Legislator Minta Pemkab Pamekasan Serius Sejahterakan Guru Sukwan

Legislator Minta Pemkab Pamekasan Serius Sejahterakan Guru Sukwan

Legislator Minta Pemkab Pamekasan Serius Sejahterakan Guru Sukwan
Legislator Minta Pemkab Pamekasan Serius Sejahterakan Guru Sukwan

Legislator Pamekasan, Ismail meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat agar memberikan perhatian

serius terhadap nasib para guru sukarelawan alias sukwan yang mendapat honor jauh dibawah katagori wajar.

“Selama ini para guru honorer non katagori hanya menerima honor sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu per bulan, padahal tugas mereka (mengajar) penuh selama sepakan. Bayaran seperti itu sangat tidak manusiawi, apalagi tugas mereka berat seperti para PNS pada umumnya,” kata Ismail, Selasa (5/11/2019).

Ia meminta pemerintah agar memikirkan sekaligus mensejahterakan nasib para guru sukarelawan, salah satunya melalui realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 mendatang. “Sektor pendidikan harus menjadi perhatian khusus pemerintah, apalagi sektor ini juga masuk dalam visi misi bupati dan wakil bupati Pamekasan,” pintanya.

“Tidak kalah penting hal itu juga sudah masuk dalam RPJMD

(Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Daerah) dan harus benar-benar dikawal. Hal itu merupakan permintaan kami agar para guru sukwan diperhatikan, apalagi kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama, termasuk para guru yang mengabdi,” jelasnya.
Baca Juga:

926 Guru Honorer se-Kabupaten Gresik dapat Santunan
Semifinal KMNR, GOR Merdeka Jadi Lautan Manusia
Honorer GTT K2 Bojonegoro Minta Kenaikan Tunjangan

Tidak hanya itu, politisi Partai Demokrat yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD

Pamekasan meminta instansi terkait agar memikirkan nasib para tenaga honorer. Terlebih sebagian besar dari mereka justru sudah mengabdi dalam kurun waktu relatif lama, bahkan juga ada yang sudah puluhan tahun.

“Bayangkan saja guru yang mendapat honor sebesar Rp 200 ribu per bulan, jika misalnya dibagi 25 hari sama halnya mereka mendapat Rp 8 ribu setiap harinya. Kondisi ini tentunya sangat memprihatinkan, dari itu kami meminta agar diperhatikan,” tegasnya.

Tidak kalah penting, politisi yang sempat menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Pamekasan. Juga berharap alokasi anggaran untuk sektor pendidikan benar-benar dialokasikan demi kesejahteraan para tenaga sukwan. “Kami kira anggaran kita cukup untuk mengatasi hal itu, tetapi dibutuhkan komitmen dari pemerintah,” pungkasnya.

 

Baca Juga :

 

 

Anggota PWI Pamekasan Berbagi Ilmu Jurnalistik Bersama Mahasiswa

Anggota PWI Pamekasan Berbagi Ilmu Jurnalistik Bersama Mahasiswa

Anggota PWI Pamekasan Berbagi Ilmu Jurnalistik Bersama Mahasiswa
Anggota PWI Pamekasan Berbagi Ilmu Jurnalistik Bersama Mahasiswa

Dua anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, berbagi pengalaman sekaligus memaparkan ilmu jurnalitsik kepada mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, Senin (4/11/2019).

Kedua anggota organisasi profesi di Bumi Gerbang Salam tersebut, yakni Moh Ali Muhsin dan Muchsin Rasid. Keduanya

dipanel sebagai narasumber dalam Pelatihan Jurnalistik yang digagas Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (EBIS) di Auditorium Kampus di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan.

“Kegiatan ini sengaja kita gelar dalam rangka memberikan pemahaman sekaligus motivasi bagi mahasiswa untuk giat membaca dan menulis, seperti tema yang kita angkat yakni ‘Dengan Menulis, Dunia Mengenal Kita’,” kata Salah Satu Pengurus DEMA Fakultas EBIS IAI Al-Khairat Pamekasan, Syarif Habibullah.

Baca Juga:

Kapolres Pamekasan Ajak Insan Pers Sajikan Berita Sesuai Fakta
Ketua PWI Pamekasan Resmi Sandang Status Magister Media Komunikasi
Pemanfaatan Dana Desa Bakal Dibahas di Spektrum PWI Pamekasan
PWI Pamekasan Nilai Jurnalis Ikut Serta Perjuangkan Kemerdekaan

Tidak kalah penting pihaknya menyampaikan, pelatihan tersebut tidak hanya bertujuan

untuk memberikan pemahaman menulis semata. Tetapi juga lebih dititik beratkan pada konten berita itu sendiri. “Memasuki era disrupsi seperti saat ini, sudah semestinya kita bisa memilah dan memilih mana berita yang layak kita konsumsi,” ungkapnya.

“Sebab selama ini sangat banyak masyarakat, tidak terkecuali mahasiswa justru terjebak dengan berbagai informasi yang tidak jelas sumber dan kompetensinya. Apalagi di era seperti sekarang, yakni era 4.0 kita justru dengan mudah mendapatkan berbagai informasi beragam. Sehingga dibutuhkan pemahaman bijak untuk meng-share berita yang layak atau tidak,” jelasnya.

Dari itu pihaknya berharap kegiatan tersebut bisa menjadi langkah awal ataupun pengembangan

n wawasan dan pengetahuan seputar dunia jurnalistik, sekaligus dapat memilah dan memilih mana berita yang layak ataupun berita yang hanya menekankan pada opini publik semata.

“Kami berharap kegiatan itu bisa menambah wawasan bagi mahasiswa, khususnya dalam memilah mana berita yang baik atau tidak. Apalagi seorang pewarta juga memiliki tugas, kewajiban hingga kode etik yang dijunjung tinggi demi menghasilkan sebuah informasi berimbang dan kompetebel,” harapnya.

 

Sumber :

https://www.selfgrowth.com/articles/how-online-resources-are-helping-students

Dinkes Pamekasan Imbau Masyarakat Antisipasi Penyakit Musim Pancaroba

Dinkes Pamekasan Imbau Masyarakat Antisipasi Penyakit Musim Pancaroba

Dinkes Pamekasan Imbau Masyarakat Antisipasi Penyakit Musim Pancaroba
Dinkes Pamekasan Imbau Masyarakat Antisipasi Penyakit Musim Pancaroba

Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, mengimbau masyarakat agar mengantisipasi berbagai jenis

penyakit yang lumrah terjadi saat memasuki pergantian musim alias musim pancaroba.

Salah satunya penyakit Demam Berdarah Deague (DBD) yang merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat perlu diantisipasi. “Selain DBD, jenis penyakit yang biasa terjadi saat pancaroba adalah batuk dan pilek,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Dinkes Pamekasan, Farid Anwar, Sabtu (2/11/2019).

“Jenis penyakit batuk dan pilek ini terjadi karena penyesuaian kondisi dari panas ke dingin,

dan jenis penyakit ini bisa dicegah dengan asupan gizi yang seimbang. Tidak kalah penting yang harus diwaspadai dan diperhatikan secara serius, yakni penyakit DBD,” ungkapnya.
Baca Juga:

166 Warga Sumenep Terserang DBD, 3 Meninggal
Satu Nyawa Warga Sampang Melayang Akibat DBD
Cegah DBD, Mako Polres Malang Disemprot Fogging

Pencegahan jenis penyakit ini bisa dilakukan dengan membasmi jentik nyamuk aedes agypti

di tiap rumah warga, salah satunya melakukan PSN-3M Plus.

“Jadi salah satunya dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara menguras, menutup tempat sarang nyamuk dan memanfaatkan kembali barang seperti gelas air mineral,” jelasnya.

“Dari itu kita mengimbau masyarakat di setiap rumah agar ada jumantik (juru pemantau jentik), apalagi kita juga memberikan imbauan bagi para petugas masing-masing Puskesmas di Pamekasan, agar melakukan sosialisasi dan upaya pencegahan penyakit DBD dengan melakukan siaran keliling,” tegasnya.

 

Sumber :

https://nisachoi.blog.uns.ac.id/makalah-kedisiplinan-sekolah/

SDN Bangka 3 Jawara Pidato Bahasa Indonesia

SDN Bangka 3 Jawara Pidato Bahasa Indonesia

SDN Bangka 3 Jawara Pidato Bahasa Indonesia
SDN Bangka 3 Jawara Pidato Bahasa Indonesia

Prestasi siswis SDN Bangka 3 Kota Bogor yakni Siti Fatimah Azzahra

, sungguh bisa diacungi jempol. Hal ini dikarenakan, ia berhasil merebut juara pertama dalam seleksi Pidato Bahasa Indonesia, pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kota Bogor.

Hal ini dikatakan Kepala SDN Bangka 3 Suyarsih saat ditemui Metropolitan diruang kerjanya kemarin. Ia mengaku, puas dan bangga atas raihan anak didiknya tersebut.

“Walaupun seleksi FLS2N pada mata lomba Pidato Bahasa Indonesia, hanya sampai

di tingkat Kota Bogor. Tapi, setidaknya siswi saya sudah berhasil meraih satu tiket,” ujar Suyarsih

Ia berharap, seleksi ini sebagai ajang kompetisi dan mampu menunjukkan persaingan secara sehat. Keberhasilan juga membuat sekolah, para siswa, guru, dan orang tua murid merasa bangga. Melalui capaian prestasi itu tentu akan pula menjadi motivasi bagi seluruh siswa yang ada untuk terus belajar, berkarya dan berlatih guna meraih sukses.

“Teruslah berkreasi positif bagi generasi emas untuk meraih emas yang adalah prestasi terbaik,

’’ bebernya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Kepaala Sekolah Dasar (K3SD) Bogor Timur, Dede M Ilyas menyatakan bangga atas prestasi yang dicapai siswa-siwa SD di Kecamatan Bogor Timur.

“Apapun hasil yang diperoleh, peserta SD dari Kecamatan Bogor Timur, sudah menunjukkan kemampuan yang terbaik,” pungkasnya.

 

Baca Juga :

SDN 01 Cipaku Gencarkan Marawis

SDN 01 Cipaku Gencarkan Marawis

SDN 01 Cipaku Gencarkan Marawis
SDN 01 Cipaku Gencarkan Marawis

SDN 01 Cipaku, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, terus menggiatkan ekstra kulikuler

dalam bidang kesenian marawis. Menurut Kepala SDN 01 Cipaku Sri Ningsih, anak didiknya memang menyukai kesenian, dan jatuh pada pilihan marawis sebagai mata pelajaran eskul disekolahnya.

“Kesenian marawis ini mengandung nilai – nilai islami, juga membutuhkan kekompakan serta kedisiplinan diantara para pemainnya,” ujar Sri

Ia menjelaskan, untuk memainkan musik marawis dibutuhkan kerja sama serta kekompakan tim

, dan menuntut anak harus tetap fokus yang dimana semua itu akan membangun karakter anak untuk melatih tingkat ketelitian dan disiplin nya dalam belajar.

Hal senada juga disampaikan Pelatih Marawis yakni Dede. Menurutnya, kesenian marawis berisikan tentang salawat kepada nabi besar Muhammad SAW, beserta junjungannya yang akan memberikan ahklak dan kepribadian yang baik untuk anak.

“Semoga saja kedepannya selain bisa meraih prestasi dibidang seni marawis

, para siswa ini juga dapat membentuk karakter anak didiknya menjadi generasi yang berguna bagi agama, negara dan kedua orangtuanya,” Pungkasnya .

 

Sumber :

https://www.bloglovin.com/@michael8984/you-can-get-best-educational-management-information-3699843

Sarana dan Prasarana Masih Menjadi Kendala Utama

Sarana dan Prasarana Masih Menjadi Kendala Utama

Sarana dan Prasarana Masih Menjadi Kendala Utama
Sarana dan Prasarana Masih Menjadi Kendala Utama

SDN 01 Cibereum, Kecamatan Bogor Selatan, saat ini sedang menggiatkan olahraga karate

. Olahraga ini ini merupakan mata pelajaran ekstrakulikuler yang banyak diminati oleh peserta didik.

“Peserta didik kami sangat menyukai olahraga beladiri karate ini sebagai mata pelajaran eskul,” ujar Kepala SDN Cibeureum 01 Nila diruang kerjanya, kemarin.

Menurutnya, olahraga karate bisa meningkatkan atau menumbuhkan rasa percaya

diri anak didiknya, baik saat saat mengikuti kegiatan belajar mengajar maupun saat berada diluar lingkungan sekolah.

“Karate ini bisa menjadi sarana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya

ke tingkat sekolah menengah pertama dengan syarat mereka harus bisa berprestasi ditingkat kota maupun provinsi,” bebernya.

Nila berharap, agar kedepannya anak didiknya bisa mengukir prestasi di cabang olahraga karate.

 

Sumber :

https://www.evernote.com/shard/s390/sh/2eefe180-e729-4c7f-8400-37ff03174f1c/2118b646baac4758eb8056f5dab30243

BANGKIT DARI KEGAGALAN

BANGKIT DARI KEGAGALAN

BANGKIT DARI KEGAGALAN
BANGKIT DARI KEGAGALAN

Bertekuk Lutut Tidak Patut

Kegagalan sesungguhnya adalah pengalaman yang berharga. Sungguh amat berbeda antara seseorang yang menyusun buku di dalam rumahnya dengan mengandalkan cerita orang lain daripada seseorang yang telah menjalani sebuah perjalanan. Kegagalan tidak menghapuskan kesempatan. Pembasmi kiesempatan hanyalah sikap putus asa. Justru jika kita berputus asa, kesempatan malah bisa lenyap.

Rencana Baru Itu Perlu

Salah satu hal yang menarik dari orang yang benar-benar sukses, mereka mampu menjaga kesinambungan kesuksesan. Setiap selesai mencapai sebuah tujuan, maka mereka akan segera mengecek rencana lama dan segera menyusun rencana baru dengan target lebih tinggi. Gunanya untuk terus memperluas dan meningkatkan kesuksesan yang sementara itu sudah teraih. Berikut beberapa tipsnya :

  • Buatlah daftar target-target yang ingin dicapai dalam rentang waktu tertentu
  • Jabarkan secara rinci tentang aktivitas yang perlu dilakukan untuk mencapai target-target tersebut
  • Jaga fokus

Sengan langkah yang terrencana dengan jelas dan terperinci ini, setidaknya kita tidak akan kehilangan orientasi. Fokus pencapaian tujuan pun tetap terjaga.

  • Aktivitas + slogan = semangat

Kalau rasa malas sesekali muncul sewaktu kita melakukan suatu rutinitas, itu manusiawi. Hanya kita perlu bersikap wapada. Berikut beberapa cara menyiasatinya

Carilah hal-hal yang motivatif

Buatlah slogan

Hafalkan motto hidupmu

  • Agenda + kelalaian = hukuman

Dalam hal pelaksanaan agenda yang telah kita tetapkan, kita bisa mengadopsi system pemberian saksi alias hukuman. Sanksi bisa diperlakukan terhadap setiap kelalaian atau kurangnya semangat kita dalam menjalankan agenda tersebut, lebih-lebih jika pencapaian kita tidak memenuhi target.

  • Aktivitas + evaluasi = lanjutkan

Agenda rutin yang telah dijalani dalam rentang waktu tertentu perlu dievaluasi. Jika merasa kegiatan itu tidak mengalami kekurangan, baik dari segi kuantitas, maupun kulitas, berarti telah mampu menjaga kedisiplinan dan harus dipertahankan. Evaluasi dalam rentang waktu tertentu ini sangat penting untuk dilakukan.

Ketegaran Batu Karang

Menjadi sukses itu menyenangkan. Kalau sudah mencapai kesuksesam, seseorang bisa menikmati momen emas itu. Terlepas dari seberapa jauh orang-orang sukses itu mau mengingat masa lalunya, mereka adalah sosok-sosok yang memiliki sikap tahan banting dan pantang menyerah. Atas berbagai keterpurukan yang menimpa, mereka akan memandangnya dengan cara yang berbeda. Segala kepayahan yang kita alami tidak perlu terus-menerus ditangisi, melainkan dijadikan cambuk hati. Pengalaman juga terlalu berharga untuk disia-siakan, sebab ikut mematangkan pikiran kita sehingga semakin maju dan berkembang.

Kekuatan Doa

Setiap orang memiliki dimensi ruhaniah, yaitu dimensi yang tidak tersentuh dengan kondisi material. Dimensi ini erat kaitannya dengan emosi positif. Tekad bulat dan niat yang kuat merupakan hasil dari emosi positif itu. Ternyata, niat dan tekad itu belum mencukupi. Sudah banyak orang yang membuktikan bahwa doa mampu mengawal kita untuk maju. Fungsi doa diantara menjaga kekuatan niat dan tekad tadi.

Baca Juga :

PEDULI TIDAK MEMBUAT RUGI

PEDULI TIDAK MEMBUAT RUGI

PEDULI TIDAK MEMBUAT RUGI
PEDULI TIDAK MEMBUAT RUGI

Kamu Dan Energi Positif

Kecuali orang-orang yang tidak tahu atau merasa masa depannya suram, rata-rata orang ingin bisa menebarkan energi positif kepada orang lain. Berikut caranya :

  • Tampilkan diri sebagai orang yang optimis, bergairah, dan mempercayai orang lain
  • Tampillah sebagai penengah dalam sebuah persengketaan
  • Berilah kepercayaan kepada orang-orang disekitar kita
  • Jangan bereaksi berlebihan terhadap kelemahan orang lain yang bersifat manusiawi

Berkompromi memang penting, anmun bukan berarti kita tidak mempunyai prinsip. Kompromi akan melawan kekuatan negatif, seperti potensi pertengkaran dan perpecahan.

Mari Berbagi

Dalam kehidupan sosial, sebagian orang cenderung memberi dan beramal semata-mata demi memuaskan ego. Namun sebenarnya, memberi dengan tulus dan ikhlas dapat menumbuhkan perasaan positif. Belajarlah memberi tanpa mengharapkan imbalan karena hal itu akan menimbulkan kepasan dan kebahagiaan.

  • Hormat

Perbuatan amal, sikap toleransi, dan kerendahhatian, memiliki nilai yang tinggi di mata masyarakat kita. Kerendahhatian dan penghormatan pun saling bertautan. Jika ada orang yang berusaha untuk bersikap rendah hati dengan menghentikan sikap egois, memang begitu adanya.

  • Be real

Be real adalah sebuah gagasan yang menyatakan supaya kita menjadi diri sendiri, memerhatikan orang lain dengan tulus, dan tanpa kepura-puraan.. kesungguhan dan kesabaran merupakan kondisi awal dari sebuah ketertarikan.

  • Hidupkan hidupmu

Segeralah memandang hidup ini dengan sikap positif dan lebih optimis sehingga wajah kita akan ceria. Hiasi dengan senyuman karena akan memancing reaksi otak untuk memproduksi hormone endorphin yang mempu memindahkan rasa sakit. Sebuah senyuman juga akan membantu tubuh kita dalam relaksasi. Stress pun lambat laun ikut luruh. Senyuman juga akan menebarkan kegembiraan kepada orang lain.

  • Gairah positif

Jika orang-orang di sekitar kita menjadi bersemangat setelah berinteraksi dengan kita, itulah yang disebut gairah positif. Gairah positif kita benar-benar ada kalau diri kita bisa menginspirasi dan menjadi sumber energi bagi orang lain. Berikut cara menumbuhkan gairah positif :

  • Yakinkan untuk melakukannya
  • Beraktivitaslah dengan penuh cinta
  • Menjaga tata karma

Sopan santun yang kita tunjukkan meruapakan sebuah contoh bagi orang-orang disekitar kita. Kesopanan dan kebaikan kita akan membuat orang lain percaya. Kehalusan tata karma kita juga membuat orang lain merasa nyaman. Tata karma dari diri kita akan memberikan rasa aman kepada orang lain.

Menyeimbangkan Kehidupan

Kita harus penuh pertimbangan dalam bertindak. Mengertilah kondisi di tengah terjadi dan selamilah alasan-alasannya sehingga kita bisa bersikap cemerlang. Hal ini cukup membuat kita menjadi seimbang, tidak berlebihan, mempu menguasai diri, dan bijaksana. Jujurlah kepada diri sendiri, akui kesalahan, dan lihat bahwa keberhasilan sesungguhnya tak pernah jauh dari kegagalan. Jangan memandang kehidupan sebagai sebuah keharusan. Anggap saja kehidupan sebagai sebuah petualoangan dan jangan jadikan masalah-masalah yang muncul sebagai beban yang tidak munkin terselesaikan. Pandanglah hidup sebagai karunia yang sangat berarti bagi kita sehingga bisa mengukir karya-karya bermutu tinggi.

Awas Manusia Kadaluarsa

Jangan mau ketinggalan informasi. Adalah penting untuk mengetahui kondisi di luar sana. Kalau kita selalu mengikuti perkembangan informasi di sekitar kita, orang-orang pun akan memandang kita sebagai orang yang memiliki kepedulian sosial. Dengan demikian, kita bisa melangkah sebagai penyumbang perubahan positif. Dengan bersikap kreatif dan terus mencoba menemukan solusi. Jika ada masalah di komunitas, tawarkanlah pemecahan yang merangkum nilai-nilai positif setiap masalah dan bisa memperbaiki dan memperkaya hasil. Jadikan dirimu semakin kuat setiap hati dan jangan biarkan dirimu menjadi orang yang semakin lemah dan basi.

Kuatkan Diri Dan Jadilah Pemberani

Kuatkan Diri Dan Jadilah Pemberani

Kuatkan Diri Dan Jadilah Pemberani
Kuatkan Diri Dan Jadilah Pemberani

Kekuatan diri bisa berawal dari sebuah keyakinan, namun rasa yakin terhadap sesuatu hal juga dapat menjadi faktor penghambat daya kreatif. Rasa takut adalah penghalang yang paling mudah dikenali. Daya kreatif menuntut serangkaian persiapan, pemikiran, penjabaran persoalan, dan pemecahannya. Bila motivasi kita rendah, kita pun malas bekerja keras, kurang tekun, dan enggan memanfaatkan kemampuan kreatif kita untuk memecahkan tantangan. Sebagai perpaduan antara pengetahuan, keterampilan, dan keinginan, kebisaaan jelas mempengaruhi daya kreatif. Orang-orang kreatif umumnya memiliki kebisaaan untuk merangsang (stimulasi) daya kreatif mereka. Sebaliknya, orang-orang yang kurang kreatif melakukan hal-hal yang meredam daya kreatif.

  • Bertindak secara kreatif

Tindakan adalah salah satu resep keberhasilan, lebih-lebih jika kita melakukannya secara kreatif dan berusaha menghasilkan inovasi. Dengan bertolak dari daya kreatif, tindakan kita akan membuat kita mampu mengambil keputusan dan menentukan pilihan secara leluasa. Tindakan kita pun menjadi akurat, efisien, dan efektif.

  • Menjaga interaksi

Kondisi sosial disekitar kita dan interaksi kita dengan orang-orangnya juga mempunyai peran dalam kehidupan ini. Daya kreatif kadang-kadang bukan semata aktivitas individual karena aspek sosial juga kita dengan layak akan memotivasi kita untuk lebih produktif. Sementara itu, situasi sosial yang kurang apresiasif akan mengekang kita.

Ala Kreatif Karena Terbisaa Kreatif

Kebisaaan adalah tingkah laku yang dijalankan secara konsisten dan berulang-ulang. Adapun kebisaaan kreatif adalah bentuk kebisaaan yang mengarah kepada lahirnya berbagai keluaran yang bersifat kreatif. Orang kreatif memliki kebisaaan-kebisaaan positif yang mampu mengeliminasi segala macam aral, dan ujung-ujungnya, bisa mewujudkan potensi kreatifnya.

  • Berpikir terbuka

Orang kreatif terbisaa bersikap terbuka terhadap segala macam ide, gagasan, atau pemikiran, mulai dari yang lurus-lurus saja sampai yang tergolong kontroversial. Kebisaaan berpikir terbuka mengondisikan orang kreatif untuk selalu berpikir terbuka, peka, dan siap menerima hal-hal baru. Mereka pun termudahkan dalam beradaptasi dan memiliki sikap positif terhadap bentuk perubahan di sekelilingnya.

  • Coba dan tantang

Tidak ada yang bisa menandingi keberanian orang-orang kreatif dalam bereksperimen dengan hal-hal baru, bahkan bila itu asing dan tampak tidak masuk akal. Orang kreatif berani dan tidak takut gagal. Ia menemukan banyak hal baru, ememcahkan misteri yang membuatnya penasaran, dan tentu saja memuaskan hasrat ingin tahunya. Jika mereka ditanyai hal yang bisa menggerakkan orang kreatif menuju karya spektakulernya, jawabnya pasti adalah tantangan. Orang seperti itu piawai dalam membangkitkan gairah dan motivasi berkreasi, serta memanfaatkan energi dari dalam maupun luar dirinya. Orang kreatif menjadikan tentangan sebagai kesempatan untuk meneguhkan jati dirinya.

  • Manipulasi informasi

Orang kreatif mungkin akan memperlakukan perintah yang tidak detil dan tanpa kejelasan sesuai seleranya saja. Disamping ahli dalam menyiasati aral dari luar, ia juga cenderung mandiri dalam beraktivitas dan selalu memasukkan jiwa pribadinya dalam proses kreatif.

  • Menyirami imajinasi

Imajinasi adalah karunia tuhan yang istimewa. Imajinasi adalah nafas daya kreatif. Tiada daya kreatif tanpa imajinasi. Dengan imajinasi, orang kreatif mampu menciptakan dunia tenpa batas ruang dan waktu. Kekuatan imajinasi memberikan bahan untuk terciptanya proses kreatif dan hasil inovatif.

  • Variasi dan gairah

Orang kreatif kurang menyukai hal-hal yang bersifat monoton, tunggal, hitam putih, atau kategori lain yang membatasi ekspresi kreatif. Mereka terbisaa berpikir alternatif, menyuguhkan pilihan-pilihan, dan variasi. Sikap-sikap khas orang kreatif membuat mereka selalu bersemangat dalam setiap pekerjaan. Sewaktu berada di titik kreatifnya, aliran energi seolah-olah menyetrum sehingga membuat mereka terus terfokus, seperti tak kenal lelah, bahkan lupa dengan waktu.

Pengertian BUMN

Pengertian BUMN

Pengertian BUMN
Pengertian BUMN

BUMN merupakan badan usaha yang dimiliki oleh negara. BUMN didirikan oleh negara, dalam hal ini pemerintah, untuk mengelola aset negara yang menguasai hajat hidup orang banyak. BUMN ini didirikan berdasarkan pasal 33 ayat (2) UUD 1945 yang berbunyi “Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang meenguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.”

BUMN memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Pemerintah berwenang menetapkan kebijakan badan usaha
  • Pemerintah sebagai pemegang modal terbesar dalam badan usaha
  • Pengawasan operasional usaha dilakukan oleh operator negara yang berwenang
  • BUMN bertugas memberikan pelayanan publik selain untuk mencari keuntungan
  • BUMN berperan sebagai perintis kegiatan-kegiatan usaha di masyarakat

Bentuk-Bentuk BUMN

  • Perusahaan umum (Perum)

Perum dapat diartikan sebagai bentuk BUMN yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara. Modal dalam perum ini tidak terbagi atas saham-saham dari investor. Tujuan utama dari perum adalah memberikan pelayanan kepada publik atas pengadaan barang dan jasa sengan harga terjangkau

  • Perusahaan perseroan

Persero memiliki ciri sebagai berikut :

Tujuan didirikannya persero untuk mencari keuntungan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat

Modal persero terdiri atas saham-saham

Kekuasaan tertinggi terletak pada rapat umum pemegang saham (RUPS)

  • Perusahaan daerah

Perusahaan daerah (persuda/BUMD) meruapakn bedan usaha yang dikelola atau dijalana kan oleh pemeruintah daerah. Sama dengan BUMN, seluruh atau sebagian modalnya dimiliki negara. BUMD berperan dalam emnorong pembangunan daerah setempat dan memberikan kontribusi yang besar bagi terwujudnya cita-cita pembangunan nasional.

  • Badan usaha milih desa

Pendiriannya harus disesuaikan dengan potensi sumber daya ekonomidan kebutuhan desa tersebut. Secara umum, badan usaha milik desa mendapatkan modal dari pemerintahhan desa, tabungan masyarakat, bantuan pemerintah, pemerintah provinsi maupun kota kabupaten, pinjaman dan modal, penyertaan pihak lain atau kerjasama bagi hasil dengan pihak lain.

Baca Juga :