XNXUBD NVIDIA GEFORCE RTX 3080 REVIEW

vidiaNvidia menjanjikan hal-hal besar dengan kartu grafis generasi baru. GeForce RTX 3080 diharapkan memberikan kinerja dua kali lipat dari RTX 2080 dengan harga yang sama. Bahkan seharusnya melampaui RTX 2080 Ti, memberikan kinerja gaming 4K yang solid dengan harga yang jauh lebih murah daripada biaya kartu generasi terakhir Nvidia. Ini semua sambil memanfaatkan pelacakan sinar dan teknologi DLSS bertenaga AI khusus Nvidia yang meningkatkan kecepatan bingkai sambil mempertahankan kualitas gambar. Nvidia memiliki janji yang sama sebelumnya untuk gaming 4K dengan RTX 2080. Namun dengan RTX 3080, hal itu berhasil.

RTX 3080 adalah bagian dari 3000 seri kartu grafis Nvidia, semuanya didukung oleh arsitektur Ampere baru perusahaan. Ada RTX 3070 (mulai dari $ 499), RTX 3080 (mulai dari $ 699), dan RTX 3090 (mulai dari $ 1.499). Anda tidak dapat memesan di muka salah satu kartu terbaru ini, dan RTX 3080 akan tiba di toko-toko pada tanggal 17 September, dengan RTX 3090 menyusul pada 24 September. Sementara RTX 3070 tidak akan tiba hingga 15 Oktober, ia juga menjanjikan kinerja yang melebihi RTX 2080 dan RTX 2080 Ti.

Saya telah menghabiskan seminggu terakhir menempatkan RTX 3080 melalui kecepatannya pada 4K dan 1440p, dan saya terkesan dengan apa yang telah saya lihat. Game 4K hadir dengan RTX 2080 Ti, tetapi $ 1.199 jauh melampaui anggaran kebanyakan orang. RTX 3080 melakukan hal yang sama dan lebih banyak lagi dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Review Nvidia RTX 3080

SKOR VERGE
8OUT OF 10

BARANG BAGUS
Sangat sepi dan sejuk
Bagus untuk gaming 1440p atau 4K
DLSS bersifat transformatif
HAL-HAL BURUK
Persyaratan catu daya 750W dan penarikan daya ekstra
Adaptor daya 12-pin yang kikuk
Memori 10GB

Hardware

Nvidia bisa saja terjebak dengan perubahan besar yang dibuatnya pada pendingin XNXUBD Nvidia Video RTX 2080, tetapi ia melangkah lebih jauh dengan perangkat kerasnya pada XNXUBD 2019 Nvidia Video RTX 3080. Perubahan pertama yang terlihat adalah pengaturan kipas ganda telah bergeser sehingga ada satu kipas di kedua sisinya dari kartu. Nvidia menggunakan sistem dorong-tarik di sini, dengan kipas bawah menarik (semoga mendinginkan) udara ke dalam kartu, lalu membuang udara hangat di sisi berlawanan di dekat pendingin CPU dan kipas casing belakang. Pendingin blower tradisional juga mengeluarkan udara panas dari slot PCIe dan dengan demikian keluar dari casing Anda sepenuhnya.

Ini menciptakan aliran udara yang lebih optimal, mengurangi suhu GPU dan menghasilkan kartu yang lebih tenang. Saya tidak mendengar perbedaan yang mencolok terhadap RTX 2080 yang saya bandingkan dengan XNXUBD 2020 Nvidia Video RTX 3080 minggu ini, karena keduanya adalah kartu senyap. Ada beberapa kekhawatiran bahwa sistem pendingin ini dapat memengaruhi suhu CPU secara negatif, tetapi saya tidak menemukan masalah apa pun selama pengujian. Ada kemungkinan bahwa, di beberapa rig, hal itu dapat memengaruhi suhu CPU, tetapi menurut saya untuk sebagian besar kasus, ini bukan masalah.

Desain Nvidia RTX 3080 mencakup papan berbentuk umbul baru.

Perubahan besar kedua pada RTX 3080 adalah penambahan konektor daya tunggal 12-pin, dibandingkan dengan konektor 6-dan 8-pin atau 8-pin kembar yang terpisah pada kartu sebelumnya. Saya menyukai apa yang telah dilakukan Nvidia di sini, tetapi penerapan awal berarti Anda harus menggunakan adaptor yang disertakan yang jelek dan canggung. Anda menyambungkan dua konektor daya PCIe 8-pin ke sana, dan adaptor kemudian menjuntai keluar dari sisi kartu. Untungnya, vendor catu daya seperti Corsair merencanakan kabel tunggal yang akan dihubungkan langsung ke konektor 12-pin baru Nvidia. Saya sangat menyarankan untuk memesan salah satu dari ini jika Anda (seperti saya) peduli dengan pengelolaan kabel. Kartu pihak ketiga juga melekat dengan konektor 8-pin ganda biasa.

Perubahan besar ketiga yang mungkin tidak langsung terlihat adalah peralihan Nvidia ke papan berbentuk umbul baru untuk RTX 3080. Dikombinasikan dengan selubung pendingin baru, bentuk umbul ini membuat kartu grafis yang sangat bagus. Tidak ada sekrup yang terlihat, dan bahkan FCC biasa dan pemberitahuan peraturan telah dipindahkan ke ujung keluaran kartu untuk menjaga penampilannya tetap bersih.

Berbicara tentang keluaran, ada satu port HDMI 2.1 dan tiga port DisplayPort 1.4a. Nvidia telah menjatuhkan port USB-C VirtualLink yang ditemukan pada RTX 2080, yang tidak pernah melihat adopsi nyata untuk VR. LED RTX 3080 sekarang juga menyala dalam warna putih bersih, bukan hijau seperti pada tahun 2080. Bahkan ada kilau putih halus di sekitar bagian atas kipas. Saya terkesan dengan desain baru ini, dan terlihat bagus jika disimpan di dalam casing jika Anda memiliki jendela samping.

Satu-satunya bagian buruk dari perangkat keras baru ini adalah kebutuhan daya. Nvidia merekomendasikan catu daya setidaknya 750W untuk RTX 3080, karena dapat menyedot daya hingga 320 watt dengan sendirinya. Itu adalah lompatan 42 persen dari penarikan 225 watt dengan RTX 2080, yang dapat dimengerti untuk peningkatan kinerja tetapi juga mengecewakan karena dampaknya terhadap lingkungan dan tagihan listrik.

Baca juga:

Cara Membuat efek transisi Vlog Video Bokeh

Pada artikel ini, kami akan membahas cara melakukan ini jika Anda ingin membuat efek transisi seperti video vlog di YouTube.

Sekarang, untuk membuat video dengan efek transisi, Anda memerlukan contoh video yang stabil atau Anda dapat menggunakan warp yang stabil di pratinjau.

Cara Membuat efek transisi Vlog di Premiere Pro

Instal aplikasi video bokeh Premiere Pro CC dulu, saya akan merekomendasikan menggunakan Premiere CC 2017 (paling tidak) karena jika Anda menggunakan versi CS berikut atau juga ada beberapa perbedaan variasi, bahkan preset yang digunakan mungkin tidak kompatibel.

Selanjutnya, periksa pembayaran di muka pada baris di bawah ini yang saya sebutkan di akhir artikel.

Anda tinggal membuat proyek standar baru, belum tentu di otak otomatis lain sampai Anda masuk ke tampilan awal seperti ini:

Setelah itu masukkan 2 contoh video contoh yang akan menciptakan efek transisi. misalnya, saya melakukan sesuatu seperti ini:

di tengah video yang akan melakukan transisi Anda memilih beberapa frame, di mana rekaman pertama masuk ke rekaman kedua, Anda dapat melihat gambar di bawah ini …

Sekarang untuk memotong bingkai, Anda dapat menggunakan CTRL + K saat memotong bingkai atau Anda dapat menggunakan Alat Cukur dan memilih bagian yang ingin Anda potong.
Jika Anda sudah membuat “Adjustment Layer” dengan Resolution sesuai record Anda, dan fps yang digunakan, pilih juga “Non-Drop FPS”. Untuk melakukannya, Anda dapat melihat gambar di bawah ini:

Klik kanan pada bagian proyek, lalu pilih Penyesuaian Lapisan

Pilih sesuai dengan resolusi video dan Fps yang digunakan, serta pilih frame yang tidak drop

Jika demikian, menu proyek akan menambahkan 1 lapisan penyesuaian, jadi Anda hanya perlu menyeretnya ke lapisan ke-2 di atas video untuk memindahkannya.

Setelah Anda memotong lapisan penyesuaian sesuai dengan potongan di bawah ini, cukup pangkas dan hapus hingga terlihat seperti berikut …

Pergi ke bagian Efect dan seret ke layer efek Transition yang ingin Anda tambahkan, misalnya saya tambahkan Slide ke kanan, hingga bergeser ke kanan.

Setelah menambahkan efek ke lapisan penyesuaian, Anda hanya perlu menyeret prasetel dasar ke catatan yang akan bertransisi, yaitu catatan di bawah lapisan penyesuaian.

jika teks fx telah berubah menjadi ungu, efeknya dapat berhasil ditambahkan. Anda hanya perlu mencoba dan memutar video dari awal … jadi akan terlihat seperti ini:

Okee, diatas adalah hasil video bokeh effect yang sudah menambahkan efek transisi.
Untuk mengunduh preset:
Klaim: Google Drive

Jika ada orang yang bertanya atau memberi nasehat, dikasih komentar dibawah.
Terima kasih

Baca juga:

raja kerajaan demak

kerajaan Demak

1.1 Letak kerajaan

Merupakan kerajaan Islam pertama di pulau Jawa. Terletak didaerah Jawa Tengah, tetapi pada awalnya kemunculan kerajaan Demak mendapat bntuan dari para bupati daerah pesisir jawa tengah dan jawa timur yang telah menganut agama islam
1.2 Kerajaan politik
· Raden patah, memerintah di Demak dari tahun 1500-1518 M.
· Adipati Unus, memerintah di Demak dari tahun 1518-1521 M.
· SultanTrenggana, memerintah di demak dari tahun 1521-1546 M.
1.3 Kehidupan Ekonomi
· Sebagai kerajaan Maritim, Demak menjalankan fungsinya sebagai pengubung dan transito antara daerah penghasil rempah-rempah di Indonesia.
· perekonomian kerajaan Demak berkembang dengan pesat dalam dunia maritin karena didukung oleh penghasilan dalam bidang agraris yang cukup besar.
1.4 Kehidupan sosial
· Kehidupan sosial kerajaan Demak tidak jauh berbeda dengan kehidupan sosial pada masa sebelumnya.
· Hanya pada masa kekuasaaan Demak , kehidupan masyarakat telah diatur oleh aturan-aturan atau hukum-hukum yang berlaku dalam ajaran Islam,tetapi begitu saya meninggalkan tradisi lama,sehingga muncullah sistem kehidupan sosial masyarakat yang telah mendapat pengaruh Islam

1.5 Kehidupan Budaya
Ketika kerajaan Demak berkuasa,ajaran Islam di budaya berkembang dengan pesat karena mendapat dukungan para wali atau sunan.
· Di antara para wali atau sunan yang aktif di Demak adalah sunan Kalijaga,yaitu banyak memberi saran sehingga Demak menjadi semacam negara Theokrasi,yaitu negara atas dasar agama.
· Salah satu bukti peninggalan sejarah kerajaan Demak adalah masjid Demak,yang terkenal salah satu tiang utamanya terbuat dari pecahan kayu yang disebut sokotatal di pendopo masjid .Demak sunan kalijaga meletakan dasar-dasar keletakan sekaten.Dengan tujuan memperoleh pengikut agama Islam dan tradisi itu masih ada di cirebon
1.6 Keruntuhan Demak
· Setelah wafatnya sultan trenggana,terjadi perebutan kekuasaan di kerajaan Demak,antara pangeran sekar seda ing lepen dan sunan prawoto.
· Pangeran sekar seda ing lepen dibunuh oleh utusan sunan prawoto.
· Putra sekar ing lepen yang bernama arya penang sang dan jipang menuntut bales kematian ayahnya dengan membunuh sultan prawoto.
· Selain membunuh sultan prawoto,arya panang sang juga membunuh pangeran hadiri . Pangeran hadiri dianggap sebagai penghalang arya penangsang untuk menjadi sultan Demak selanjutnya arya penangsang di bunuh oleh ki jaka tingkir yang di bantu oleh kiayi paman nahan

Recent Posts

sumber sejarah kerajaan aceh

Sejarah Kerajaan Aceh

Awal mula berdirinya Sejarah Kesultanan Aceh Darussalam yaitu pada tahun 1496 yang berdiri di wilayah Kerajaan Lamuri yang lebih dulu ada sebelum kesultanan aceh, kemudian Kerajaan Aceh malukan perluasan wilayah dengan menundukan beberapa wilayah di sekitar kerajaan seperti wilayah Kerajaan Daya, Kerajaan Pedir, Kerajaan Lidie, dan Kerajaan Nakur. Pada tahun 1524 wilayah Pasai menjadi bagian dari Kesultanan Aceh, disusul dengan bergabungnya wilayah Aru.
Pada kerajaan Aceh pemimpin kerajaan tertinggi berada di penguasaan Sultan, namun saat itu pemerintahan kerajaan aceh lebih banyak dikendalikan oleh orang kaya atau disebut hulubalang. Dalam Hikayat Aceh Disebutkan bahwa terdapat Sultan yang diturunkan dari jabatan penguasa salah satunya yaitu Sultan Sri Alam pada tahun 1579 karena perilakunya yang tidak wajar dalam membagi-bagikan harta milik kerajaan pada para pengikutnya. Selanjutya kepemimpinan di gantikan oleh Sultan Zainal Abidin akan tetapi sultan Zainal terbunuh beberapa bulan setelah penobatan hal ini disebabkan karena sifatnya yang kejam dan memiliki kecanduan dalam hal berburu dan adu binatang.
Setelah peristiwa terbunuhnya Sultan Zainal para Raja dan Hulubalang saat itu menawarkan tahta kepenguasaan kepada Alaiddin Riayat Syah Sayyid al-Mukamil dari Dinasti Darul Kamal pada 1589. Peristiwa penganugerahan tahta ini telah mengakhiri kekacauan yang telah disebabkan oleh penguasa terdahulu , selain itu Pada kepemimpinan Alaiddin Riayat Ia melakukan penumpasan terhadap orangkaya yang berlawanan dengan sistem kepemimpinannya. Disamping itu Ia juga melakukan uasaha untuk menguatkan posisi sebagai penguasa tunggal Kerajaan Aceh.
Masa Kejayaan Kesultanan Aceh terjadi pada kepemimpinan Sultan Iskandar Muda dengan rentang tahun 1607 hingga tahun 1636. Pada masa kepemimpinan Sultan Iskandar Muda, Aceh berhasil menaklukkan Wilayah Pahang yang saat itu merupakan daerah yang menguntukan sebab dikenal sebagai sumber timah utama. Selanjutnya, pada tahun 1629, kesultanan Aceh melakukan upaya perlawanan dengan menyerang Portugis di wilayah malaka dengan susunan kekuatan armada yang terdiri dari 500 buah kapal perang dan 60.000 tentara laut. Upaya Serangan ini dimaskudkan untuk memperluas dominasi Aceh atas Selat Malaka dan semenanjung Melayu, akan tetapi ekspedisi ini gagal.
Silsilah Kerajaan Aceh

1. Sultan Ali Mughayat Syah

Seperti Penjelasan yang telah disebutkan Sultan Ali Mughayat Syah adalah raja pertama dalam Sejarah Kerajaan Aceh yang memerintah dari tahun 1514 hingga tahun 1528 M. Pada masa Sultan Ali melakukan perluasan ke beberapa daerah yang berada di wilayah Sumatera Utara, yaitu daerah Daya dan Pasai, serta mengadakan serangan kepada wilayah kedudukan Portugis di Malaka dan menyerang kerajaan Aru. Penyerangan ke wilayah Aru ternyata berdampak kepada wilayah Johor dan Portugis yang menajdi kekuatan militer wilayah Aru, akan tetapi usaha penyerangan ini gagal karena tentaranya telah dikalahkan oleh armada Portugis. Sultan ali wafat pada tahun 1530, sehingga kepemimpinan digantikan oleh putranya yang bernama Salahuddin.
2. Sultan Salahudin
Masa pemerintahan Sultan Salahudin berawal Setelah wafatnya Sultan Ali Mughayat Syah rentang kepemimpinan berkisar dari tahun 1530 hingga 1537 M. Pada masa kepemimpinan Sultan Salahudin kerajaan Aceh mengalami kegoyahan serta kemunduran sebab Raja tidak mengurus pemerintahan dengan benar sehingga terjadi pergantian kepemimpinan pada tahun 1537 M di mana sultan Salahudin digantikan oleh saudaranya yang bernama Sultan Alaudin Riayat Syah.
3. Sultan Alaudin Riayat Syah
Sultan Alaudin Riayat Syah menjadi pemimpin Kerajaan Aceh pada rentang tahun 1537 hingga 1568 M. Pada masa pemerintahan Sultan Alaudin, Kerajaan mengakami perkembangan salah satunya Kerajaan aceh menjadi Bandar utama di kawasan Asia bagi pedagang Muslim mancanegara. Hal ini semakin didukung oleh kondisi Malaka yang telah direbut Portugis, sehingga para pedagan lebih memilih untuk menghindari selat Malaka dan berganti rute ke pesisir bagian Barat Sumatera.
Kejadian itu membuat Kerajaan Aceh berada dalam posisi yang strategis serta menjadi Bandar transit lada dari wilayah Sumatera dan rempah-rempah dari Maluku. Disisi lain kedudukan yang startegis ini mengalami rintangan sebab Portugis yang mengetahui hal ini terus melakukan ancaman, sehingga untuk menghadapi perlakuan dan persaingan terhadap portugis kerajaan Aceh kemudian membangun pasukan angkatan laut yang kuat, hal ini diwujudkan dengan cara membangun hubungan diplomatik dengan kerajaan turki ottoman yang dianggap sebagai pemegang kedaulatan Islam tertinggi saat itu.


Sumber: https://rollingstone.co.id/jasa-penulis-artikel/

peninggalan kerajaan malaka

SEJARAH BERDIRINYA KERAJAAN MALAKA

Kerajaan Malaka didirikan oleh Parameswara antara tahun 1380-1403 M. Parameswara berasal dari Sriwijaya, dan merupakan putra Raja Sam Agi. Saat itu, ia masih menganut agama Hindu. Ia melarikan diri ke Malaka karena kerajaannya di Sumatera runtuh akibat diserang Majapahit. Pada saat Malaka didirikan, di situ terdapat penduduk asli dari Suku Laut yang hidup sebagai nelayan. Mereka berjumlah lebih kurang tiga puluh keluarga.
Raja dan pengikutnya adalah rombongan pendatang yang memiliki tingkat kebudayaan yang jauh lebih tinggi, karena itu, mereka berhasil mempengaruhi masyarakat asli. Kemudian, bersama penduduk asli tersebut, rombongan pendatang mengubah Malaka menjadi sebuah kota yang ramai.
Selain menjadikan kota tersebut sebagai pusat perdagangan, rombongan pendatang juga mengajak penduduk asli menanam tanaman yang belum pernah mereka kenal sebelumnya, seperti tebu, pisang, dan rempah-rempah.
Rombongan pendatang juga telah menemukan biji-biji timah di daratan. Dalam perkembangannya, kemudian terjalin hubungan perdagangan yang ramai dengan daratan Sumatera. Salah satu komoditas penting yang diimpor Malaka dari Sumatera saat itu adalah beras. Malaka amat bergantung pada Sumatera dalam memenuhi kebutuhan beras ini, karena persawahan dan perladangan tidak dapat dikembangkan di Malaka.
Hal ini kemungkinan disebabkan teknik bersawah yang belum mereka pahami, atau mungkin karena perhatian mereka lebih tercurah pada sektor perdagangan, dengan posisi geografis strategis yang mereka miliki.
Berkaitan dengan asal usul nama Malaka, bisa dirunut dari kisah berikut. Menurut Sejarah Melayu (Malay Annals) yang ditulis Tun Sri Lanang pada tahun 1565, Parameswara melarikan diri dari Tumasik, karena diserang oleh Siam. Dalam pelarian tersebut, ia sampai ke Muar, tetapi ia diganggu biawak yang tidak terkira banyaknya. Kemudian ia pindah ke Burok dan mencoba untuk bertahan disitu, tapi gagal.

Kemudian Parameswara berpindah ke Sening Ujong hingga kemudian sampai di Sungai Bertam, sebuah tempat yang terletak di pesisir pantai. Orang-orang Seletar yang mendiami kawasan tersebut kemudian meminta Parameswara menjadi raja.
Suatu ketika, ia pergi berburu. Tak disangka, dalam perburuan tersebut, ia melihat salah satu anjing buruannya ditendang oleh seekor pelanduk. Ia sangat terkesan dengan keberanian pelanduk tersebut. Saat itu, ia sedang berteduh di bawah pohon Malaka. Maka, kawasan tersebut kemudian ia namakan Malaka.
Raja Pendiri atau Sultan Kerajaan Malaka
Permaisura yang bergelar Muhammad Iskandar Syah (1380—1424)
Sri Maharaja (1424—1444)
Sri Prameswara Dewa Syah (1444—1445)
Sultan Muzaffar Syah (1445—1459)
Sultan Mansur Syah (1459—1477)
Sultan Alauddin Riayat Syah (1477—1488)
Sultan Mahmud Syah (1488—1551)

Masa Kejayaan Kerajaan Malaka

Sebagai salah satu bandar ramai di kawasan timur, Malaka juga ramai dikunjungi oleh para pedagang Islam. Lambat laun, agama ini mulai menyebar di Malaka. Dalam perkembangannya, raja pertama Malaka, yaitu Prameswara akhirnya masuk Islam pada tahun 1414 M. Dengan masuknya raja ke dalam agama Islam, maka Islam kemudian menjadi agama resmi di Kerajaan Malaka, sehingga banyak rakyatnya yang ikut masuk Islam.
Selanjutnya, Malaka berkembang menjadi pusat perkembangan agama Islam di Asia Tenggara, hingga mencapai puncak kejayaan di masa pemeritahan Sultan Mansyur Syah (1459—1477). Kebesaran Malaka ini berjalan seiring dengan perkembangan agama Islam. Negeri-negeri yang berada di bawah taklukan Malaka banyak yang memeluk agama Islam. Untuk mempercepat proses penyebaran Islam, maka dilakukan perkawinan antar keluarga.
Malaka juga banyak memiliki tentara bayaran yang berasal dari Jawa. Selama tinggal di Malaka, para tentara ini akhirnya memeluk Islam. Ketika mereka kembali ke Jawa, secara tidak langsung, mereka telah membantu proses penyeberan Islam di tanah Jawa. Dari Malaka, Islam kemudian tersebar hingga Jawa, Kalimantan Barat, Brunei, Sulu dan Mindanau (Filipina Selatan).
Dalam masa kejayaannya, Malaka mempunyai kontrol atas daerah-daerah berikut:
Semenanjung Tanah Melayu (Patani, Ligor, Kelantan, Trenggano, dan sebagainya).
2. Daerah Kepulauan Riau.
3. Pesisir Timur Sumatra bagian tengah.
4. Brunai dan Serawak.
5. Tanjungpura (Kalimantan Barat).
Sedangkan daerah yang diperoleh dari Majapahit secara diplomasi adalah sebagai berikut.
Indragiri.
2. Palembang.
3. Pulau Jemaja, Tambelan, Siantan, dan Bunguran.


Sumber: https://pengajar.co.id/jasa-penulis-artikel/

peta andalusia

Faktor-Faktor Pendukung Kekhalifahan Bani Umayyah Di Spanyol

Faktor kemenangan-kemenangan umat islam dibagi menjadi dua faktor yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Yang dimaksud faktor eksternal adalah faktor yang terdapat didalam Negeri Spanyol itu sendiri. Pada masa penaklukaknk Spanyol oleh orang-orang Islam, kondisi sosial, politik, dan ekonomoi negeri ini berada dalam keadaan menydihkan. Secara politik, wilayah Spanyol terkoyak-koyak dan terbagi-bagi kedalam beberapa negeri kecil. Perpecahan politik memperburuk keadaan ekonomi masyarakat. Ketika Islam masuk ke Spanyol ekonomi masyarakat dalam keadaan lumpuh. Tetapi, setelah Spanyol berada dibawah kekuasaan kerajaan Goth, perekonomian lumpuh dan kesejahteraan masyarakat menurun. Buruknya kondisi sosial, ekonomi, dan keagamaan tersebut terutama disebabkan oleh keadaan politik yang kacau. Kondisi terburuk terjadi pada masa pemerintahan Raja Roderick, Raja Goth terakhir yang dikalahkan Islam.
Adapun yang dimaksud dengan faktor internal adalah suatu kondisi yang terdapat dalam tubuh penguasa, tokoh-tokoh pejuang, dan para prajurit Islam yang terlibat dalam penaklukam wilayah Spanyol pada khususnya. Para pemimpin adalah tokoh yang kuat, tentara yang kompak, bersatu dan penuh percaya diri. Mereka pun cakap, berani dan tabah dalam menghadapi setiap persoalan. Yang tak kalah pentingnya Yang tak kalah pentingnya adalah ajaran Islam yang ditunjukkan para tentara Islam, yaitu toleransi, persaudaraan, yang terdapat dalam pribadi kaum muslimin itu menyebabkan penduduk Spanyol menyambut kehadiran Islam disana.[4]

 

Kesimpulan

Berkuasa tahun 756-1031 M di Spanyol (Andalusia dan kordoba). Didirikan oleh Abdurrahman ibn Marwan. Sebelumnya, Spanyol sudah ditaklukan oleh tiga pahlawan yaitu Tharif Ibn Mali, Thariq Ibn Ziyad, dan Musa Ibn Nushair. Spanyol dan kota-kota penting lainnya jatuh ke tangan umat Islam. Sejak saat itu secara politik, Spanyol berada dibawah kekuasaan khalifah Bani Umayyah. Untuk bisa memimpin wilayah tersebut, pemerintah pusat yang berada di Damaskus mengangkat seorang wali/gubernur.

Recent Posts

muawiyah menjadi khalifah pertama bani umayyah selama

Kekhalifahan Bani Umayyah Di Spanyol

Spanyol diduduki umat Islam pada zaman Khalifah Al-Walid (705-715 M), salah seorang khalifah dari Bani Umayyah yang berpusat di Damaskus. Dalam proses penaklukan Spanyol terdapat tiga pahlawan islam yang paling berjasa memipin satuan-satuan pasukan kesana. Mereka adalah Tharif Ibn Mali, Thariq Ibn Ziyad, dan Musa Ibn Nushair. Tharif menyebrangi selat yang berada di antara Maroko dan benua Eropa dengan satu pasukan perang, mereka menaiki empat buah kapal yang disediakam oleh julian. Tak ada perlawanan berarti, ia menang dan kembali ke Afrika dengan membawa harta rampasan. Didorong oleh keberhasilan Tharif dan kemelut yang terjadi dalam kerajaan Visigothic, serta dorongan dari Musa Ibn Nushair yang mengirimkan pasukan sebanyak 7000 orang dibawah pimpinan Thariq Ibn Ziyad pada tahun 711 M.[1]

Berikut urutan penguasa Daulat Umayah di Spanyol, diantaranya :

1. Abdurrahman I (756-788)
2. Hisyam I (788-796)
3. Hakkam I (796-822)
4. Abdurrahman II (822-852)
5. Muhammad I (852-886)
6. Al-Munzir ibn Muhammad (886-888)
7. Abdullah ibn Muhammad (888-912)
8. Abdurrahman III (912-961)
9. Hakkam II/Al-Mustanshir (961-976)
10. Hisyam II/Al-Muayyad (976-1009)
11. Muhammad II Al-Mahdi (1009-1010)
12. Sulaiman Al-musta’in (1010)
13. Muhammad II Al-Mahdi (1010)
14. Hisyam II Al-Muayyad (1010-1016)
15. Sulaiman Al-musta’in (1016)
16. Abdurrahman IV Al-Murtadha (1016-1023)
17. Abdurrahman V Al-Mustazhir (1023)
18. Muhammad III Al-Mustakfi (1023-1027)
19. Hisyam III Al-Muktadi (1027-1031) [2]
Abdurrahman I mulai menata pemerintahannya setelah memproklamirkan berdirinya pemerintahan baru, Dinasti Umayyah. Abdurrahman I tidak menggunakan gelar Khalifah tetapi menggunakan gelar Amir. Gelar khalifah pertama kali digunakan oleh Abdurrahman Al-Nashir (Abdurrahman III) bersamaan dengan meninggalnya khalifah Al-Muqtadir di Baghdad. Abdurrahman III memproklamirkan dirinya sebagai khalifah Umayyah dan Amir Al-Mu’minin. Ia menggunakan gelar Al-Nashir dibelakang namanya, mengikuti dua khalifah pendahulunya.
Ketika itu, Andalusia belum stabil. Perselisihan itu terjadi antara suku Bradar dengan suku Arab. Didalam suku arab sendiri juga terjadi perselisihan yaitu antara suku Qaisy dan suku Yamani perselisihan itu membuat masyarakat dari kehidupan polotik belum stabil. Hal ini juga ditambah dengan gangguan dari golongan Kristen yang terus berlangsung.
Al-Mustanshir menggantikan ayahnya Al-Nashir setelah meninggal. Setelah Al-Mustanshir meninggal, selanjutnya diangkatlah putranya yang bernama Hisyam II yang berusia 10 tahun menjadi khalifah dengan gelar Al-Muayyad. Muhammad ibn Abi Amir Al-Qahthani yang diangkat sebagai Hakim Agung dimasa akhir kekhalifahan Al-Mustanshir mengambil alih seluruh kekuasaan dan menempatkan khalifah dibawah pengaruhnya . ia memakai gelar Al-Malik Al-Manshur Billah atau Hajib Al-Manshur yang memegang jabatan tahun 976-1003 M. Selanjutnya ia menyingkirkan beberapa petinggi dan pemuka Umayyah yang berpengaruh. Ia juga membentuk polisi rahasia dan membubarkan tentara khalifah . kemudian ia digantikan oleh Abd Al-Malik ibn Muhammad dengan gelar Al-Malik Al-Mudhaffar. Dinasti Umayyah mengalami kemerosotan setelah Al-Mudhaffar diganti oleh Abd Al-Rahman ibn Muhammad yang bergelar Al-Malik Al-Nashir lidnillah.[3]


Sumber: https://voi.co.id/jasa-penulis-artikel/

apa alasan penamaan aliran murji’ah

Sekte-Sekte Murji’ah

Kemunculan sekte-sekte dalam kelompok Murji’ah tampaknya dipicu oleh perbedaan pendapat dikalangan para pendukung Murji’ah. Harun Nasution secara garis besar mengklasifikasikan murji’ah menjadi dua sekte, yaitu golongan moderat dan golongan ekstrim. Murji’ah moderat berpendirian bahwa pendosa besar tetap mukmin, tidak kafir, tidak pula kekal di dalam neraka. Mereka di siksa sebesar dosanya, dan bila di ampuni oleh Allah sehingga tidak masuk neraka sama sekali.
Harun nasution menyebutkan bahwa sekte murji’ah yang ekstrim adalah yang berpandangan bahwa keimanan terletak didalam kalbu. Adapun ucapan dan perbuatan tidak selamanya menggambarkan apa yang ada didalam kalbu. Oleh karena itu, segala ucapan dan perbuatan seseorang yang menyimpang dari kaidah agama tidak berarti menggeser atau merusak keimanannya, bahkan keimanannya masih sempurna dalam pandangan Tuhan.
Adapun yang bergolongan ekstrim adalah Al-jahmiyah, Ash- Shalihiyah, Al- Yunusiyah, Al-Ubaidiyah, dan Hasaniyah.

Pandangan kelompok ini dapat di jelaskan seperti berikut ;

a. Jahmiyah, kelompok jahm bin shafwan dan para pengikutnya, berpandangan bahwa orang yang percaya kepada Tuhan kemudian menyatakan kekufurannya secara lisan, tidaklah menjadi kafir karena iman dan kufur itu bertempat di dalam hati bukan pada bagian lain dalam tubuh manusia.
b. Shalihiyah, kelompok Abu Hasan Ash-Shalihi, berpendapat bahwa iman adalah mengetahui Tuhan, sedangkan kufur adalah tidak tahu Tuhan. Shalat bukan merupakan ibadah kepada Allah. Yang disebut ibadah adalah iman kepada-Nya dalam arti mengetahui Tuhan. Begitu pula zakat, puasa, dan haji bukanlah ibadah, melainkan sekedar menggambarkan kepatuhan.
c. Yunusiyah dan Ubaidiyah melontarkan pertanyaan bahwa melakukan maksiat atau perbuatan jahat tidaklah merusak iman seseorang. Mati dalam iman, dosa-dosa dan perbuatan-perbuatan jahat yang dikerjakan tidaklah merugikan orang yang bersangkutan. Dalam hal ini, muqatil bin sulaiman berpendapat bahwa perbuatan jahat, banyak atau sedikit, tidak merusak iman seseorang sebagai musyrik (polytheist).
d. Hasaniyah menyebutkan bahwa jika seorang mengatakan, “ saya tahu Tuhan melarang makan babi, tetapi saya tidak tahu apakah babi yang diharamkan itu adalah kambing ini, “ maka orang tersebut tetap mukmin, bukan kafir. Begitu pula orang yang mengatakan “ saya tahu Tuhan mewajibkan naik haji ke ka’bah, tetapi saya tidak tahu apakah ka’bah di india atau di tempat lain.[1]


Sumber: https://pendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/

unsur-unsur pandangan hidup

Hubungan Pandangan Hidup dengan Manusia

Akal dan budi sebagai milik manusia ternyata membawa ciri tersendiri akan diri manusia tersebut. Sebab akal dan budi mengakibatkan manusia memiliki keunggulan dibandingkan makhluk lain. Satu diantara keunggulan manusia tersebut ialah pandangan hidup. Disatu pihak manusia menyadari bahwa dirinya lemah, dipihak lain manusia menyadari kehidupannya lebih kompleks.
Pandangan hidup merupakan masalah yang asasi bagi manusia. Sayangnya tidak semua manusia menyadari, sehingga banyak orang yang memeluk sesuatu agama semata-mata atau dasar keturunan. Pandangan hidup penting bagi kehidupan manusia dimasa sekarang maupun kehidupan di akhirat, dan sudah sepantasnya setiap manusia memilikinya.
Perlu kita sadari bahwa baik Tuhan maupun agama bagi kita adalah suatu kebutuhan. Buka kebutuhan sesaat melainkan kebutuhan yang terus menerus dan abadi. Sebab setiap saat kita memerlukan perlindungan Tuhan dan petunjuk agama sampai di akhir nanti.
Manusia pasti mempunyai pandangan hidup walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimana kita memeperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang yang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana untuk mencapai tujuan dan ada pula yang memperlakukan sebagai ukuran kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya.

Adapun langkah-langkah berpandangan hidup yang baik yaitu sebagai berikut :

1. Mengenal, merupakan tahapan pertama untuk mengenal pandangan hidup itu apa.
2. Mengerti, mengerti kita harus mengerti pandangan hidup apa yang akan kita jalani.
3. Menghayati, sama halnya memperoleh gambara pandangan hidup kita itu kayak apa model dan bentuknya.
4. Meyakini, yakin bahwa pandangan hidup kita itu baik untuk kdepannya.
5. Mengabdi, ini sangat baik karna ini bias kita berikan pandangan hidup kita yang baik kebada orang lain.
6. Mengamankan, mengamankan pandangan hidup kita yang baik agar tidak di ubah oleh orang lain.

BAB III
PENUTUP

A. Simpulan
Pandangan hidup merupakan bagaimana manusia memandang kehidupannya. Setiap orang memiliki pandangan hidup yang berdeda-beda dan melahirkan suatu paham. Wujud pandangan hidup manusia berkaitan dengan cita-cita, kebajikan, dan sikap hidup. Cita-cita merupakan pandangan hidup di masa yang akan datang. kebajikan secara nyata dan dapat dirasakan melalui tingkah lakunya. Dan, dalam hal ini, tingkah laku manusia sebagai perwujudan kebajikan inilah yang akan dikemukakan karena wujudnya dapat dilihat dan dirasakan. Karena tingkah laku bersumber pada pandangan hidup, maka setiap orang memiliki tingkah laku sendiri-sendiri yang berbeda dari orang lain dan tergantung dari pembawaan, lingkungan, dan pengalaman. Dalam setiap perbuatan, manusia harus memahami etika yang berlaku dalam masyarakat. Sehingga kehidupan dalam memasyarakat menjadi tenang dan tentram.

Recent Posts

pertanyaan manusia dan pandangan hidup

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

Pengertian Manusia dan Pandangan Hidup

Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi, atau makhluk yang berakal budi. Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu.
Manusia adalah mahluk yang luar biasa kompleks. Kita merupakan paduan antara mahluk material dan mahluk spiritual. Dinamika manusia tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan dirinya.
Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Macam-macam sumber pandangan hidup berdasarkan asalnya yaitu :
1) Pandangan hidup yang berasal dari agama, yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya;
2) Pandangan hidup yang berasal dari ideologi, yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut;
3) Pandangan hidup yang berasal dari renungan, yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Dalam kehidupannya manusia tidak akan terlepas dari 3 hal pokok, yakni cita-cita, kebajikan, dan sikap hidup.

1. Cita-cita
Cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Pandangan hidup terdiri atas cita-cita, kebajikan, dan sikap hidup. Dalam kehidupannya manusia tidak dapat melepaskan diri dari cita-cita, kebajikan, dan sikap hidup itu. Tidak ada orang hidup tanpa cita-cita, tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup. Sudah tentu kadar atau tingkat cita-cita, kebijakan dan sikap hidup itu berbeda-beda bergantung kepada pendidikan, pergaulan, dan lingkungan masing-masing. Itulah sebabnya, cita-cita, kebajikan, dan sikap hidup banyak menimbulkan daya kreativitas manusia.
Banyak hasil seni yang melukiskan cita-cita, kebajikan, dan hidup seseorang. Cita-cita ini perasaan hati yang merupakan suatu keinginan, kemauan, niat, atau harapan. Cita-cita itu penting bagi manusia, karena adanya cita-cita menandakan kedinamikan manusia. Ada tiga kategori keadaan hati seseorang, yakni keras, lunak, dan lemah. Orang yang berhati keras, tak berhenti berusaha sebelum cita-citanya tercapai. Ia tak menghiraukan rintangan, tantangan, dan segala kesulitan yang dihadapinya. Orang yang berhati lunak dalam usaha mencapai cita-citanya menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi. Orang yang berhati lemah, mudah terpengaruhi oleh situasi dan kondisi.
Cita-cita, keinginan, harapan, banyak menimbulkan daya kreativitas para seniman. Banyak hasil seni seperti: drama, novel, film, musik, tari, filsafat yang lahir dari kandungan cita-cita, keinginan, harapan dan tujuan.


Sumber: https://www.dosenpendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/