Biografi Al-Biruni

Biografi Al-Biruni

Abu rayhan Muhammed Ibnu Ahmad Al-Biruni terlahir menjelang terbit fajar pada 4 september 973 M di Kath (Kiva sekarang). Sebuah kota di kurang lebih lokasi aliran sungai Oxus, Khwarizm (Uzbekistan). Masa kecilnya tidak banyak diketahui. Al-biruni didalam biografinya mengaku sama sekali tidak mengenal ayahnya dan cuma sedikit mengenal kakeknya.

Selain menguasai bervariasi ilmu pengetahuan, Al-biruni juga fasih dengan sederet bahasa layaknya Arab, Turki, Persia, Sansekerta, Yahudi dan Suriah. Semasa muda dia menimba ilmu matematika dan astronomi dari Abu Nasir Mansur.

Menginjak usia 20 tahun, Al-Biruni telah menulis sebagian karya dibidang sains. Dia juga kerap bertukar anggapan dan pengalaman dengan Ibnu Sina, Imuwan besar Muslim lainnya yang begitu berpengaruh di Eropa.

Al-Biruni tumbuh dewasa didalam situasi politik yang tidak cukup menentu. Ketika berusia 20 tahun, Dinasti Khwarizmi digullingkan oleh Emir Ma’mun Ibnu Muhammad dari Gurgan. Saat itu, Al-Biruni menghendaki bantuan dan mengungsi di Istana Sultan Nuh Ibnu Mansur.

Pada 998 M, Sultan dan Al-Biruni pergi ke Gurgan di Laut Kaspia. Dia tinggal di lokasi itu sepanjang sebagian tahun. Selama tinggal di gurgan, Al-Biruni menyeleseikan tidak benar satu karyanya The Chronology of Ancient Nations. Sekira 11 tahun kemudian, dia kembali ke Khwarizmi.

Sekembalinya dari Gurgan, Al-Biruni duduki jabatan terhormat sebagai pensihat sekaligus pejabat istana bagi pengganti Emir Ma’mun. pada 1017, situasi politik kembali bergolak menyusul kematian anak kedu Emir Ma’mun akibat pemberontakan. Khwarizmi pun diinvasi oleh Mahmud Ghazna pada 1017. Mahmud selanjutnya mempunyai para pejabat istana Khwarizmi untuk memperkuat kerajaanya yang bermarkas di Ghazna, afganistan. Al-Biruni adalah seorang Ilmuwan dan pejabat istana yang turut diboyong. Selain itu, ilmuwan lainnya yang dibawa Mahmud ke Ghazna adalah matematikus, Ibnu Iraq, dan seorang dikter, Ibnu Khammar.

Untuk menaikkan prestise istana yang dipimpinnya, Mahmud sengaja menarik para sarjana dan ilmuwan ke istana Ghazna. Mahmud pun jalankan bervariasi cara untuk mendatangkan para ilmuwan ke lokasi kekuasaanya. Ibnu Sina sempat menerima undangan bernada ancaman dari Mahmud sehingga dating dan mengembangkan ilmu yang dimilikinya di istana Ghazna.

Meski Mahmud terkesan memaksa. Al-Biruni menikmati keberadaanya di Ghazna, Di Istana, dia dihormati dan dengan leluasa sanggup mengembangkan ilmu yang dikuasainya. Salah satu tugas Al-Biruni adalah menjadi astrolog istana bagi Mahmud dan penggantinya.

Pada 1017 sampai 1030, Al-Biruni berkesempatan melancong ke India. Selama 13 tahun, dia mengupas seluk-beluk India sampai melahirkan apa yang disebut Indologi atau studi berkenaan India. Di negeri Hindustan itu dia menghimpun bervariasi bahan bagi penelitian monumental yang dilakukannya. Dia mengorek dan menghimpun sejarah, kebiasaan, keyakinan atau keyakinan yang dianut penduduk di subbenua India.

Selama hidupnya, Al-Biruni membuahkan karya besar didalam bidang Astronomi lewat Masudic Canon yang didedikasikan kepada putra Mahmud, yakni Ma’sud. Atas karyanya itu, Ma’sud menghadiahkan seekor gajah bermuatan penuh dengan perak. Namun, Al-Biruni mengembalikan hadiah yang ditermanya itu ke kas Negara. Sebagai wujud penghargaan, Ma’sud juga menjamin Al-Biruni dengan duit pension yang sanggup membuatnya tenang beristirahat dan juga terus mengembangkan ilmu pengetahuan.

Al-Biruni selanjutnya menulis buku astrologi, yakni The Elements of Astrology. Selain itu, sang ilmuwan itupun menulis sederet karya didalam kedokteran, geografi, dan juga fisika.

Al-Biruni telah menulis risalah berkenaan astrolabe dan juga memformulasikan table Astronomi untuk Sultan Ma’sud, “Papar Will Durant berkenaan kontribusi Al-Biruni didalam bidang Astronomi. Selain itu, Al-Biruni juga berjasa menuliskan risalah berkenaan planisphere dan armillary sphere. Dia lebih-lebih mengatakan bahwa wujud bumi adalah bulat.

Al-Biruni tercatat sebgai astronom yang jalankan percobaan yang berhubungan dengan fenomena astronomi. Dia menduga galaksi bima sakti adalah kumpulan sejumlah bingtang. Pada 1031 dia menyelesaikan ensiklopedia astronomi yang terlalu panjang, Al-Qanun Al Mas’udi.

Selain itu, Al-Biruni merupakan ilmuwan yang pertama kali
membedakan arti astronomi dengan satrologi. Hal itu dilakukannya pada abad ke-11 M. dia juga membuahkan beraneka karya perlu didalam bidang astrologi.

Dalam ilmu bumi, Al-Biruni membuahkan sejumlah sumbangan perlu sehingga dia dinobatkan sebagai “Bapak Geodesi”. Dia juga berikan kontribusi penting katografi, geologi,geografi dan mineralogy. Kartografi adalah ilmu mengakibatkan peta atau globe. Pada usia 22 tahun, Al-Biruni telah menulis karya perlu didalam kartografi, yakni sebuah setudi berkenaan proyeksi pembuatan peta.

Pada usia 17 tahun, Al-Biruni telah sanggup mengkalkulasi garis lintang Kath Khwarizmi dengan menggunakan ketinggian matahari. “kontribusi perlu didalam bidang geodesi dan geografi telah disumbangkan Al-Biruni. Dia telah memeperkenalkan teknik mengukur bumi dan jaraknya menggunakan triangulasi,” papar John J. O’Connor dan Edmund F. Robertson didalam MacTutor History of Mathematics.
Al-Biruni juga telah membuahkan karya didalam bidang geologi. Salah satunya dia menulis berkenaan geologi India. Sementara itu didalam bidang mineralogy dia menulis kitab berjudul Al_Jawahir atau Book of Precious Stones yang mengatakan bervariasi mineral. Dia mengklasifikasikan setiap mineral berdasarkan warna, bau, kekerasan, kepadatan, dan juga beratnya.

Al-Biruni telah berperan mengenalkan metode saintifik didalam setiap bidang yang dipelajarinya. Misalnya, didalam Al-Jamawir yang terlalu eksperimental. Pada bidang optic, Al-Biruni dengan Ibnu Al-Haitham juga ilmuwan pertama yang mengupas dan mempelajari ilmu optic. Dialah yang pertama kali mendapatkan bahwa kecepatan sinar lebih cepat dari kecepatan suara.

Dalam ilmu social, Al-Biruni didapuk sebagai antropolog pertama didunia. Dia menulis secara detil studi kompertaif mengenai antropologi manusia, agama, dan budaya di Timur Tengah, Mediterania, dan Asia Selatan. Dia dipuji sejumlah ilmuwan sebab telah mengembangkan antropologi Islam. Dia juga mengembangkan metodelogi yang canggih didalam studi antropologi.

Al-Biruni tercatat sebagai pelopor eksperimental lewat penemuan rancangan reaksi waktu. Pad usia 27 tahun, dia telah menulis buku peristiwa yang berjudul Chronology. sayangnya buku ini telah hilang. Dalam kitab yang ditulisnya, Fi Tahqiq ma Li’I-Hid atau penelitian berkenaan India, dia membedakan metode saintifik dengan metode histories. Dia juga memberi tambahan sumbangan yang penting bagi pengembangan matematika, khusunya didalam bidang teori dan praktek aritmatika, bilangan irasional, teori rasio, geometri, dan lainnya.

“Dia tidak benar satu ilmuwan terbesar didalam peristiwa manusia”. Begitulah Al-Sabra menjuluki Al-Biruni, ilmuwan muslim serba sanggup dari abad ke 10M. papa peristiwa Sains Barat, George Sarton pun mengagumi kiprah dan pencapaian Al-Biruni didalam bervariasi tekun ilmu. ‘Semua tentu sepakat bahwa Al-Biruni adlaah seoarang Ilmuwan yang terlalu hebat sepanjang zaman”, cetus Sarton.

Bukan tanpa alas an terkecuali Sarton dan Serba mendapuknya sebagai ilmuwan yang agung. Sejatinya, Al-Biruni sebetulnya seorang saintis yang fenimenal. Sejarah mencatat Al-Biruni sebgaia sarjana muslim pertama yang mengupas dan mempelajari seluk-beluk India dan normalitas Brahminical. Kerja kerasnya ini menobatkannya sebagai “Bapak Idiologi”.

Di era keemasan Islam, Al-Biruni telah letakkan dasar-dasar satu cabang keilmuwan tertua yang berhubungan dengan fifik bumi. Sebagai ilmuwan yang menguasai bervariasi ilmu, Al-Biruni jugan menjadi pelopor didalam beraneka metode pengembangan sains. Sejrah sains mencatat, ilmuwan yang hidup diera kekuasaan dinasti Samanid itu merupakan tidak benar satu pelopor metode saintifik eksperimental. Dialah ilmuwan yang bertanggunag jawab memperkenalkan metode eksperimental didalam ilmu mekanik. Al-Biruni juga tercatat sebgaia seorang perintis psikologi eksperimental.

Al-Biruni merupakan saintis pertama yang menelaborasi eksperimaen yang berhubungan dengan fenomena astronomi sumbangan yang dicurahkanya untuk pengembangan ilmu ilmu sungguh tidak ternilai. Al-Biruni pun tidak cuma menguasai bervariasi ilmu layaknya fisika, Antropologi, psikologi, kima, astrologi, sejarah, geografis, geodesi, matematika, farmasi, kedokteran dan filsafat, tapi juga turut memberi tambahan kontribusi yang begitu besar bagi setiap ilmu yang dikuasainya dengan menjadi seorang guru yang terlalu dikagumi para muridnya.

Al-Biruni wafat di usai 75 tahun pad 13 Desember 1048 di Ghazna. Untuk mengenang jasanya, pada astronom mengabadikan nama Al-Biruni di kawah bulan.

Sumber : https://tokoh.co.id/

Baca Juga :

Biografi Archimedes

Biografi Archimedes

Membicarakan Archimedes tidaklah lengkap tanpa kisah insiden penemuannya waktu dia mandi. Saat itu, dia mendapatkan bahwa hilangnya berat tubuh sama bersama berat air yang dipindahkan. Dia meloncat berasal dari tempat mandi dan berlari telanjang dijalanan Syracues sambil berteriak, “Eureka! Eureka!” (Saya berhasil menemukannya!). waktu itu dia mendapatkan hokum pertama hidrolistik.

Kisah itu diawali oleh sikap seorang tukang emas yang tidak jujur gara-gara memadukan perak ke dalam mahkota pesanan Hieron. Sang raja pun sangsi dan menyuruh Archimedes memcahkan kasus berikut atau melakukan pengujian tanpa mengakibatkan kerusakan mahkota. Rupanya sepanjang mandi, dia membayangkan kasus itu. Nasib si tukang emas sendiri tidak diketahui lagi.

Archimedes lahir pada 287 SM di Syracues, koloni Yunani yang saat ini dikenal Sisilia. Keluarganya adalah kelas aristrokrat. Ayahnya, seorang astronom yang bernama Pheidias yang mempunyai jalinan bersama Raja Hiron II yang berkuasa di Syreceus pada jaman itu. Tak heran jikalau Archimedes berkenalan baik bersama Gelon, putra sang Raja. Kelak dua sahabat ini menjadi matematikawan andalan raja.

Semasa muda, Archimedes menuntut ilmu di Alexandria Mesir. Pada waktu itu dia menjalin persahabatan bersama dua Matematikawan, Conon dan Eratosthenes. Conon adalah matematikanwan yang terlampau dihormati Archimedes. Sementara Eratosthenes adalah matematikawan sekaligus astronom yang puas bersolek. Archimedes kerap sharing analisis dan berdiskusi bersama mereka. Conon sesudah itu meninggal dunia dan surat-menyurat bersama Archimedes digantikan oleh Dositheus, nurd Conon.

Pada 1906, J.L heiberg memicu penemuan dramatis di Konstatinopel, yaitu “surat” Archimedes kepada Eratosthenes yang memuat teorama mekanikal atau suatiu medtode. Dalam surat ini Archimedes mengukur berat, dalam imajinasi. Guna memahami luas atau memahami volume (isi) suatu hal yang diketahui lewat suatu hal yang diketahui. Dia menjalani ilmu ilmu berdasar pada penggalian fakta. Fakta ini selanjutnya digunakan sebagai pembading untuk sesudah itu dibuktikan secara matematis.

Versi lain menjelaskan bahawa Archimedes berguru pada murid Euclid. Archimedes dapat disebut sebagai matematikawan sekaligus fifikawan pertama yang mendapatkan “mesin perang”, alat-alat mekanis serta pompa air untuk mengankat air Sungai Nil kegunaan mengairi tanah-tanah diseluruh nageri.

Bagaimana analisis Archimedes ?
Pada jaman Archimedes, Romawi adalah kerajaan yang mempunyai sejumlah pejabat korup. Sementara kerajaan Carthage menjadi penguasa bersama koloni meliputi lokasi disepanjang pantai Afrika hingga Sepanyol. Romawi melakukan dua kali serangan kepada Carthage supaya terjadilah perang Punic. Romawi berhasil menaklukkan Carthage.

Tidak lama kemudian, Carthage dapat bangkit dan memaksa romawi lagi untuk melakukan serangan. Terjadilah perang Punic jilid ketiga. Tentara Romawi menghancurkan kota dan membantai penduduknya pada 146 SM.

Selama perang Punic, pasukan Romawi dipimpin oleh Claudius Marcellus. Pada 214 SM mereka menyerang Syracuse. Alas an utama adalah gara-gara raja Syracuse menjalin jalinan bersama Carthage. Sementara alas an lain adalah gara-gara tentara Romawi selamanya dapat menaklukkan lokasi kecil bersama mudah.

Tentera Romawi menyerbu Syracuse berasal dari segala penjuru, daratan dan lautan. Mereka terhadang oleh rekayasa sains yang tidak canggih tetapi cerdik. Penduduk Syracuse sudah belajar pakai tuas dan bermacam macam pelontar. Mereka termasuk menerapkan kemampuan ini dalam perang didarat maupun dilaut. Akibatnya, tentara Romawi dipaksa mundur dibawah hantaman batu dan panah yang dilontarkan oleh ketapel-ketapel buatan Archimedes. Belum lagi ada serangan berasal dari pelontar tali memuat peluru dan busur kecil (crossbow) yang menembakkan anak panah besi,.

Serangan tentara Romawi lewat laut pun gagal. Hampir semua armada perang meraka hancur. Besi-besi besar dijatuhkan oleh pasukan Syracuse lewat deret (crane) yang mempu menenggelamkan kapal-kapal Romawi. Derek lain digunakan untuk mengankat kapal-kapal Romawi supaya para prajurit Romawi berebut menyelamatkan diri bersama terjun ke laut.

Pasukan Syracuse termasuk pakai cermin pembakar yaitu cermin heksagonal dan di sela-selanya dipasang empar cermin segi empat. Cermin ini digerakkan bersama besi yang dibentuk layaknya engsel moderen dan diarahkan ke matahari. Berkas cahaya yang dipantulkan berasal dari cermin-cermin berikut diarahkan kekapal supaya menimbulkan api dan membakar kapal. Pengoperasian cermin ditunaikan diketinggian di sedang kota oleh seorang lelaki tua.

Romawi terasa melacak langkah lain. Mereka berusaha membangun tembok diluar tembok kota, tetapi gagal gara-gara Derek bersama bandulan besi terus
berputar melingkari Syracuse untuk menghancurkan tembok-tembok berikut sekaligus menghalau pasukan Romawi yang akan maju.

Marcellus sesudah itu emnggunakan langkah lain. Ketika penduduk Syracuse merayakan kemenagan, diselimuti oleh gelapnya malam, dikirimlah mata-mata untuk menghancurkan peralatan perang buatan Archimedes dan mebuka pintu gerbang kota. Perang terjadi sepanjang tiga tahun, sebelum akan Romawi sesudah itu dapat mengalahkan Syracuse.

Pada 212 SM, Syracuse jatuh ketangan Romawi. Marcellus didampingi pada prajuritnya sesudah itu mengunjungi pencipta alat yang memicu semua petaka bagi tentara Romawi. Saat itu Archimedes sedang menggambar diagram dipasir. Pikiran dan matanya cuma terpusat pada diagram-diagram yang digambarnya.

Archimedes tidak mempedulikan seituasi disekilingnya. Marcellus dan pasukan pengikutnya dia mengamati hingga kelanjutannya seorang prajurit kehilangan kesabaran. Sang prajurit menghampiri dan memerintahkan Archimedes untuk menghadap komandan mereka. Namun, Archimedes berbicara bahwa dia akan mengahadap sehabis menyeleseikan problem dan memberikan pembuktiaanya.

Sang prajurit hilang kesabaran. Dia maju untuk menangkap Archimedes.
“jangan sentuh llingkaran0lingkaran yang saya buat!”, teriak Archimedes disaat prajurit itu menginjak gambar diagram di atas pasir. Sang prajurit marah, menghunus pedang, dan membunuh Archimedes yang pada waktu itu berusia 75 tahun.

Demikian pada lain bukti kecerdikan Archimedes. Minat utamnya sebenarnya adalah matematika murni,bilangan, geometri, dan menghitung luas-luas wujud geometri. Namun, Archimedes termasuk dikenal gara-gara kehebatannya mengaplikasikan matematika. Dia berjasa mendapatkan ulir Archimedes, alat untuk mengangkat air bersama langkah memutar gagang alat ini bersama tangan. Penggunaan awal alat ini adalah untuk menyingkirkan air yang masuk kedalam perahu atau kapal. Tetapi dalam perkembangannya digunakan untuk memompa air berasal dari daratan yang lebih rendah ke tanah yang lebih tinggi. Alat ini hingga saat ini tetap dipakai oleh petani diseluruh dunia.

Penggunaan cermin pembakar termasuk mengindikasikan bahwa beberapa wujud geometri sudah diketahu Archimedes, khusunya wujud hiperbola. Bantuk lingkaran, elipsm dan hiperbola terbentuk cuma bagaimana langkah kami mengiris suatu bidang. Parabola adalah wujud istimewa gara-gara dapat mengambil cahaya matahari berasal dari arah manapun, difokuskan pada suatu titik, dan mengosentrasikan semua energi cahaya pada bidang sempit untuk dipancarkan kemabli dalam berkas cahaya yang terlampau panas.

Archimedes sebenarnya sudah coba menghitung luas parabola, elips, dan hiperbola. Dia berhasil menentukan titik pusat gravitasi pda setengah lingkaran dan lingkaran.

Archimedes adalah orang pertama yang memberikan metode “mengitung besar” (Pi) bersama derajat akurasi yang tinggi. Kontribusinya sesudah itu menjadi pijakan mutlak bagi para matematikawan berikutnya.

Archimedes termasuk merupakan sosok eksentrik sebagaimana Weierstrass (1815-1897). Menurut percakapan saudarinya. Weierstrass semasa sekolah tidak dulu diberi keyakinan uttuk memegang pensil. Jika memegang pensil, maka dia akan menggambar apa-pun yang dianggapnya tetap kosong.

Sementara Archimedes selali menggambar dipasir atau ditanah yang lembek sebagai pengganti papan tulis. Dia akan menggambar sesuka hatinya. Apabila duduk didekat perapian, dia akan mengambil arang atau sisa perapian dan digunakan untuk menggambar. Setalah mandi, biasanya dia akan melumurkan semua tubuhnya bersama minyak zaitun, yang lajim dipakai pada jaman itu, berasal dari pada mengenakan pakaian, dia akan menggambar diagram-diagram bersama pakai jari kuku bersama papan tulis berwujud semua tubuhnya yang berminyak.

Ada karakter yang lajim yang diidap oleh matematikawan, apabila lupa makan. Archimedes mempunyai karakter ini waktu bertekun problem matamatika. Kebiasaan ini ternyata diwariskanya kepada Isaac Newton dan William Rowan Hamilton.

Buku-buku yang ditulis Archimedes dan rumus-rumus matematika tetap dapat ditemukan sekarang, pada lain On the equilibrium of Planes, On the Measurement of a Circle, On Spirals, On the Sphere plus the Cylinder, dan lain-lain. Namun, sejumlah karyanya hilang atau belum ditemukan, termasuk The Method.

Teori-teori matematika yang dibuat Archimedes semula diakui tidak bermakna banyak untuk pertumbuhan ilmu pengetahuan. Tetapi sehabis dia meninggal dunia, karya-karyanya diterjemahkan kedalam bhs arab pada abad ke-8 dan 9 atau kira-kira seribu tahun sehabis Ia meninggal.

Beberapa pakar metematika dan pemikir Islam selanjutnya mengembangkan teori-teori matematika berasal dari Archimedes. Tetapi, yang peling berpengaruh pada pertumbuhan dan peluasan teori matematika berikut adalah abad ke-16 dan 17 disaat terasa muncul mesin cetak. Bayak pakar matematika yang menjadikan buku karya Archimedes sebagai pegangan, temasuk oleh Johannes Kepler (1571-1630) dan Galileo Galilei (1564-1642)

Sumber : https://tutorialbahasainggris.co.id/

Baca Juga :

Cara Mendidik Karakter Anak Kreatif yang Perlu di Pahami Bunda

Cara Mendidik Karakter Anak Kreatif yang Perlu di Pahami Bunda

Anak memiliki potensi masing-masing. Maka dari itu, semenjak dini potensi anak mesti dikembangkan Salah satu potensinya yakni kreativitas. Karena kreativitas merupakan teknik anak supaya bisa menuntaskan masalah, dapat menghasilkan pemikiran yang lebih kreaitf serta dapat mencoba hal-hal baru. Maka dari itu, usahakan semua orang tua mesti dapat menyadari bakal hal ini. Karena, tidak seluruh anak di lahirkan mempunyai keunggulan dalam berpikir, namun kreativitas anak dapat di latih supaya terbentuk menjadi apa yang diinginkan orang tua.

Untuk mempertajam dan menajamkan kreativitas anak, dapat dilakukan dengan teknik yang di cintai | digemari anak-anak. Sebagaimana berikut.

Bermain
Cara gampang mendidik anak supaya kreatif yakni dengan mengajaknya bermain. Hal ini dapat dilakukan dengan menyerahkan mainan yang di cintai | digemari anak. Mainan yang dipakai tidak mesti yang mahal tapi dapat melatih keterampilan anak. Di samping bermain di dalam rumah, orang tua pun perlu memberi peluang anak guna bermain di luar rumah bareng teman-temanya. Sehingga anak memiliki pengalaman dalam berinteraksi dengan lingkuangan sekitar.

Biarkan Anak Berimajinasi
Jangan batasi anak guna berimajinasi dengan teknik merikan kitab yang di cintai | digemari anak. Dengan membaca, dapat mempunyai peluang untuk beranggapan dan berimajinasi. Selain menyerahkan imajinasi, menyimak juga dapat menambah bahasa anak, sampai-sampai anak dapat menemukan kosa kata baru.

Pertanyaan Kreatif
Cara mendidik anak supaya cerdas semenjak dini yakni dengan mendorong supaya anak dapat berekspresi. Hal ini dapat dilakukan dengan mengemukakan pertanyaan kreatif. Seperti misalnya, “Coba beritahu bunda, bagaimana anda memainkan permainan ini” simaklah setiap jawaban yang anak lontarkan. Meskipun jawabannya salah, tapi teknik ini paling efektif untuk mengajar anak dalam berfikir.

Biarkan Anak Bereksplorasi
Modal anak guna berkembang yakni rasa hendak tahu yang tinggi. Maka dari itu, biarkan anak-anak guna bereksplorasi tentang dunia yang terdapat di sekitarnya. Tapi, orang tua pun tetap mesti mengumumkan mana yang riskan dan mana yang tidak berbahaya. Misalnya saja, Api tersebut panas dan dapat melukai kita, andai korek api terpapar tubuh. Dalam urusan ini jangan melulu memberikan nasehat, namun Anda pun perlu mengobarkan korek di dekatnya. Dengan begitu anak dapat melihat sendiri apa disampaikan orang tua tersebut memang benar adanya.

Jangan Paksa Anak
Jika orang tua sudah memahami bakat yang dimilik anak, tidak boleh memaksa anak untuk konsentrasi mengembangkan bakat tersebut. Yang butuh orang tua kerjakan yaitu menyerahkan stimulus guna memancing kretivitasnya keluar. Di samping itu, pun perlu diacuhkan bahwa anak-anak melakukannya dengan rasa yang enjoy dan pun antusias. Sebaiknya, sebagai orang tua mesti selalu membimbing anak guna belajar hal-hal baru serta mengarahkannya supaya anak dapat lebih percaya diri dalam mengerjakan tindakan.

Pengalaman Baru
Untuk mendidik anak, tidak hanya harus di dalam rumah. Namun, kita juga dapat mengajak anak ke luar. Berikan anak-anak waktu eksklusif untuk menyaksikan tempat-tempat baru yang belum pernah di kunjungi. Misalnya saja laksana ke kebun binatang, museum, kebun, sawah, taman rekreasi dan lain-lain. Ketika di dunia luar ini, anak-anak bakal mendengar, menyentuh, merasakan, bahkan menghirup sesuatu yang baru yang bakal memperkaya pengalamannya. Dengan empiris yang ada, dapat menjadi modal anak untuk mengerjakan hal-hal yang yang lebih kreatif.

Itulah pembahasan mengenai teknik mendidik karakter anak kreatif yang mesti bunda tau. Pendidikan karakter dari orang tua semenjak dini memang paling diperlukan, supaya tidak keduluan efek-efek negative dari luar. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Baca Artikel Lainnya:

Pantang Menyerah

Pantang Menyerah

Pantang Menyerah
Pantang Menyerah

 

Dahulu kala di negeri Skotland, ada seorang raja bernama Bruce.

Sudah enam kali ia memimpin pasukannya menuju medan perang melawan sang agresor dari England, namun selama enam kali pertempuran itu, pasukannya selalu babak belur dihajar oleh musuh, hingga terpaksa mengalami kekalahan dan melarikan diri ke hutan.

 

Suatu hari, hujan turun dengan derasnya

air hujan menerobos dari atap rumah yang bocor mengenai muka Bruce, sehingga dia terbangun dari tidurnya. Sesaat dia merenungi nasibnya yang malang karena tidak dapat mengalahkan musuh, walaupun dia telah mengerahkan segala daya upaya. Semakin dia memikirkan hal ini, hatinya semakin pedih dan hampir putus asa.
Pada saat itu, mata Bruce menatap ke atas balok kayu yang melintang diatas kepalanya, disana ada seekor laba-laba sedang merajut sarangnya.

Dia dengan seksama memperhatikan gerak gerik laba-laba tersebut

dihitungnya usaha si laba-laba yang telah enam kali berturut-turut berusaha sekuat tenaga mencoba mengaitkan salah satu ujung benang ke balok kayu yang berada di seberangnya, namun akhirnya gagal juga.

“Sungguh kasihan makhluk kecil ini.” kata Bruce, “Seharusnya kau menyerah saja!”

Namun, sungguh diluar dugaan Bruce, walaupun telah enam kali gagal mengaitkan ujung benangnya, si laba-laba tidak lantas putus asa dan berhenti berusaha, dia coba lagi untuk yang ke tujuh kalinya, dan kali ini berhasil. Melihat ini semua, Bruce sungguh merasa kagum dan lupa pada nasib yang menimpa dirinya.
Bruce akhirnya berdiri dan menghela napas panjang, lalu dengan lantang dia berteriak: “Aku juga akan bertempur lagi untuk yang ketujuh kalinya!”
Bruce akhirnya benar-benar mendapatkan semangatnya kembali, ia segera mengumpulkan dan melatih lagi sisa-sisa pasukannya, lalu mengatur strategi untuk menggempur pertahanan musuh. Dengan susah payah dan perjuangan yang tak kenal menyerah, akhirnya Bruce berhasil mengusir musuh dan merebut kembali tanah airnya.
Kawan, jangan pernah menyerah terhadap keadaan, bila mana kita terus berusaha untuk mewujudkannya, tak ada suatu hal yang tak mungkin kita lakukan dan dapatkan seperti kata pepatah ‘dimana ada kemauan, disitu ada jalan’.

Baca  Juga : 

Sejarah Kalender Jawa

Sejarah Kalender Jawa

Sejarah Kalender Jawa
Sejarah Kalender Jawa

Kalender Jawa adalah

sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran. Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H). Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka, diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.


Dekrit Sultan Agung berlaku di seluruh wilayah kerajaan Mataram II:

seluruh pulau Jawa dan Madura kecuali Banten, Batavia dan Banyuwangi (=Balambangan). Ketiga daerah terakhir ini tidak termasuk wilayah kekuasaan Sultan Agung. Pulau Bali dan Palembang yang mendapatkan pengaruh budaya Jawa, juga tidak ikut mengambil alih kalender karangan Sultan Agung ini

 

Orang Jawa pada masa pra Islam

mengenal pekan yang lamanya tidak hanya tujuh hari saja, namun dari 2 sampai 10 hari. Pekan-pekan ini disebut dengan nama-nama dwiwara, triwara, caturwara, pañcawara (pancawara), sadwara, saptawara, astawara dan sangawara. Zaman sekarang hanya pekan yang terdiri atas lima hari dan tujuh hari saja yang dipakai, namun di pulau Bali dan di Tengger, pekan-pekan yang lain ini masih dipakai.Pekan yang terdiri atas lima hari ini disebut sebagai pasar oleh orang Jawa.

Nama-nama hari:
1. Legi
2. Paing
3. Pon
4. Wage
5. Kliwon

Nama-nama bulan
1. Sura/suro
2. Sapar
3. Mulud
4. Bakda Mulud
5. Jumadi Awal
6. Jumadi Akhir
7. Rejeb
8. Ruwah
9. Pasa/poso
10. Sawal
11. Sela/selo
12. Besar

Sumber : https://www.okeynotes.com/blogs/212521/21234/cara-memilih-jam-tangan-pria-yang-bagus-dan-berkualitas

Mengenal Tentang 7 Keajaiban Air Mata

Mengenal Tentang 7 Keajaiban Air Mata

Mengenal Tentang 7 Keajaiban Air Mata
Mengenal Tentang 7 Keajaiban Air Mata

Siapa bilang menangis tak ada gunanya? Kelamaan menangis memang bisa bikin mata merah dan bengkak. Tapi jangan salah, menangis dan mengeluarkan air mata ternyata bisa jadi obat ajaib yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Apa saja? Dikutip dari Beliefnet, ini dia 7 keajaiban yang bisa Anda dapatkan setelah menangis dan berair mata.

1. Membantu penglihatan

Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.

2. Membunuh bakteri

Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit.

3. Meningkatkan mood

Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

4. Mengeluarkan racun

Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun. Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.

5. Mengurangi stres

Bagaimana menangis bisa mengurangi stres ? Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin. Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.

6. Membangun komunitas

Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya di depan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan juga bersosialisasi.

7. Melegakan perasaan

Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega. Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega. Keluarkanlah masalah di pikiranmu lewat menangis, jangan dipendam karena Anda bisa menangis meledak-ledak.

 

Baca Artikel Lainnya:

Hacker Siap Bajak Ponsel GSM

Hacker Siap Bajak Ponsel GSM

Hacker Siap Bajak Ponsel GSM
Hacker Siap Bajak Ponsel GSM

Peneliti keamanan ternama akan mendemonstrasikan

cara membajak sinyal GSM. Dengan metode itu, percakapan ponsel bisa disadap dengan mudah. Demo itu akan dilakukan Chris Paget, seorang peneliti keamanan yang cukup terkemuka, dalam gelaran tahunan DefCon di Las Vegas akhir Juli 2010

.

Paget disebut akan mendemokan semacam Base Station palsu

yang bisa menipu ponsel di sekitarnya sehingga mengirimkan panggilan suara ke perangkat itu. Ia juga akan membeberkan perangkat apa saja yang digunakan untuk demo tersebut. Seperti dikutip detikINET dari blog pribadinya, Selasa (27/7/2010), Paget mengatakan sudah menyiapkan beberapa hal agar demo itu tak ‘mengganggu’ dari sisi privasi.

Berbekal nasehat dari Electronic Frontier Foundation, hal pertama yang dikemukakan Paget adalah bahwa perangkat di sekitar area demo akan mendapatkan peringatan.

 

“Anda akan diperingatkan secara jelas, bahwa menggunakan ponsel selama demo itu artinya

Anda setuju akan disadap. Jika tidak setuju, Anda harus mematikan ponsel,” tulis Paget. Kedua, lanjtu Paget, mesin yang digunakan untuk demo tak akan memiliki hardisk. Semua data akan disimpan pada USB Flashdisk yang seusai demo akan langsung dihancurkan oleh EFF.

Kemudian, Paget hanya akan menggunakan kemampuan transmisi 250mW (microwatt). Bandingkan dengan kekuatan 2W dari kebanyakan ponsel.

Keempat, Paget mengaku akan mengusahakan semua panggilan yang dilakukan saat demo akan diarahkan ke tujuannya sebisa mungkin. Meski tak bisa menjamin, ia juga siap mengalihkan panggilan darurat ke nomor lokal.

Baca Juga : 

Serahkan 14 Nama Calon Anggota KY ke SBY

Serahkan 14 Nama Calon Anggota KY ke SBY

Serahkan 14 Nama Calon Anggota KY ke SBY
Serahkan 14 Nama Calon Anggota KY ke SBY

Panitia seleksi calon anggota Komisi Yudisial (KY)

telah menyelesaikan tugasnya. Sebanyak 14 dari 247 pelamar dinyatakan lolos seleksi Daftar berisi 14 nama itu disampaikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pertemuan antara SBY dan Pansel KY berlangsung di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, (23/9/2010).

“14 nama ini yang berhasil lulus test wawancara akhir,” kata Ketua Pansel KY Harkristuti Harkrisnowo, saat melapor kedapa Presiden SBY.

 

Sebelumnya dia memaparkan, ada 247

orang yang melamar sebagai calon anggota KY. Setelah seleksi berkas, sebanyak 191 orang dari mereka dinyatakan memenuhi persyaratan

Setelah dilakukan uji makalah, ada 40 orang

yang dinyatakan lulus. Berdasar penilaian akhir, terdapat 23 orang dinyatakan lulus. “Sebenarnya ada 24, tapi satu orang itu meninggal dunia seminggu sebelum pengumuman. Dari 23 itu, 14 yang lulus tes wawancara,” sambung Harkristuti. Pansel KY terdiri dari 17 orang, tapi hanya 11 yang siang ini bisa hadir. Di antara mereka yang hadir adalah Romo Mudji Sutrisno, Komarudin Hidayat, Imam Santoso dan Ramly Hutabarat.

Baca Juga : 

 

Mengenal Apa Itu Parasitologi

Mengenal Apa Itu Parasitologi

Mengenal Apa Itu Parasitologi
Mengenal Apa Itu Parasitologi
Parasitologi adalah suatu ilmu cabang Biologi yang mempelajari tentang semua organisme parasit. Tetapi dengan adanya kemajuan ilmu, parasitologi kini terbatas mempelajari organisme parasit yang tergolong hewan parasit, meliputi: protozoa, helminthes, arthropoda dan insekta parasit, baik yang zoonosis ataupun anthroponosis. Cakupan parasitologi meliputi taksonomi, morfologi, siklus hidup masing-masing parasit, serta patologi dan epidemiologi penyakit yang ditimbulkannya.
Organisme parasit adalah organisme yang hidupnya bersifat parasitis; yaitu hidup yang selalu merugikan organisme yang ditempatinya (hospes)Predator adalah organisme yang hidupnya juga bersifat merugikan organisme lain (yang dimangsa). Bedanya, kalau predator ukuran tubuhnya jauh lebih besar dari yang dimangsa, bersifat membunuh dan memakan sebagian besar tubuh mangsanya. Sedangkan parasit, selain ukurannya jauh lebih kecil dari hospesnya juga tidak menghendaki hospesnya mati, sebab kehidupan hospes sangat essensial dibutuhkan bagi parasit yang bersangkutan.

Istilah dalam Parasitologi dan Pembagian Hewan Parasit

  1. Organisme (manusia atau hewan) yang ditempati oleh organisme lain (parasit) di mana organisme tersebut merugikan hospes (inang) yang ditumpanginya karena mengambil makanan disebut hospes.
  2. Hospes yang dirugikan itu dapat digolongkan menjadi 4 macam yaitu hospes definitif, hospes perantara, hospes predileksi dan hospes reservoir. Hospes definitif yaitu hospes yang membantu hidup parasit dalam stadium dewasa/stadium seksual.
  3. Berdasar lama waktu hidupnya parasit dibagi menjadi dua yaitu parasit temporer dan stasioner. Parasit temporer disebut juga parasit nonperiodis (nonberkala) yang mengunjungi hospesnya pada waktu-waktu berselang atau parasit tersebut tidak menetap pada tubuh hospesnya.
  4. Pediculus humanus disebut sebagai ektoparasit karena hidup di kepala atau hidup pada permukaan luar hospesnya.

Hubungan antara Parasit dengan Inang

Derajat preferensi inang adalah produk adaptasi biologis dari parasit yang menyebabkan parasit tersebut secara alami mempunyai pilihan terhadap inang dan juga jaringan tubuh inang. Semakin tinggi derajat preferensi suatu parasit terhadap inang akan menyebabkan adanya spesifitas inang.
Kekebalan terhadap parasit, Modus dan Sumber Penulurannya
Di dalam tubuh terdapat suatu mekanisme yaitu mekanisme tanggap kebal yang akan mengenali dan segera memusnahkan setiap sel yang berbeda/asing dari sel normal tubuhnya sendiri. Seperti pada kekebalan terhadap bakteri, cendawan, dan virus, kekebalan dalam parasitologi terdiri dari kekebalan bawaan yang mungkin disebabkan spesifitas inang, karakteristik fisik inang, sifat biokimia yang khas dan kebiasaan inang serta kekebalan didapat. Kekebalan didapat dibedakan menjadi:
– Kekebalan secara pasif, contohnya ialah kekebalan anak yang didapat dari kolostrum ibunya.
– Kekebalan didapat secara aktif.
Reaksi kekebalan didapat secara aktif, timbul setelah adanya rangsangan oleh antigen. Tergantung dari sifat antigen sehingga terjadi pembelahanlimfosit-limfosit menjadi sel-T atau sel B. Sel T mempunyai reseptor khusus terhadap antigen tertentu, sedangkan sel B akan mengeluarkan antibodi yang dikenal sebagai imunoglobulin, yang akan berikatan secara khas pula dengan antigen.
Modus penularan ialah cara atau metode penularan penyakit yang biasanya terjadi. Pada umumnya, cara penularan penyakit parasit adalah secara kontak langsung, melalui mulut (food-borne parasitosis), melalui kulit, melalui plasenta, melalui alat kelamin dan melalui air susu. Sumber penularan bagi penyakit parasit, seperti halnya bagi penyakit menular lain terjadi dari inang yang satu ke inang yang lain. Penularan dapat juga dari sumber penyakit kepada inang baru. Adapun yang dapat berlaku sebagai sumber penularan penyakit parasit ialah organisme baik hewan maupun tumbuhan dan benda mati seperti tanah, air, makanan dan minuman.

Ekologi Parasit

Ekologi parasit adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara parasit dengan lingkungan habitatnya, terutama mengenai distribusi parasit dengan sumber makanannya dan interaksi jenis-jenis parasit dalam satu habitat. Parasit yang terdapat di dalam tubuh inang, mungkin terdapat di dalam sistem pencernaan, sistem sirkulasi, sistem respirasi atau alat-alat dalam tubuh seperti hati, ginjal, otak dan limpa.
Biometeorologi adalah ilmu tentang atmosfer dan segala fenomena-fenomenanya/ilmu tentang cuaca yang berhubungan dengan data kehidupan. Faktor meteorologi yang berpengaruh pada kelangsungan hidup parasit adalah:
a. Data biometeorologi
b. Penguapan air
c. Kandungan air dalam tanah.

Pengaruh Faktor Cuaca terhadap Siklus Hidup Parasit

Pengaruh jumlah hujan dan temperatur terhadap kelangsungan hidup suatu jenis parasit berbeda, sebagai contoh Nematoda parasit membutuhkan lebih sedikit curah hujan dibandingkan dengan Trematoda.Trematoda membutuhkan jumlah air yang lebih banyak dibandingkan dengan Nematoda, sebab untuk menetaskan miracidium diperlukan genangan air.
Demikian juga pada telur cacing nematoda umumnya lebih tahan terhadap temperatur yang lebih tinggi daripada Trematoda dan Cestoda, tetapi sebagai larva infektif sebaliknya, yaitu larva Nematoda lebih tahan dingin daripada larva Trematoda dan Cestoda. Diduga bagian sinar matahari yang berpengaruh besar pada siklus hidup parasit adalah sinar ultraviolet. Dalam bereaksi terhadap tantangan dari faktor-faktor cuaca tersebut parasit bereaksi secara gabungan dan bukan bereaksi terhadap faktor itu satu demi satu.

Ruang Lingkup Parasitisme

Dalam mempelajari parasitologi diperlukan pengertian dan pendekatan ekologi serta memahami ekologi parasit yang merupakan dasar pembahasan berbagai masalah antara lain masuknya parasit ke dalam hospes, kepadatan parasit, inang dan sebagainya. Demikian juga untuk memahami penyebarannya perlu dipelajari mikro distribusi parasit. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kehidupan parasit antara lain air, temperatur, sinar matahari, waktu, flora dan fauna.
Semua makhluk hidup itu bereaksi terhadap banyak faktor-faktor tersebut secara bersama-sama, tidak terhadap faktor satu demi satu. Selanjutnya dalam mencegah dan mengobati penyakit secara umum dengan tindakan praktis, khususnya dalam pencegahan serta pemberantasannya.

Penggolongan Zoonosis dan Aspek yang Mempengaruhinya

Zoonosis adalah penyakit atau penularan-penularan yang secara alamiah terjadi antara hewan dan manusia. Penggolongan zoonosis dapat didasarkan pada:
(1) tingkat derajat revervoirnya dalam sistem zoologi,
(2) siklus penularan dan prospek pengendaliannya,
(3) taksonomi parasit penyebabnya.
Hal-hal yang berpengaruh terhadap kasus zoonosis parasiter pada manusia adalah:
  1. Aspek sosial budaya atau ekonomi; di antaranya adalah jenis pekerjaan. Sebagai pemburu juga pekerja hutan, mereka lebih terbuka kemungkinannya untuk memperoleh zoonosis parasiter dari hewan buruan dan hewan liar di hutan sebagai reservoirnya. Berbeda dengan pekerja pengalengan susu, daging atau ikan yang secara langsung lebih terbuka terhadap penularan zoonosis parasiter dari jenis toksoplasmosis, hidatidosis dan larva migran.
  2. Aspek ekologi; bertambahnya populasi atau dengan adanya transmigrasi, yang akan mengubah keadaan lingkungan. Perubahan ekologi, seperti adanya 2 ekosistem yang semula terpisah, kemudian bersatu dan dapat menjadi fokus baru bagi berbagai penyakit zoonosis; di antaranya schistosomiasis, trypanosomiasis, paragonimiasis dan sebagainya
  3. Aspek iklim dan cuaca; sebagai contoh: negara Indonesia dengan iklim tropis, panas, tetapi curah hujan cukup sehingga kelembabannya cukup pula. Hal tersebut memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan berbagai jenis parasit selagi berada di luar tubuh hospesnya. Contoh: sporulasi ookista Toxoplasma gondii, pembentukan telur infektif berbagai cacing parasit usus, demikian pula bagi kelangsungan hidup berbagai vektor dan hospes perantara yang sangat dipengaruhi oleh iklim dan cuaca. Faktor-faktor yang mendukung siklus hidup zoonosis parasiter di daerah endemis, di antaranya: faktor bangsa, ethnis, agama, populasi geografis.
Protozoa Parasit Usus
Struktur tubuh protozoa tersusun dari unit-unit (komponen) fungsional yang disebut sebagai organel-organel, bukan organ-organ, sebab Protozoa adalah hewan bersel satu atau terdiri dari satu sel saja. Seluruh fungsi kehidupannya dilakukan oleh satu sel tersebut. Sedangkan “organ” terdiri dari banyak sel dan “organel-organel” adalah bagian sel yang mengalami diferensiasi yang disesuaikan dengan fungsinya.
Pengelompokan Protozoa parasit dalam parasitologi dilakukan berdasarkan patologi anatomi hospesnya dengan urutan yang disesuaikan dengan taksonominya. Alasan pengelompokan tersebut, dimaksudkan untuk mempermudah dalam mempelajarinya.
Protozoa Parasit Rongga Tubuh
Protozoa atrial 
adalah protozoa yang berhabitat pada rongga tubuh seperti mulut, hidung, vagina, urethera. Dalam kelompok protozoa atrial yaitu Entomoeba gingivalis (Kelas Sarcodina) dan Trichomonas tenax dan T. vaginalis (Kelas Flagellata), hanya T. vaginalis yang patogen. E. gingivalis hanya diketahui bentuk trophozoit saja yang sangat mirip dengan E. histolytica. Spesies ini tinggal di dalam gingiva manusia bersifat apatogen sama halnya dengan T. tenax. T. vaginalis habitat pada vagina dan glandula prostata. Pada wanita menyebabkan vaginistis yaitu dapat mengeluarkan banyak sekret keputihan yang menyebabkan keputihan. Infeksi pada laki-laki dirasakan setelah adanya infeksi sekunder oleh bakteri dan mungkin menyebabkan uretritis dan prostata.
Protozoa Parasit pada Darah Manusia serta Vertebrata lainnya

Protozoa yang hidup parasit di dalam darah dan jaringan manusia mencakup berbagai jenis yaitu Trypanosoma spp, Leishmania spp, Plasmodium spp, dan Toxoplasma gondii. Parasit Trypanosoma cukup luas penyebarannya, sebagian tidak patogen, di dalam darah hewan mamalia, reptilia, amfibia, burung, ikan ada ada 3 spesies patogen pada manusia yaitu Trypanosoma gambiense, T. rhodesiense dan T. cruzi. Bentuk-bentuk perkembangan familia Trypanosomidae ini adalah Trypomastigot, Epimastigot, Promastigot, dan Amastigot.
Bentuk-bentuk perkembangan ini ada yang lengkap dan ada pula yang tidak lengkap. Daur hidup Trypanosoma pada mamalia terjadi berganti-ganti di dalam inang vertebrata dan invertebrata. Penularan Trypanosoma dan dapat secara langsung dan dapat secara tidak langsung yaitu mengalami pertumbuhan siklik (mekanik) di dalam serangga pengisap darah sebelum menjadi infektif. Vektor bagi Trypanosoma gambiense dan T. rhodesiense adalah lalat tse-tse, sedangkan Trypanosoma cruzi adalah serangga reduvidae. Klasifikasi Trypanosoma didasarkan atas morfologi, cara penularan dan sifat patogen.
Parasit Plasmodium penyebab malaria yang tersebar sangat luas dan banyak menimbulkan kematian pada manusia ada 4 spesies yaitu P. vivax, P. malariae, P. falciparum dan P. ovale, sedangkan spesies lainnya dapat menginfeksi burung, monyet, rodentia dan sebagainya.
Pembasmiannya sangat tergantung pada penggunaan insektisida, pengobatan dan faktor-faktor sosio ekonomi yang cukup komplex. Untuk kelangsungan hidup parasit tersebut mempunyai fase schizogoni, fase gametogami, dan fase sporogoni. Patologinya menyebabkan pecahnya eritrosit, reaksi humoral kelemahan limpa, hati, ginjal dan gangguan peredaran darah.
Gejala klinis ialah serangan demam yang intermitten dan pembesaran limpa. Pencegahan mencakup pengurangan sumber infeksi, pengendalian nyamuk malaria. Pengobatan meliputi penghancuran parasit praeritrositik, obat represif, obat penyembuh dan obat radikal untuk bentuk eksoeritrositik, gametositik dan gametastatik.
Protozoa Parasit Pada Jaringan
Protozoa parasit jaringan merupakan protozoa parasit yang hidup berparasit di dalam jaringan hospesnya. Protozoa parasit ini merupakan penyebab penyakit bagi manusia dan hewan khususnya dan berperan penting dalam dunia kesehatan pada umumnya. Protozoa yang bersifat parasit pada jaringan hospes ini meliputi 2 kelas yaitu kelas Flagellata danSporozoa.
Pada kelas Flagellata berupa genus Leishmania sedangkan pada kelas Sporozoa berupa genus Toxoplasma. Dari genus Leishmania ini hanya terdapat 3 spesies penting terutama bagi kesehatan manusia yaitu dapat menyebabkan penyakit leishmaniasis. Adapun ketiga spesies tersebut adalah Leishmania donovani penyebab leishmaniasis visceral; Leishmania tropica penyebab leishmaniasis kulit dan Leishmania brazilliennis penyebab leishmaniasis muko kutis.
Meskipun ketiga genus Leishmania ini merupakan protozoa parasit pada jaringan, tetapi di dalam daur (siklus) hidupnya masih tetap membutuhkan hospes perantara untuk kelangsungan hidupnya. Adapun sebagai hospes perantaranya adalah lalat Phlebotomus dan darah manusia.
Di antara genus Toxoplasma hanya satu spesies saja yang mampu menginfeksi berbagai macam hospes yaitu spesies Toxoplasma gondii. T. gondii ini merupakan penyebab penyakit toxoplasmosis pada manusia. Di dalam daur hidupnya mempunyai tiga bentuk perkembangan yaitu bentuk zoite, kista dan ookista. Sebagai berikut infektifnya adalah sporozoit, kestozoit dan endozoit.
Sedangkan cara infeksinya adalah bukan dengan melalui vektor, tetapi dengan berbagai cara yaitu per-os, transplantasi, transfusi ataupun dengan kista, trophozoit atau ookista selama melakukan penelitian di laboratorium. Peristiwa ini dapat mengakibatkan toxoplasmosis kongenital dan toxoplasmosis dapatan (perolehan). Penularan dari manusia ke manusia terjadi dengan melalui plasenta penyebab toxoplasmosis kongenital.
Trematoda UsusTrematoda merupakan cacing pipih yang berbentuk seperti daun, dilengkapi dengan alat-alat ekskresi, alat pencernaan, alat reproduksi jantan dan betina yang menjadi satu (hermafrodit) kecuali pada Trematoda darah (Schistosoma). Mempunyai batil isap kepala di bagian anterior tubuh dan batil isap perut di bagian posterior tubuh. Dalam siklus hidupnya Trematoda pada umumnya memerlukan keong sebagai hospes perantara I dan hewan lain (Ikan, Crustacea , keong) ataupun tumbuh-tumbuhan air sebagai hospes perantara kedua.
Manusia atau hewan Vertebrata dapat menjadi hospes definitifnya. Habitat Trematoda dalam tubuh hospes definitif bermacam-macam, ada yang di usus, hati, paru-paru, dan darah. Macam-macam spesies Trematoda usus adalah: F. buski, H. heterophyes, M. yokagawai, Echinostoma, Hypoderaeum dan Gastrodiscus. Manusia menjadi hospes definitifnya dan hewan-hewan lain seperti mamalia (anjing, kucing) dan burung dapat menjadi hospes reservoar.
Siklus hidup selalu memerlukan keong sebagai hospes perantara I dan hospes perantara II (keong : Echinostoma, tumbuhan air F.buski; ikan H.heterophyes dan M.yokogawai). Patologi penyakit yang disebabkan oleh Trematoda usus disebabkan oleh perlekatan cacing pada mukosa usus dengan batil isapnya. Semakin besar ukuran cacing maka semakin parah kerusakan yang ditimbulkan.
Gejala klinis tergantung jumlah parasit dalam usus, pada infeksi ringan gejala tidak nyata, sedangkan pada infeksi berat gejala yang timbul adalah sakit perut, diare, dan akibat terjadinya malabsorpsi bisa timbul edema. Diagnosis dilakukan dengan menemukan telur dalam tinja penderita. Bila bentuk telur hampir sama maka perlu menemukan cacing dewasanya dalam tinja penderita.
Obat-obatan untuk trematoda usus hampir sama, yaitu tetrakloretilen, heksilresorsinol, dan praziquantel.
Cestoda Usus
Cestoda merupakan cacing berbentuk seperti pita memanjang. tubuh terdiri dari kepala (skolek), dan proglottid (segmen tubuh) yang terdiri dari: proglottid immature, mature, dan gravid. Proglottid gravid dapat digunakan untuk identifikasi spesies berdasarkan bentuknya dan bentuk uterus di dalamnya. Terdapat 2 golongan besar Cestoda, yaitu:
  1. Pseudophyllidean yang mempunyai skolek berbentuk seperti sendok dengan dilengkapi 2 buah alat isap yang berbentuk celah memanjang yang disebut bothria, contoh spesies: Diphyllobothrium latum.
  2. Cyclophyllidean yang mempunyai skolek dengan alat isap berbentuk seperti mangkuk yang disebut asetabulum, jumlahnya 4 buah.
Diphyllobothrium latum merupakan pseudophyilidean. Cestoda yang hidup di usus manusia sebagai hospes definitifnya. Hospes reservoarnya adalah hewan/mamalia pemakan ikan. Memerlukan 2 buah hospes perantara dalam daur hidupnya yaitu: (1) Cyclops atau Diaptomus di mana larva cacing disebut proserkoid, dan (2) Ikan air tawar dengan larva cacing di dalamnya disebut pleroserkoid.
Fam.Taeniidae yang termasuk Cyclophyllidean Cestoda mempunyai 3 spesies penting bagi kesehatan manusia maupun hewan, yaitu T.saginata, T.solium, dan E.granulossus. Bentuk telur antara ketiga cacing tersebut sukar dibedakan satu sama lain. Ketiganya mempunyai skolek yang dilengkapi dengan batil isap berbentuk mangkuk yang disebut asetabulum. Pada skolek T.solium dan E.granulossus dilengkapi dengan rostellum dan kait-kait . Sedangkan skolek T.saginata tidak ada rostrumnya. T.saginata dan T.solium merupakan cacing pita yang panjang sampai bermeter-meter ukurannya, sedangkan E.granulossus merupakan cacing pita yang terpendek, hanya mempunyai 3 buah proglottid saja.
Manusia dapat terinfeksi T.saginata bila makan daging sapi yang mengandung kista yang disebut sistiserkus bovis, dan menderita taeniasis saginata (terdapat cacing dewasa dalam ususnya). Infeksi T.solium pada manusia dapat terjadi melalui 2 cara yaitu:
  1. Bila menelan telurnya akan terjadi larva dalam jaringan tubuh manusia, disebut menderita sistiserkosis.
  2. Bila makan daging babi yang mengandung larva sistiserkus selulose, manusia akan menderita taeniasis solium.
Diagnosis taeniasis saginata/solium dengan menemukan telur/proglottid gravid pada tinja penderita. Sedangkan sistiserkosis dapat diketahui dengan pemeriksaan serologis, CT-scan atau dengan pembedahan (tergantung letak kista dalam jaringan tubuh manusia). Infeksi E.granulossus pada manusia dapat terjadi bila menelan telurnya, manusia akan menderita hidatidosis (terjadinya kista hidatida dalam jaringan tubuh manusia). Tempat yang sering terjadi kista adalah hati (66%).
Diagnosis dengan pemeriksaan serologis, sinar rontgen, dan pembedahan bila letaknya memungkinkan. Cacing pita yang kecil H.nana hospes definitifnya manusia, dan penularan dapat terjadi secara langsung bila manusia menelan telur cacing tersebut. H.nana var.fraterna dan H.diminuta yang hospes definitifnya tikus memerlukan hospes perantara, yaitu pinjal tikus, dan kumbang tepung. Hospes perantara bila menelan telur cacing tersebut akan menetas menjadi larva sistiserkoid. Bila manusia menelan hospes perantara yang mengandung sistiserkoid akan menderita hymenolepsis.
Cacing pita D.caninum merupakan cacing pita anjing /carnivora lainnya. Habitat dalam hospes adalah dalam usus halus. Manusia terinfeksi secara kebetulan/aksidental terutama terjadi pada anak-anak yang menelan pinjal anjing/kucing yang mengandung larva sistiserkoid. Akibat infeksi ini pada anak-anak tidak begitu nyata bila infeksinya ringan namun bila infeksi berat dapat terjadi gangguan pencernaan, diare, dan reaksi alergi.
Pencegahan dengan meningkatkan kebersihan perorangan serta lingkungan dengan mengobati anjing dari pinjal yang menempel pada tubuhnya.
Pengobatan dipylidiasis seperti pada infeksi cacing pita lainnya, yaitu dengan: niklosamid, praziquantel, atau kuinakrin
Nematoda Usus

Cacing tambang terdiri dari beberapa spesies, yang menginfeksi manusia adalah N.americanus dan A.duodenale, yang menginfeksi hewan (anjing/kucing) baik liar maupun domestik adalah A.ceylanicum meskipun cacing ini dilaporkan dapat menjadi dewasa dalam usus halus manusia dan tidak pernah menyebabkan creeping eruption, A.caninum dan A.braziliense yang tidak dapat menjadi dewasa dalam usus halus manusia dan menyebabkan creeping eruption pada manusia.
Perbedaan morfologi antar spesies dapat dilihat dari bentuk rongga mulut, ada tidaknya gigi, dan bentuk bursa kopulatriks cacing jantan. Akibat utama yang ditimbulkan bila menginfeksi manusia atau hewan adalah anemia mikrositik hipokromik, karena cacing tambang menyebabkan perdarahan di usus akibat luka yang ditimbulkan juga cacing tambang mengisap darah hospes.
Penyakit cacing tambang tersebar luas di daerah tropis, pencegahan tergantung pada sanitasi lingkungan, kebiasaan berdefikasi, dan memakai alas kaki. Strongyloides stercoralis merupakan cacing Nematoda usus yang hidup parasit pada manusia, namun dalam siklus hidupnya terdapat fase hidup bebas di tanah. Bentuk telurnya sulit dibedakan dengan telur cacing tambang. Manusia dapat terinfeksi melalui 3 cara: yaitu langsung, tak langsung, dan autoinfeksi.
Cara pencegahan dan penyebaran cacing ini sama seperti cacing tambang. Obat yang efektif untuk strongyloidiasis adalah thiabendazol. Akibat utama yang ditimbulkan adalah peradangan pada usus, disentri terus-menerus dan rasa sakit pada perut bagian kanan atas. Diagnosis dengan menemukan larva dalam tinja atau dalam sputum penderita.
Pada cacing Nematoda usus ada beberapa spesies yang menginfeksi manusia maupun hewan. Nematoda usus terbesar adalah A.lumbricoides yang bersama-sama dengan T.trichiura, serta cacing tambang sering menginfeksi manusia karena telur cacing tersebut semuanya mengalami pemasakan di tanah dan cara penularannya lewat tanah yang terkontaminasi sehingga cacing tersebut termasuk dalam golongan soil-transmitted helminths. A.lumbricoides, T.trichiura dan E.vermicularis mempunyai stadium infektif yaitu telur yang mengandung larva.
Siklus hidup A.lumbricoides lebih rumit karena melewati siklus paru-paru, sedangkan T.trichiura dan E.vermicularis tidak. Gejala klinis penyakit cacing ini bila infeksi ringan tidak jelas, biasanya hanya tidak enak pada perut kadang-kadang mual. Infeksi askariasis yang berat dapat menyebabkan kurang gizi dan sering terjadi sumbatan pada usus. Trikhuriasis berat biasanya dapat terjadi anemia, sedangkan pada enterobiasis gejala yang khas adalah gatal-gatal di sekitar anus pada waktu malam hari saat cacing betina keluar dari usus untuk meletakkan telunya di daerah perianal.
Diagnosis askariasis dan trikhuriasis dengan menemukan telur dalam tinja penderita, sedangkan untuk enterobiasis dapat ditegakkan dengan anal swab karena telur E. vermicularis tidak dikeluarkan bersama tinja penderita. Infeksi cacing usus ini tersebar luas di seluruh dunia baik daerah tropis maupun sub tropis. Anak-anak lebih sering terinfeksi dari pada orang dewasa karena kebiasaan main tanah dan kurang/belum dapat menjaga kebersihan sendiri.
Semua infeksi cacing usus dapat dicegah dengan meningkatkan kebersihan lingkungan, pembuangan tinja atau sanitasi yang baik, mengerti cara-cara hidup sehat, tidak menggunakan tinja sebagai pupuk tanaman dan mencuci bersih sayuran/buah yang akan di makan mentah. Obat cacing, seperti piperasin, mebendazole, tiabendazol, dan lain-lain dapat diberikan dengan hasil yang cukup memuaskan.
Trematoda dan Cstoda yang Hidup Parasit pada Darah/Jaringan Tubuh Manusia dan Hewan
Spesies trematoda hati yang dapat menginfeksi manusia adalah C. sinensis dan O. viverini, sedangkan O. felineus, F. hepatica dan F. gigantica lebih banyak menginfeksi hewan. Stadium infektil cacing hati adalah metaserkaria. Telur dari C. sinensis dan Opistorchis pada waktu dikeluarkan sudah mengandung mirasidium, ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan telur Fasciola yang besar dan tidak berembrio pada waktu dikeluarkan bersama tinja.
Habitat cacing-cacing tersebut terutama adalah di saluran empedu, kecuali F. gigantica yang habitatnya di hati. Hospes perantara I cacing-cacing tersebut adalah keong, namun hospes perantara II C. sinensis dan Opistorchis adalah ikan air tawar dan hospes perantara II Fasciola adalah tumbuh-tumbuhan air. Patologis dan gejala klinis terutama karena peradangan yang disebabkan oleh hasil metabolisme cacing yang bersifat toksin.
Gejala utama adalah demam, sakit daerah perut, pembesaran hati yang lunak, diare dan anemia. Diagnosis dengan menemukan telur dalam tinja penderita. Pencegahan dengan memasak ikan dan tumbuhan air yang akan dimakan.
Pengobatan dengan bithionol. Paragonimus westermani merupakan trematoda yang menginfeksi paru-paru manusia dan hewan (mamalia). Stadium infektifnya adalah metasekaria yang mengkista dalam tubuh ketam atau udang (HP perantar II). Keong merupakan hospes perantara I nya. Patologi dan gejala klinis disebabkan oleh cacing dewasa dalam alveoli paru-paru dan mengeluarkan telur yang menyebabkan gejala batuk dengan bercak seperti serbuk besi dan sputum yang mengandung telur. Diagnosis dengan menemukan telur dalam sputum atau tinja penderita.
Pencegahan dengan memasak dengan baik ketam atau udang yang akan dimakan. Trematoda darah pada manusia adalah Schistosoma japonicum, S. haematobium dan S. mansoni. Infeksi terjadi dengan cara serkaria menembus kulit hospes. hanya mempunyai 1 hospes perantara yaitu keong Oncomelania (S. japonicum); Biomphalaria (S. mansoni) dan Bulinus (S. mansoni).
Berbagai hewan dapat terinfeksi oleh cacing ini dan menjadi hospes reservoarnya. Habitat S. japonicum dan S. mansoni adalah pada vena meseterika dan cabang-cabangnya, telur yang dikeluarkan oleh cacing dewasa dapat ditemukan dalam tinja penderita (untuk diagnosis).
Sedangkan habitat S. haematobium adalah pada vena kandung kencing, sehingga untuk diagnosis dengan menemukan telur dalam urin penderita. Pencegahan dengan perbaikan irigasi, pemberantasan keong dan pengobatan dengan kalium ammoniumnitrat, nitridazole dan astiban.

Nematoda Darah/Jaringan Tubuh Manusia dan Hewan
Nematoda darah atau dikenal sebagai Nematoda filaria, menyebabkan penyakit kaki gajah atau elefantiasis/filariasis. Di Indonesia terdapat 3 spesies cacing ini yang dikenal juga sebagai cacing filaria limfatik, sebab habitat cacing dewasa adalah di dalam sistem limfe (saluran dan kelenjar limfe) manusia yang menjadi hospes definitifnya, maupun dalam sistem limfe hewan yang menjadi hospes reservoar (kera dan kucing hutan).

Spesies cacing filaria yang ada di Indonesia adalah: Wuchereria bancrofti, Brugia malayi dan Brugia timori. Cacing filaria ini ditularkan melalui gigitan nyamuk yang menjadi vektomya. Filariasis bancrofti mempunyai 2 tipe, yaitu: 1.Tipe urban, atau terdapat di daerah perkotaan, vektornya nyamuk Culex quenquefasciatus/C. fatigans. 2.Tipe rural, vektornya nyamuk Anopheles atau nyamuk Aedes tergantung pada daerahnya.

Periodisitasnya adalah periodik nokturna, di mana mikrofilaria banyak ditemukan dalam darah tepi penderita pada waktu malam hari. Filariasis malayi lebih banyak terjadi di daerah rural, vektornya adalah nyamuk Mansonia yang tempat perindukannya di rawa-rawa dekat hutan dan beberapa jenis dari nyamuk Anopheles dapat pula menjadi vektor penyakit ini. Perbedaan nyamuk yang menjadi vektornya tergantung pada daerah geografis.

Periodisitas filariasis malayi adalah subperiodik nokturna, artinya mikrofilaria dapat ditemukan dalam darah tepi penderita pada waktu siang dan malam hari, meskipun jumlahnya lebih banyak pada malam hari. Bila mikrofilaria dalam darah tepi penderita masuk ke dalam tubuh nyamuk vektor pada waktu nyamuk rnengisap darah, maka akan berubah menjadi larva stadium I-III (L1-L2-L3). L3 bila nyamuk mengisap darah manusia akan terbawa masuk ke dalam tubuh dan menuju saluran limfe serta menjadi dewasa dalam kelenjar limfe.

Gejala utama filariasis adalah: limfangitis, limfadenitis, limfedema, yang bisa terjadi berulang-ulang sampai akhimya bila sudah kronis (bertahun-tahun) akan terjadi elefantiasis. Pada infeksi W. bancrofti biasa menyerang ekstremitas bagian atas, alat genital, yang bisa menimbulkan hidrokel dan juga buah dada, namun juga bisa menyerang kaki. Filariasis malayi lebih banyak menyerang bagian kaki.

Diagnosis dengan menemukan mikrofilaria dalam darah tepi penderita, tergantung periodisitasnya maka biasanya pemeriksaan dilakukan pada malam hari untuk menemukan mikrofilarianya. Lalu sediaan darah dicat dengan Giemsa, sehingga dapat dilihat perbedaan bentuk mf-nya untuk menentukan spesiesnya.

Pengobatan filariasis sampai saat ini yang efektif adalah pemberian DEC (dietil karbamasin). Pencegahan terutama menjaga diri agar tidak digigit nyamuk, dengan memakai kelambu waktu tidur atau menggunakan repelen. Membasmi tempat perindukan nyamuk vektor, namun untuk yang habitatnya di rawa-rawa akan sulit dilakukan. Nematoda jaringan adalah beberapa spesies cacing Nematoda yang hospes yang definitifnya hewan, di mana cacing dewasa hidup dalam usus halus hewan tersebut.

Bentuk larvanya yang menginfeksi jaringan tubuh manusia dan menimbulkan masalah penyakit. Tiga jenis cacing tersebut adalah: Trichinella spiralis yang hospes definitifnya adalah babi dan hewan lain (tikus, beruang, anjing liar dll), juga manusia. Habitat cacing dewasa dalam usus halus hospes. Manusia terinfeksi karena makan daging babi yang mengandung sista yang berisi larva di dalamnya. Daging tersebut bila dimakan tanpa dimasak dengan baik, maka larva akan menetas dalam usus dan menjadi dewasa. Cacing betina yang bersifat vivipar, menghasilkan larva yang akan menembus mukosa usus terbawa aliran darah sampai ke jaringan otot dan menyebabkan trikhinosis.

 

Baca Artikel Lainnya:

Mengenal Apa Itu Nemathelminthes (Cacing Gilig)

Mengenal Apa Itu Nemathelminthes (Cacing Gilig)

Mengenal Apa Itu Nemathelminthes (Cacing Gilig)
Mengenal Apa Itu Nemathelminthes (Cacing Gilig)
Nemathelminthes berasal dari kata Nemathos = benang; Helminthes = cacing. Jadi pengertian Nemathelminthes adalah cacing yang berbentuk benang atau gilig.

Ciri-ciri 

Tubuh berbentuk gilig atau seperti batang dan tidak bersegmen, mempunyai selom semu (pseudoselomata), tripoblastik. Permukaan tubuh dilapisi kutikula, sehingga tampak mengkilat. Saluran pencernaan sempurna mulai dari mulut sampai anus. Beberapa jenis diantaranya memiliki kait. Sistem respirasi melalui permukaan tubuh secara difusi. Saluran peredaran darah tidak ada, tetapi cacing ini mempunyai cairan yang fungsinya menyerupai darah.

Sistem Reproduksi

Alat kelamin terpisah, cacing betina lebih besar dari cacing jantan dan yang jantan mempunyai ujung berkait. Gonad berhubungan dengan saluran alat kelamin, dan telur dilapisi oleh kulit yang terbuat dari kitin. Hewan ini tidak berkembangbiak secara aseksual.

Habitat

Sebagian besar hewan ini hidup bebas dalam air dan tanah, tetapi ada juga sebagai parasit dalam tanah, yakni merusak tanaman atau dalam saluran pencernaan Vertebrata

1. Ascaris lumbricoides (cacing gelang)
2. Necator americanus dan Ancylostoma duodenale (cacing tambang)
3. Enterobius atau Oxyuris vermicularis (cacing kremi)
4. Filaria atau Wucheria bancrofti (penyebab kaki gajah)

• Cacing dewasa hidup dalam usus halus manusia.
• Telur yang mengandung embrio keluar bersama feses.

Telur dapat termakan oleh manusia melalui makanan yang terkontaminasi dan menetas di usus. Kemudian larva menembus dinding usus, masuk dalam peredaran darah menuju paru-paru. Dari paru-paru, larva keluar dan sampai ke faring. Bila tertelan akan masuk ke usus halus dan berkembang biak sampai dewasa di sana. Infeksi cacing ini dengan cara pasif. Cacing ini akan menghisap makanan di usus manusia.

Setelah Anda mempelajari siklus hidup cacing Ascaris ini, cobalah diskusikan dengan kelompok belajar Anda, mengapa anak-anak lebih banyak terserang dan tertular oleh cacing itu. Kaitkanlah dengan kesehatan dan kebersihan lingkungan serta sifat-sifat dari telur Ascaris itu sendiri.

Cacing tambang ada dua macam yaitu:
  • Ancylostoma duodenale (terdapat di daerah tropika Asia dan Afrika)
  • Necator americanus (terdapat di daerah tropika Amerika)

Daur hidup cacing tambang:

Telur keluar bersama feses dari dalam usus manusia. Di tempat lembab dan becek, telur menetas menjadi larva yang disebut rhabditiform. Kemudian larva ini berubah menjadi filariform yang dapat menembus kulit kaki dan masuk ke dalam tubuh manusia mengikuti aliran darah, menuju jantung, paru-paru, faring, tenggorok, kemudian tertelan dan masuk ke dalam usus. Peristiwa ini disebut infeksi aktif. Di dalam usus, larva menjadi cacing dewasa yang siap menghisap darah kembali.
Selain dengan cara infeksi aktif, dapat pula terjadi infeksi pasif yaitu bila kista (larva berdinding tebal) tertelan bersama makanan.