebut memang benar adanya.

Jangan Paksa Anak
Jika orang tua sudah memahami bakat yang dimilik anak, tidak boleh memaksa anak untuk konsentrasi mengembangkan bakat tersebut. Yang butuh orang tua kerjakan yaitu menyerahkan stimulus guna memancing kretivitasnya keluar. Di samping itu, pun perlu diacuhkan bahwa anak-anak melakukannya dengan rasa yang enjoy dan pun antusias. Sebaiknya, sebagai orang tua mesti selalu membimbing anak guna belajar hal-hal baru serta mengarahkannya supaya anak dapat lebih percaya diri dalam mengerjakan tindakan.

Pengalaman Baru
Untuk mendidik anak, tidak hanya harus di dalam rumah. Namun, kita juga dapat mengajak anak ke luar. Berikan anak-anak waktu eksklusif untuk menyaksikan tempat-tempat baru yang belum pernah di kunjungi. Misalnya saja laksana ke kebun binatang, museum, kebun, sawah, taman rekreasi dan lain-lain. Ketika di dunia luar ini, anak-anak bakal mendengar, menyentuh, merasakan, bahkan menghirup sesuatu yang baru yang bakal memperkaya pengalamannya. Dengan empiris yang ada, dapat menjadi modal anak untuk mengerjakan hal-hal yang yang lebih kreatif.

Itulah pembahasan mengenai teknik mendidik karakter anak kreatif yang mesti bunda tau. Pendidikan karakter dari orang tua semenjak dini memang paling diperlukan, supaya tidak keduluan efek-efek negative dari luar. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Baca Artikel Lainnya: