Dukung Program Gerakan Literasi Sekolah

Dukung Program Gerakan Literasi Sekolah

Dukung Program Gerakan Literasi Sekolah
Dukung Program Gerakan Literasi Sekolah

Dr. H. Imam I Tunggara, M.Mp seorang praktisi pendidikan, mengaku dirinya siap membawa aspirasi masyarakat Jawa Barat jika dirinya terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mewakili Daerah Jawa Barat.

Menurut dia, pendidikan akan menjadi salah satu hal prioritas dan akan memasukkannya dalam visi misi pencalonannya.

”Sesuai dengan UU Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan di Negara kita

sudah berjalan sesuai perundang undangan yang berlaku,” kata Imam pada Jabar Ekspres disela kegiatan Silaturahmi Tim Pemenangan se-Jawa Barat di kabupaten Bandung, Minggu (30/9).

Menurutnya, setiap jenjang pendidikan di Jawa Barat sudah sesuai dengan apa yang dicanangkan pemerintah. Terutama tentang kurikulum nasional, sudah berjalan sesuai perundang-undangan. Meski demikian dia menyoroti setiap jenjang pendidikan perlu peningkatan mutu agar lebih baik.

”Kalau saya terpilih menjadi anggota DPD RI, saya akan memupuk pendidikan karakter

anak ditiap sekolah, dengan konsep menumbuhkembangkan niat dan minat anak untuk membaca,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, selaku pelaksana pendidikan harus bisa membedakan antara niat dan kemampuan membaca. ”Imam menyontohkan, kalau niat membaca dalam pelaksanaan anak hanya melaksanakan sebentar. Tapi kalau berkemampuan membaca, setiap anak akan terus melaksanakan membaca dengan sungguh-sungguh,” tuturnya

Imam menambahkan, dirinya sangat mendukung program pemerintah yang disebut Gerakan Literasi

Sekolah (GLS). Dengan diluncurkannya program tersebut, tinggal menumbuhkembangkan kemampuan anak untuk membaca. Mengingat sekarang jaman melenial, dirinya siap mendorong pemerintah untuk meningkatkan teknologi IT untuk meningkatkan pendidikan disetiap sekolah.

”Untuk memberikan semangat anak untuk membaca, sesuai yang dicanangkan pemerintah agar tehnologi membaca mengikuti jaman melenial. Melalui GLS dan E Perpus, peserta didik akan tumbuh daya kemampuan membaca,” akunya

Dirinya siap mendorong program yang dicanangan pemerintah untuk meningkatkan tehnologi membaca anak melalui gadget, karena kondisi IT yang mendesak pemerintah untuk mengikuti perkembangan generasi muda jaman melenial

 

Baca Juga :

 

 

Honorer Geruduk DPRD Jabar

Honorer Geruduk DPRD Jabar

Honorer Geruduk DPRD Jabar
Honorer Geruduk DPRD Jabar

Sejumlah guru honor dari Forum Honorer Tenaga Administrasi Sekolah (FHTAS), Forum Tenaga Honorer Sekolah (FTHS) dan Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Jawa Barat mendatangi kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, kemarin (5/10).

Kedatangan mereka untuk menyampaikan tuntutan kepada pemerintah melalui DPRD Jawa Barat

yang bertepatan dengan peringatan hari guru sedunia. ”Guru harus diberdayakan sebagai langkah penting menuju pendidikan yang berkualitas dan masyarakat yang berkepentingan. Namun kondisi guru di Indonesia khususnya guru honorer saat ini masih memprihatinkan,” ucap Gugum, salah satu guru honorer, kemarin (05/10).

Tak hanya itu para guru honorer yang tergabung dalam Forum Honorer Tenaga Administrasi Sekolah (FHTAS), Forum Tenaga Honorer Sekolah (FTHS), dan Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) juga melakukan aksi solidaritas salat gaib dan doa bersama untuk korban pascagempa dan tsunami Kota Palu dan Donggala.

”Beberapa hari yang lalu ada musibah di Palu dan di sana kita ikut prihatin karena di sana juga banyak guru yang menjadi korban. Di sana ada teman-teman kami juga sesama honorer. Kami sebagai rekan dan saudara ikut berdoa dan berduka cita atas bencana yang ada. Makanya sebelum audiensi dengan Anggota DPRD Jabar, kita salat gaib dan doa bersama,” jelas salah seorang guru SMK Negeri 6 Bandung, Fajar Khoerul.

Dikatakan, peringatan Hari Guru Sedunia 2018 ini dimaknai sebagai pemahaman, kepedulian,

dan apresiasi yang di tampilkan terhadap peran vital guru, yaitu sebagai langkah penting menuju pendidikan yang berkualitas.

Sementara itu, Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI), Iwan Hermawan mengatakan ada beberapa tuntutan yang disampaikan dalam acara ini, tuntutan tersebut adalah angkat tenaga guru honorer dan tenaga administrasi sekolah menjadi CPNS dengan merevisi UU Nomor 5 Tahun 2014 ASN dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) No. 36 Tahun 2018 dengan maksimal peserta seleksi CPNS berusia 45 Tahun.

Selain itu, tuntutan lainnya adalah untuk guru honorer yang tidak bisa mengikuti CPNS untuk diberikan SK

status guru honorer tetap daerah sehingga dapat diikutsertakan sertifikasi guru. Sedangkan, bagi tenaga administrasi sekolah dan guru honorer yang tidak lolos menjadi CPNS diberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dengan memprioritaskan usia yang lebih tua. Tuntutan terakhir adalah bagi guru dan tenaga administrasi sekolah honorer diberikan gaji dari pda/sekolah/yayasan sesuai dengan UMP/UMK sekurang-kurangnya pada APBD 2019. (yud/rmo/ign)

 

Sumber :

https://nashatakram.net/

Miftahul Bebas Biaya Kuliah

Miftahul Bebas Biaya Kuliah

Miftahul Bebas Biaya Kuliah
Miftahul Bebas Biaya Kuliah

Ketua Paguyuban Pasundan, Prof. Didi Turmudzi mengaku salut akan keteguhan hati atlet blind Judo Indonesia, Miftahul Jannah. Dia kukuh dengan sikapnya menggunakan hijab saat bertanding, hingga akhirnya didiskualifikasi oleh panitia.

Didi menyebutkan, pihaknya akan tetap memberikan apresiasi untuk Miftahul

dengan membebaskan biaya kuliah, meski ia harus didiskualifikasi. Saat ini Miftahul tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Pasundan (Unpas) angkatan 2017.

”Saya sangat bangga dan bersyukur, memiliki mahasiswa seperti Miftahul. Karena dia memiliki keteguhan hati dan kedisiplinan dalam beragama. Dan ini harus menjadi pembelajaran bagi kita semua bahwa keteguhan beragama bukan sesuatu yang harus ditawar,” tegas Didi yang ditemui di ruang kerjanya, kemarin (9/10).

Atas apresiasinya itu, Didi menegaskan pihaknya akan memberikan apresiasi sama dengan atlet peraih medali emas lainnya dengan membebaskan biaya kuliah Miftahul Jannah.

”Kami akan mengapresiasi dengan membebaskan biaya kuliah Miftahul,

dan ini harus menjadi contoh bagi pelajar dan mahasiswa lainnya, khususnya di lingkungan Pasundan, bahwa keteguhan dalam beragama adalah hal yang benar,” katanya.

Didi mengatakan, jika kedepan seluruh pimpinan pendidikan Pasundan Menengah dan Tinggi agar memperhatikan dan menghargai dengan baik terhadap kaum disabilitas. ”Karena mereka juga memiliki semangat yang sama dalam belajar dan juga keinginan kuat untuk mengambdi kepada negara,” sambungnya.

Sementara itu dalam siaran pers diterima redaksi, Menpora Imam Nahrawi mengapresiasi

keputusan atlet putri Indonesia Miftahul Jannah yang mempertahankan prinsipnya untuk tidak melepas hijab pada pertandingan judo tuna netra Asian Para Games 2018 di JiEXPO, Jakarta, Senin (8/10), meskipun keputusan tersebut membuatnya terdiskualifikasi.

”Pemerintah dan kita semua melihat Miftah yang memegang teguh prinsipnya yang sangat luar biasa. Ini perlu diapresiasi dan Alhamdulillah kami sangat bersyukur sekali,” ucap Imam dalam jumpa pers yang digelar di, GBK Arena Jakarta, kemarin (9/10).

Imam dapat memahami bahwa keputusan yang diambil oleh Miftahul tersebut semata-mata karena perempuan 21 tahun itu tidak ingin auratnya terlihat pada saat bertanding. Prinsip yang dia pegang teguh itu haruslah dihargai oleh semua pihak.

 

Sumber :

https://egriechen.info/

“Siswa Kudu Wani Ngumbara”

“Siswa Kudu Wani Ngumbara”

“Siswa Kudu Wani Ngumbara”
“Siswa Kudu Wani Ngumbara”

Selagi siswa belum memiliki beban dan tanggung jawab selain belajar, mereka harus berani berkelana

untuk mendapatkan ilmu. Dan orang tua harus turut berperan aktif dalam proses tersebut. Salah satunya dengan memberikan keyakinan penuh kepada anaknya saat mereka sedang menuntut ilmu.

”Siswa kudu Wani Ngumbara, teras orang tua ulah di pikemelang, sina aya rasa kawani ti anak (Siswa harus berani mengembara, kemudian orang tua jangan terlalu khawatir, biar punya keberanian anak),” tutur Hadadi dalam acara Penandatanganan MoU antara SMKN 3 Bandung dengan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (PT. BUMA) di Gedung SMKN 3 Bandung, Jalan Rancalili, Kota Bandung, Senin, 29 Oktober 2018.

Dihadapan 30 siswa terpilih untuk melakukan pembinaan PT BUMA yang didampingi oleh orang tuanya.

Hadadi menjelaskan, siswa harus berani mengambil kesempatan yang ada guna terciptanya peluang, khususnya bagi siswa SMK, yakni peluang di dunia kerja. Dia mengapresiasi kegiatan tersebut karena adanya kolaborasi antara SMK dengan industri yang merupakan tujuan dari Sekolah Menengah Kejuruan.

”Hari ini kita menyaksiskan pembinaan peserta didik yang sudah lolos seleksi (pembinaan di PT BUMA). Ini adalah tujuan dari SMK di mana adanya link and match antara pihak industri dengan sekolah,” tutur Hadadi.

Lebih jauh Hadadi menjelaskan, kerja sama ini tidak hanya terjalin dengan industri dalam negeri,

namun juga dengan industri negara lain. Kami sudah mengirimkan 700 lulusan SMK ke industri yang ada di Taiwan. “Ini menjadi bukti bahwa lulusan SMK adalah cara untuk menyelesaikan masalah pengangguran,”ungkap Hadadi.

Hadadi pun berkomitmen untuk terus memantau siswa-siswa disana seperti pemenuhan kebutuhan dan fasilitas untuk menunjang kehidupan disana. Sehingga kerja sama terus terjalin dan semakin meluas. ”Inshallah kami memberi jaminan, kerjasama dengan kedutaan, kami pantau dan ikuti” katanya.

Hadadi pun mengajak siswa lainnya agar selalu semangat kepada siswa yang lolos pembinaan dan memberi pesan agar mereka mampu memberi contoh baik kepada siswa lainnya dan menuntaskan perjanjian sampai waktu yang ditentukan.

Pada prosesnya, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu bara tersebut menerima 800 siswa yang mendaftar. Setelah melewati tahap seleksi, terpilih 30 siswa yang berhasil lolos ke tahap pembinaan

 

Baca Juga :

 

 

Disdik Jabar Ingkar Janji

Disdik Jabar Ingkar Janji

Disdik Jabar Ingkar Janji
Disdik Jabar Ingkar Janji

Kalangan guru SMA Swasta yang tergabung dalam Forum Kepala Sekolah Swasta (FKSS)

Jawa Barat, akan blak-blakan ke Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Hal itu jika surat audensi yang telah mereka kirim, segera mendapat tanggapan dari orang nomor Satu di Jawa Barat itu.

Apa yang mau mereka obrolkan dengan Gubernur Jawa Barat itu. Menurut Usman, selain meminta segera dilakukan pencairan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) tahap II, mereka juga akan blak-blakan berkaitan dengan merasa termaginalkannya SMA Swasta oleh Dinas Pendidikan di Jawa Barat.

“Intinya, kami mau mengadu. Mau audensi dengan gubernur itu banyak permasalahan-permasalahan yang ada. Terus terang saja, bagaimana Jabar Juara bisa terwujud kalau kondisinya seperti ini. Jangan salah! SMA Swasta berlipat-lipat dari SMA/SMK Negeri,” kata Ketua FKSS Jawa Barat, Usman saat dihubungi Jabar Ekspres, kemarin (31/10).

Usman juga menyebutkan, birokrasi pendidikan di Jawa Barat perlu ada perubahan. ”Perombakan total,

direformasi total. Terus terang saja, selama ini yang namanya SMA Swasta, dimarginalkan. Padahal sama-sama mendidik anak bangsa, bahkan untuk swasta dengan segala cara supaya jalan. Tapi kadang-kadang tetap saja kurang perhatian, mulai dari PPDB, sistem bantuan-bantuan yang memang sangat diperlukan”.

”Sekarang saja, yang sudah jalan saja, BPMU. Yang sudah ada pedomannya, yang sudah jelas nominalnya. Sudah ditandatangan oleh Pa Kadis (Dinas Pendidikan Jabar). Kenapa? Ada berita tidak ada uangnya, dan berita itu pun kami belum memperoleh atau tidak memperoleh penjelasan secara tertulis atau pemberitahuan secara tertulis. Apa alasannya? Apa dasar hukumnya? Dan seterusnya,” sambungnya.

Sebelumnya, FKSS sempat melakukan audensi dengan Sekretaris Disdik Jabar Firman Adam. Sayangnya sebut Usman, audensi itu tak ada simpulan berarti. Pada FKSS, Firman menyebutkan jika pihak Disdik Jabar telah mengajukan anggaran BPMU senilai Rp 700 Miliar pada 2017. Dengan besaran jumlah Rp 500 Ribu dan Rp 700 Ribu per siswa per tahun. Sayangnya hanya disetujui Rp 335 Miliar dan kekurangannya baru akan dibayar dianggaran perubahan.

Menurut Usman, seharusnya jika sudah diketahui adanya perubahan angka. Pihak Dinas Pendidikan Jabar

memberitahukan ke mereka segera. Pihaknya pun akan melakukan adjustmen atau bahkan tak memasukkan bantuan BPMU pada RKAS.

Karenanya, Usman berharap adanya kepastian jangan sekadar kabar burung. Apalagi bagi SMA Swasta, BPMU diandalkan untuk membayar gaji guru honorer.

”Jika itu sampai tidak cair, banyak hal yang bakal memberatkan bagi kami sekolah swasta. Karena BPMU itu sudah masuk RKAS tiap sekolah, kemudian tentu saja akan sangat mengganggu sistem, sangat mengganggu kegiatan di sekolah,”

 

Sumber :

http://www.coach-outlet.net.co/production-management-career-opportunities/

Ada Miss Komunikasi Masalah Lahan

Ada Miss Komunikasi Masalah Lahan

Ada Miss Komunikasi Masalah Lahan
Ada Miss Komunikasi Masalah Lahan

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung mengakui telah menerima perwakilan masyarakat Cibeunying kecamatan Cimeunyan pada kamis, (1/11/2018). Kedatangan mereka, untuk melakukan audensi terkait pembangunan SMPN 3 Cimeunyan.

Hal itu dikatakan H.Juhana Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, menurutnya

perwakilan masyarakat kelurahan Cibeunying datang ke kantor Disdik untuk menyampaikan aspirasi terkait pembangunan SMPN 3 tersebut.

“Ya, mereka datang ke kantor dinas menyampaikan aspirasi. Ada mis komunikasi, terkait pengadaan tanah SMPN 3 Cimenyan. Setelah dijelaskan, alhamdulillah mereka semua mengerti dan mendukung,” jelas Juhana kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (2/11)

Menurutnya, berawal dari aspirasi masyarakat Cimeunyan yang mengharapkan adanya Sekolah baru. Sebab, di daerah tersebut jumlah anak usia sekolah sangat banyak. Sehingga, dinas pendidikan merencanakan pembangunan sekolah baru pada 2014. Namun, untuk realisasinya dilaksanakan tahun ini.

Juhana mengatakan, dalam pelaksanaan, ada mis komunikasi sebagian masyarakat. Sehingga mereka datang ke Dinas
setelah menggelar audensi, dengan perwakilan masyarakat cibeunying yang dihadiri kepala sekolah, lembaga masyarakat, pemerintahan setempat cibeunying dan pihak ahli waris selaku penjual tanah semuanya clear setelah dijelaskan secara terbuka.

“Awalnya ada mis komunikasi terkait pengadaan tanah, setelah audensi dengan semuanya.

Algamdulillah, masyarakat mengerti dan mendukung pembangunan sekolah tersebut, karena sesuai harapkan yang selama ini ditunggu masyarakat cibeunting,” akunya

Adie Wahyudi ketua DPC LSM Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) Kabupaten Bandung mengatakan, pihaknya memfasilitasi masyarakat Cibeunying yang mempertanyakan proses pengadaan tanah dan pelaksanaan pembangunan SMPN 3 Cimeunyan. Oleh karena itu, pihaknya melayangkan surat untuk melakukan Audensi antara masyarakat denga Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

“Hasil Audensi, tokoh Masyarakat Cibeunying dengan Disdik terkait masalah pengadaan tanah pembangunan SMPN 3

Cimeunyan. Hal, itu sudah disampaikan dan pihak disdik siap memberikan solusi terkait aspirasi yang disampaikan masyarakat cimeunyan khususnya Cibeunying,” katanya

Adie menjelaskan, ada dua belah pihak terkait pengadaan tanah untuk pembangunan SMPN 3 Cimeunyan. Tapi setelah, melakukan audensi tercipta solusi dalam hal komunikasi antara masyarakat, pemerintah sekitar sekolah dan Dinas pendidik.

 

Sumber :

https://www.longchamps.us/gastritis-causes-and-symptoms/

Tips Mengurangi Anak Bermimpi Buruk Saat Tidur

Tips Mengurangi Anak Bermimpi Buruk Saat Tidur

Biasanya di umur 3 tahun, anak mulai merasakan mimpi buruk atau fobia dengan gelap. Di umur ini memang khayalan anak paling kaya dan diisi dengan kemungkinan-kemungkinan yang nyata. Mereka pun sulit membedakan fakta dan khayalan, laksana takut dengan monster di bawah lokasi tidur atau terdapat yang mengintip di lemari.

Saat masuk umur SD, ketakutan seringkali menurut hal-hal nyata laksana badai, petir, kebakaran, fobia pencuri, dan lainnya. Bagi meminimalisasi rasa fobia tersebut, pakai 7 teknik ini untuk mendinginkan jalan pikir mereka dan meminimalisir mimpi buruknya:

1. Nyalakan lampu di lorong rumah

Jika anak kita biasa istirahat dalam suasana gelap dan melulu mengandalkan cahaya yang terdapat di lorong depan kamar anak, maka Anda dapat membiarkan anak yang memilih sendiri lampu istirahat yang inginkan ia pakai saat menjelang tidur. Ini dapat mengurangi kekhawatiran anak dan menyerahkan ketenangan benak saat sedang di dalam gelap.

2. Berbicara pada anak

Tanyakan untuk anak apa yang menciptakan anak memiliki mimpi buruk di malam hari dan ingatkan bahwa ia aman. Hindari guna menghilangkan rasa takutnya karena untuk mereka ketakutan-ketakutan tersebut paling nyata di pikiran. Cara ini akan menciptakan anak merasa Anda memahami dan bersimpati padanya.

3. Cari referensi buku
Cari kitab cerita yang berisi teknik anak melawan mimpi buruk, Anda dapat mencarinya di perpustakaan atau di toko online. Bacakan kitab tentang figur yang sedang menghadapi momok dan tunjukkan bahwa figur tersebut dapat melewati rasa takutnya.

4. Cari teman ketika tidur
Banyak anak mempunyai benda yang membuatnya merasa aman laksana boneka hewan, selimut, dan benda lunak lainnya. Ini dapat menolong mencegah anak memiliki mimpi buruk. Memilih mainan tertentu untuk mendinginkan anak bisa menjadi transisi waktu istirahat yang baik. Jika anak Anda telah mempunyai mainan, bikin mereka tahu bahwa mereka dapat mengandalkan “teman” guna menemani mereka dan menolong mereka tidur.

5. Tuliskan ketakutannya
Jika anak kita sudah dapat menulis, maka dorong mereka guna menyebutkan atau mencerminkan ketakutan mereka di atas kertas. Jika telah ditulis atau digambar, robek kertas itu dan buanglah. Ini dapat jadi simbol bahwa anak dapat membuang ketakutan-ketakuan mereka, lantas mereka bisa menukar benak tersebut dengan hal-hal yang menciptakan mereka senang.

Strategi lainnya ialah minta mereka menyebutkan mimpi buruknya dan mencatat akhir kisah tersebut dengan akhir yang baik. Misalnya, andai ia memiliki mimpi dikejar beruang, maka mohon anak guna membuat kisah bahwa ia bisa menghadapi dan melawan beruang tersebut. Jika ia menggambar ketakutannya, maka Anda dapat meminta anak untuk mengolah gambar itu dengan urusan yang menyenangkan.

6. Belajar relaksasi
Mengurangi anak memiliki mimpi buruk dapat dilakukan dengan menangkal anak stres pada siang hari. Latihan pernapasan sebelum istirahat dapat menciptakan suasana relaks guna anak dan Anda. Ambil sejumlah menit untuk pelajaran gerakan yoga sebelum istirahat dan jadikan urusan itu sebagai rutinitas di malam hari. Jika anak tampak menikmatinya, maka Anda dapat membawanya ikut ke ruang belajar yoga.

Saat menanggulangi anak memiliki mimpi buruk, ada sejumlah hal yang jangan Anda kerjakan seperti mempermalukan, menggoda, atau menakut-nakuti anak dengan hukuman sebab ia terbangun di malam hari. Sebaiknya, hibur mereka dan duduk di sampingnya hingga ia merasa tenang.

Sumber : http://www.cfw.tufts.edu/external.asp?https://www.pelajaran.co.id

Tips Mendidik Anak Menjadi Cerdas

Tips Mendidik Anak Menjadi Cerdas

Mendidik anak supaya menjadi cerdas memang telah menjadi tanggung jawab orang tua. Anak yang cerdas tidak melulu dapat dinilai secara kognitif atau dari keterampilan akademisnya saja, tetapi pun dari keterampilannya mengelola emosi, menanam diri dalam lingkungan sosial, sampai kemampuannya menata dan memungut keputusan untuk dirinya sendiri.

Lalu, bagaimana sih teknik yang tepat guna mendidik anak supaya menjadi cerdas? Berikut sejumlah tips simpel yang bisa Anda terapkan guna meningkatkan kepintaran anak

Bebaskan Kreativitas Anak

Anak-anak mempunyai daya khayalan yang lebih tinggi dikomparasikan dengan orang dewasa. Imajinasi ini yang lantas mendorong mereka guna mengembangkan kreativitas dan kerja benak kanannya.

Jangan batasi kreativitas mereka, sekitar mereka melakukannya dengan benar. Kewajiban orang tua ialah mengarahkan dan menyokong kreativitas pada anak.

Berikan Tanggung Jawab Kepada Anak-Anak

Jika mereka sukses menjalankan tanggung jawab yang diberikan, beri mereka apresiasi, tetapi tidak boleh berlebihan. Berlatih guna bertanggung jawab pun membuat mereka menjadi semakin mandiri.

Ciptakan Suasana Nyaman di Dalam Rumah

Menciptakan keadaan yang nyaman dapat dengan melengkapi keperluan belajar anak, tidak cekcok atau berdebat di depan anak, dan tidak mengintimidasi anak. Jangan memaksa mereka guna belajar dalam masa-masa lama. Jika memang mereka telah malas dan bosan, usahakan ajak mereka guna beristirahat sejenak.

Mencukupi Kebutuhan Gizinya

Berikan mereka makanan dengan gizi menyeluruh dan sebanding yang memenuhi: karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin. Hal ini dapat dilaksanakan sedini mungkin, yakni dengan menyerahkan anak ASI sekitar 2 tahun.

Belajar Bahasa Asing

Belajar bahasa asing tidak melulu dapat meningkatkan kepintaran berbahasa, namun pun memantapkan keterampilan komunikasinya dengan orang lain, dan pastinya keyakinan dirinya juga dapat semakin terangkat.

Perilaku pada anak merupakan gambaran orang tua. Bagi itu, berikanlah misal dan teladan yang baik dalam masing-masing sendi kehidupan, sampai-sampai anak-anak bisa meniru dan menanamkannya dalam hati dan benak mereka.

Sumber : https://www.polytrauma.va.gov/disclaimer.asp?url=https://www.pelajaran.co.id

PERBANDINGAN ORGANISASI

PERBANDINGAN ORGANISASI

PERBANDINGAN ORGANISASI
PERBANDINGAN ORGANISASI

Organisasi kecil dan organisasi besar

Baik organisasi kecil maupun organisasi besar, keduanya memiliki kesamaan yaitu mempunyai tujuan organisasi yang ingin dicapai bersama oleh tiap-tiep individunya. Sebagai contoh organisasi kecil yaitu organisasi keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak.  Dimana dalam keluarga mempunyai tujuan membentuk keluarga yang sejahtera. Sedangkan contoh organisasi besar yaitu partai politik. Yang memiliki ratusan anggota yang tersebar diseluruh penjuru tanah air. Dan memiliki tujuan partai politik yaitui visi dan misi partai politik tersebut.

Ciri organisasi yang lain yang terdapat di kedua tipe organisasi tersebut adalah adanya struktur yang hierarkis. Dimana dalam keluarga, ayah sebagai pemimpin keluarga memegang kekuasaan tertinggi dalam keluarga. Sedangkan dalam partai politik pemegang pimpinan berada di pusat.

Baik organisasi keluarga maupun organisasi partai politik memiliki struktur dan pembagian kerja yang jelas.  Di dalam keluarga terdapat pembagian kerja, ayah sebagai kepala keluar ga sekaligus pencari nafkah untuk keluarga. Ibu sebagai wakil kepala keluarga memiliki tugas merawat keluarga. Dan anak sebagai anggota keluarga mentaati peraturan yang ada d alam keluarga tersebut.

Yang menjadi pembeda antara organisasi kecil dan organisasi besar ad alah pola hubungan antar individunya. Bisa dibilang semakin besar suatu  organisasi maka semakin formal hubungan antar anggotanya. Sedangkan semakin kecil suatu organisasi maka semakin informal hubungan antar anggotanya.

Hubungan formal dan informal dalam organisasi merupakan sebua pola yang terbentuk karena kedekatan antara anggota dan juga karena tingkat kebebas an ber tindak dalam organisasi. Jadi dapat pula dikatakan organisasi kecil tiap anggotanya memiliki tingkat diskresi yang tinggi dalam melakukan pekerjaannya  dan juga memiliki hubungan lebih bersifat kekeluargaan antara anggotanya. Sedangkan d alam organisasi besar dapat pula dikatakan tiap anggotanya hanya memiliki kecil tingkat diskr esinya dalam melakukan pekerjaan dan hubungan antar anggotanya hanya sebatas hubungan  karena pekerjaan.

Strukur organisasi

Dalam organisasi kecil, struktur organisasinya cenderung sederhana. Biasa hanya terdiri dari pimpinan dan beberapa anggota saja. Sedangkan dalam organisasi besar, struktur organisasi rumit. Terdiri dari beberapa cabang.

contoh struktur organisasi kecil:

 

contoh struktur organisasi besar:

 

Peraturan dalam organisasi

Baik organisasi kecil maupun oragnisasi besar atau aksasa, pasti ada peraturan organisasi baik yang tertulis maupun tak terstulis. Per atur an te rsebut bertujuan untuk terciptanya keteraturan dalam melaksanakan kegiatan organisasi untuk tercapainya tujuan organisasi.

Namun dalam organisasi kecil peraturan yang ada cenderung lebih banyak peraturan tak tertulis atau lisan. Dan sanksi maupun reward yang ada pun juga cenderung teguran lisan atau pujian.  Sedangkan dalam orgaisasi yang lebih kompleks lebih mengutamakan ketaatan terhadap peraturan tertulis, dengan sanksi yang tegas.

Kesimpulan

Baik organisasi kecil maupun organisasi besar keduanya mempunyai satu tujuan yang ingin dicapai oleh masing-masing organisasi tersebut. Skala besar kecilnya organisasi tergantung dari sifat serta tujuan terbentuknya organisasi tersebut. Semakin besar organisasi maka semakin formal organisasi tersebut begitu sebaliknya.  Dan semakin besar organisasi maka semakin rumit struktur dan regulasi didalamnya begitu sebaliknya.

Baca Juga :

Konsep Dasar Sosiologi

Konsep Dasar Sosiologi

Konsep Dasar Sosiologi
Konsep Dasar Sosiologi
    Konsep yang tidak dapat ditinggalkan dalam mempelajari sosiologi adalah konsep masyarakat dan budaya, termasuk sub-sub dari keduanya yang sangat beragam. Konsep-konsep tersebut adalah :
a. Individu.
                Indivudi adalah manusia secara perorangan yang memiliki akal buudi dan kepribadian yang berbeda-beda.
b. Keluarga.
                Keluarga adalah suatu satuan sosial terkecil yang beranggotakan ayah,ibu, dan anak dan terikat melalui perkawinan atau adopsi. Berdasarkan tinjauan kesukuannya kita mengenal keluarga bilateral/parental,patrilineal dan matrilineal. Pada keluarga bilateral akan membentuk himpunan kerabat sebagai bentuk  perkembangan keluarga yang dihitung dari garis keturunan ayah maupun ibu, pada keluarga matrilineal hanya dihitung dari dari kerabat ibu saja dan pada keluarga patrilineal keanggoataan kerabat ditentukan berdasarkan garis keturunan ayah saja.
c. Masyarakat.
                Masyarakat merupakan himpunan orang-orang yang terikat oleh kerja sama dan cita-cita dalam suatu wilayah tertentu dengan  berdasarkan pada norma sosial tertentu. Setiap masyarakat terdiri dari empat unsur pokok, yaitu :
1) Individu, merupakan subjek yang menentukan segala sesuatu yang ada di dalam masyarakat tersebut.
    Walaupun memiliki latar belakang sosial,ekonomi dan ideologi yang berbeda-beda tetapi karena
    mepunyai kesadaran saling memerlukan maka terjalinlah suatu toleransi dan kerja sama yang harmonis.
2) Kerja sama dan Cita-cita yang sama. Perasaan dan cita-cita yang sama sebagai satu kesatuan sosial yang
    akan menumbuhkan  salidaritas antara satu dengan yang lain untuk melakukan kegiatan yang salaing
    menguntungkan.
3) Wilayah. Setiap masyarakat mendiami wilayah tertentu baik dalam skala kecil maupun besar yang
    berfungsi sebagai wadah semua kegiatan warga masyarakat dalam menyelenggarakan kehidupannya.
4) Sistem Norma  tertentu. Sistem norma berfungsi sebagai pedoman dalam sistem tata kelakuan dan
    hubungan warga masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.
d. Interaksi Sosial.
                 Interaksi sosial merupakan hubungan dan pengaruh timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok maupun kelompok dengan kelompok. Ada 4 motivator mengapa manusia melakukan interaksi sosial :
1) Untuk meneruskan atau mengembangkan keturunan.
2) Untuk memepertahankan diri.
3) Untuk melaksanakan kehidupan bersama.
4) Untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Setiap interaksi sosial terdiri atas 4 komponen pokok, yaitu :
a) Rangsangan/stimulan, yaitu sesuatu yang mengundang perhatian sehingga mendorong manusia untuk
    melihat,mendengar, mencium, atau memperhatikan.
b) Tanggapan/respon yaitu               rekasi terhadap rangsangan yang akan menggerakkan panca indera dan organ
     tubuh untuk mengetahuinya.
c) Aksi yaitu aktivitas permulaan yang mengawali terjadinya suatu interaksi dari pihak pertama.
d) Reaksi yaitu lanjutan atau balasan terhadap aksi yang dilakukan oleh pihak pertama  yang dilakukan oleh
    pihak kedua sebagai lawan dari pihak yang berinteraksi.
e. Proses Sosialisasi.
                 Proses sosialisasi merupakan aktivitas belajar yang dilakukan oleh seorang individu untuk
    mengetahui secara seksama mengenai cara-cara bergaul di dalam masyarakat.
f. Nilai dan Norma Sosial.
                 Nilai sosial adalah segala sesuatu yang dianggap baik dan benar yang dicita-citakan oleh warga masyarakat baik menyangkut nilai vital, material, dan spiritual. Sedangkan norma sosial merupakan semua bentuk peraturan baik tertulis maupun tidak tertulis yang ada dan berlaku dalam masyarakat.
g. Prilaku menyimpang.
                Prilaku menyimpang adalah prilaku yang tidak sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku dalam
    masyarakat.
j. Pengendalian Sosial yaitu upaya untuk mencegah atau menghilangkan prilaku-prilaku yang
   menyimpang dalam masyarakat.
i. Perubahan Sosial yaitu perubahan situasi dalam masyarakat yang menyangkut lembaga sosial.dan sistem aktifitas maupun benda-benda konkrit sebagai hasil perbuatan manusia. Perubahan sosial disebabkan 4 sumber utama, yaitu  perubahan lingkungan alam, situasi kependudukan, struktur sosial serta nilai dan sikap.