Ribuan Guru se-Pekanbaru Ancam Demo Besar-besaran

Ribuan Guru se-Pekanbaru Ancam Demo Besar-besaran

Ribuan Guru se-Pekanbaru Ancam Demo Besar-besaran
Ribuan Guru se-Pekanbaru Ancam Demo Besar-besaran

Dalam waktu dekat ribuan guru se-Kota Pekanbaru bakal demo ke Kantor Walikota Pekanbaru

menuntut agar Pemerintah Kota Pekanbaru merevisi kembali Perwako No 9 Tahun 2019.

Menurut Zulfikar Rahman, di dalam Perwako No 9 Tahun 2019 pada pasal 9 Ayat 8, para guru bersitifikasi tidak lagi mendapat tambahan penghasilan dari Pemerintah Kota Pekanbaru.

“Rencananya kita akan melakukan aksi ke Kantor walikota Pekanbaru untuk menyampaikan keberatan kita atas Perwako tersebut, kenapa tunjangan kami tidak diakomodir lagi sementara di derah lain yang guru sertifikasi masih tetap dapat. Kalau tahun kemarin kita dapat tambahan penghasilan Rp 1 juta tapi tahun ini kita sama sekali tidak diakomodir,” ungkap Zulfikar salah seorang guru usai menggelar hearing dengan Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Kamis (28/2/2019).

Menurut Zulfikar lagi, untuk tahun 2019 ini, guru yang non sertikasi mendapat tunjangan

yang lebih besar yakni Rp3 juta lebih jika dibandingkan tahun lalu hanya Rp1,7 juta, sementara guru yang sertifikasi tahun ini tidak diakomodir sama sekali.

“Harapan kita agar Perwako itu direvisi kembali, dan akan kita akan sampaikan pada aksi Senin besok, jika ada hasil kami akan membubarkan diri kalau tidak kami akan ke DPRD untuk meminta diakomodir,” pungkas Zulfikar.

Sementara itu, Zulfan Hafis Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, mengatakan dari hasil pertemuan pihaknya dengan para guru SD dan SMP Kota Pekanbaru yang berstatus PNS ini hal yang menjadi keluhan para guru ini ialah tidak lagi mendapatkan single salary seperti tahun sebelumnya. Sehingga para guru ini menyampaikan aspirasi mereka ke DPRD dan mempertahankan alasan hilangnya single salary mereka.

“KarEna tahun ini single salary mereka hilang wajar mereka mempertanyakan dan menyampaikan aspirasi nya kepada kita.

KarEna para guru ini ada perbandingan- perbandingan contohnya di Provinsi dan Kabupaten Kampar dimana para guru bersertifikasi mendapatkan single salary, nah kenapa di Pekanbaru bisa hilang. Ini tentu harus menjadi perhatian serius walikota dan kalau bisa direvisi, supaya di Perwako ini jangan ada yang dikorbankan,” ujar Zulfan.

Politisi NasDem ini berharap hal ini dapat menjadi perhatian bagi Pemko agar tidak merugikan semua pihak. Karena jika tak diakomodir para guru ini akan melakukan aksi di hari Senin mendatang.

“Kalau nanti guru-guru kita semua mogok belajar, bagaimana anak didik kita. Tentu ini menjadi bumerang bagi Kota Pekanbaru yang dianggap tidak dapat mensejahterakan para guru. Kita dari DRPD berharap Perwako ini dapat direvisi. Tunjangan-tunjangan pejabat yang tinggi turunkan sedikit, masukkan ke guru-guru ini. Kalau memang berbicara duit kurang,” tutup Zulfan.

 

Baca Juga :

Kakek Berusia 94 Tahun Wisuda S3 di Australia

Kakek Berusia 94 Tahun Wisuda S3 di Australia

Kakek Berusia 94 Tahun Wisuda S3 di Australia
Kakek Berusia 94 Tahun Wisuda S3 di Australia

Seorang kakek berusia 94 tahun kini tercatat sebagai wisudawan tertua di Australia

yang berhasil menyandang gelar PhD.

Kakek bernama David Bottomley menjalani studi S3 secara paruh waktu selama tujuh tahun. Pada hari Rabu (6/2/2019) dia pun lulus dari Universitas Curtin di Perth dalam bidang metode mengajar di ruang kelas.

“Saya menandatangani kontrak kuliah paruh waktu selama delapan tahun dan saya menyelesaikannya setahun lebih awal,” kata Dr. Bottomley kepada ABC.

Dr Bottomley tidak mau disebut sebagai orang usia tua yang kembali kuliah.

“Saya sudah berkecimpung dalam kehidupan profesional selama sekitar 72 tahun,

” ujarnya.

Dia merupakan akademisi asal Melbourne yang bekerja sebagai guru sains di New South Wales pada tahun 1946.

Dr Bottomley menjalani pekerjaan sebagai peneliti di Inggris, Australia dan Asia selama 60 tahun sebelum menyelesaikan gelar master pada University of Melbourne.

Kini dia dikaruniai empat anak, 13 cucu dan seorang cicit.

David Bottomley membutuhkan bantuan dalam menggunakan teknologi untuk menyelesaikan studi PhD-nya. (Supplied: Curtin University)

Tesis S3 Dr Bottomley membahas tentang metode pengajaran yang dilakukan guru-guru

Bahasa Inggris yang memperkenalkan sains ke dalam kurikulum dari tahun 1816 hingga 1885.

“Sejarah mengajar di dunia akademis belum dihargai dengan baik,” katanya.

“Saya mengambil lima guru terkenal abad ke-19 yang memperlakukan sains sebagai subjek penelitian,” jelasnya.

“Dari sini saya mengembangkan pertanyaan seperti, apa fungsi ruang kelas, mengapa mengajar harus didasarkan pada kompetisi dan bukan kerjasama,” tambahnya.

Dalam proses bimbingan tesis, Dr Bottomley menjalaninya melalui korespondensi dari Melbourne dengan pembimbingnya Profesor David Treagust.

Meskipun menguasai komputer dan bisa berkomunikasi melalui email, namun dia mengaku membutuhkan bantuan dengan teknologi.

“Saya belum menguasai perangkat teknologi yang cucu-cucuku bisa gunakan tanpa berpikir,” ujarnya.

Dr Bottomley mengatakan, meski sudah meraih gelar doktor, namun itu bukan akhir pendidikannya.

“Masih sangat kurang pemahaman mengenai hal-hal yang terjadi di masyarakat,” katanya.

Dia melihat masih kurangnya pengetahuan dan penelitian mengenai prinsip-prinsip sains.

Apa sarannya bagi mereka yang ingin kuliah kembali di usia lanjut?

“Selamat mencoba bagi siapa saja yang segila saya,” tuturnya.

Ikuti juga berita lainnya dari ABC Indonesia.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/dy7F32bEQRA8hK

Mudahnya Daftar Kuliah di Unilak, Bisa Sambil Ngopi di Kafe

Mudahnya Daftar Kuliah di Unilak, Bisa Sambil Ngopi di Kafe

Mudahnya Daftar Kuliah di Unilak, Bisa Sambil Ngopi di Kafe
Mudahnya Daftar Kuliah di Unilak, Bisa Sambil Ngopi di Kafe

Universitas Lancang Kuning (Unilak) memberikan banyak kemudahan saat penerimaan mahasiswa baru mulai 1 April 2019.

Pendaftaran di universitas itu bisa dilakukan langsung datang ataupun daftar online.

“Sambil ngopi dicafe Jadi, calon mahasiswa baru dapat daftar kuliah di Unilak, cukup lewat smartphone,” kata Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr.Junaidi kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Dr.Junaidi menjelaskan pendaftaran online bisa dilakukan da dua langkah untuk bisa mendaftar lewat online, langkah pertama calon mahasiswa mendaftar, kemudian pilih jalur masuk yaitu S1 reguler A, S1 reguler B, pindahan, dan Pascasarjana.

Kemudian lakukan pengisian data pribadi, kemudian pilih prodi, pilih metode pembayaran,

dan mendapatkan virtual accoun untuk pembayaran ke bank BTN atau bank Riaukepri, pembayaran lewat BTN dapat dilakukan lewat mobile banking, ATM dan counter Bank.

Sementara jika pembayaran melalui bank Riaukepri hanya bisa dilakukan ke counter bank, dan di Unilak ada bank Riaukepri. “Jangan lupa kode virtual account,” ujar Dr.Junaidi.

Junaidi menjelaskan, langkah kedua calon mahasiswa dapat menguplod dokumen pendukung yaitu foto scan ijazah, daftar nilai SMK/surat keterangan lulus,dan pas foto. Setelah itu akan mendapatkan kartu ujian yg berisi tempat, waktu dan tanggal ujian

.

Sementara untuk daftar langsung ke Unilak bisa mengambil formulir, lengkapi berkas,

langsung ikut tes, langsung pengumuman di hari itu juga, yang terpenting bawa persyaratan.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/dzu6Ja5keW

Fir’aun Tetap Keras Kepala Dan Semakin Bingung

Fir’aun Tetap Keras Kepala Dan Semakin Bingung

Fir'aun Tetap Keras Kepala Dan Semakin Bingung
Fir’aun Tetap Keras Kepala Dan Semakin Bingung

Nabi Musa yang telah mengalahkan ahli-ahli sihir dengan kedua mukjizatnya makin meluas pengaruhnya, sedang Fir’aun dengan kekalahan ahli-ahli sihirnya merasa kewibawaannya merosot dan kehormatannya menurun. Ia khuatir jika gerakan Musa tidak segera dipatahkan akan mengancam keselamatan kerajaannya serta kekekalan mahkotanya. Para penasehat dan pembantu-pembantu terdekatnya tidak berusaha menghilangkan rasa kecemasan dan kekhuatirannya, tetapi mereka sebaliknya makin membakar dadanya dan makin menakut-nakutinya. Mereka berkata kepadanya: “apakah engkau akan terus membiarkan Musa dan kaumnya bergerak secara bebas dan meracuni rakyat dengan macam-macam kepercayaan dan ajaran-ajaran yang menyimpang dari apa yang telah kita warisi dari nenek-moyang kita? tidakkah engkau sedar bahwa rakyat kita makin lama makin terpengaruh oleh hasutan-hasutan Musa. sehingga lama-kelamaan niscaya kita dan tuhan-tuhan kita akan ditinggalkan oleh rakyat kita dan pada akhirnya akan hancur binasalah negara dan kerajaanmu yang megah ini.”
Fir’aun menjawab : “apa yang kamu huraikan itu sudah menjadi perhatianku sejak dikalahkannya ahli-ahli sihir kita oleh Musa. Dan memang kalau kita membiarkan Musa terus melebarkan sayapnya dan meluaskan pengaruhnya di kalangan pengikut-pengikutnya yang makin lama makin bertambah jumlahnya, pasti pada akhirnya akan merusakkan adab hidup masyarakat negara kita serta membawa kehancuran dan kebinasaan bagi kerajaan kita yang megah ini. Karenanya aku telah merancang akan bertindak terhadap Bani Isra’il dengan membunuh setiap orang lelaki dan hanya wanita saja akan ku biarkan hidup.”
Rancangan jahat Fir’aun diterapkan oleh pegawai dan kaki tangan kerajaannya. Aneka ragam gangguan dan macam-macam tindakan kejam ditimpakan atas Bani Isra’il yang memang menurut anggapan masyarakat, mereka itu adalah rakyat kelas kambing dalam kerajaan Fir’aun yang zalim itu. Dengan makin meningkatnya kezaliman dan penindasan yang mereka terima dari alat-alat kerajaan Fir’aun, datanglah Bani Isra’il kepada Nabi Musa, mengharapkan pertolongan dan perlindungannya. Nabi Musa tidak dapat berbuat banyak pada masa itu bagi Bani Isra’il yang tertindas dan teraniaya. Ia hanya menenteramkan hati mereka, bahwa akan tiba saatnya kelak, dimana mereka akan dibebaskan oleh Allah S.w.t. dari segala penderitaan yang mereka alami. Dianjurkan oleh Nabi Musa agar mereka bersabar dan bertawakkal seraya memohon kepada Allah agar Allah S.w.t. memberikan pertolongan dan perlindungan-Nya karena Allah S.w.t. telah menjanjikan akan mewariskan bumi-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang sholeh, sabar dan bertakwa!
Fir’aun bertujuan melemahkan kedudukan Nabi Musa dengan tindakan kejamnya terhadap Bani Isra’il yang merupakan kaumnya, bahkan merupakan tulang belakang Nabi Nusa. Akan tetapi gerak dakwah Nabi Musa tidak sedikit pun terhambat oleh tindakan Fir’aun itu. Demikian pula tidak seorang pun dari pada pengikut-pengikutnya yang terpengaruh dengan tindakan Fir’aun itu. Sehingga tidak menjadi luntur iman dan keyakinan mereka yang sudah bulat terhadap risalah Musa.
Karena sasaran yang dituju dengan tindakan kekejaman yang tidak berperikamanusiaan itu tidak tercapai dan tidak dapat menerima dakwah Nabi Musa dan para pengikutnya, yang dilhatnya bahkan semakin bersemangat menyiarkan ajaran iman dan tauhid, maka Fir’aun tidak mempunyai pilihan selain harus menyingkirkan orang yang menjadi pengikutnya, yaitu dengan membunuh Nabi Musa.
Fir’aun memanggil para penasehat dan pembesar-pembesar kerajaannya untuk bermusyawarah dan merancang pembunuhan Musa. Di antara mereka yang di undang itu terdapat seorang mukmin dari keluarga Fir’aun yang merahasiakan imannya.
Di tengah-tengah perdebatan dan perundingan yang berlangsung dalam pertemuan yang diadakan oleh Fir’aun untuk membincangkan cara pembunuhan Nabi Musa itu, bangkitlah berdiri mukmin itu mengucapkan pembelaannya terhadap Nabi Musa dan nasehat serta tuntunan bagi mereka yang hadir. Ia berkata : apakah kamu akan membunuh seseorang lelaki yang tidak berdosa, hanya berkata bahwa Allah adalah Tuhannya? padahal ia menyatakan iman dan kepercayaannya itu kepada kamu bukan tanpa dalil dan hujjah. Ia telah mempertunjukkan kepada kamu bukti-bukti yang nyata untuk menyakinkan kamu akan kebenaran ajarannya. Jika andainya dia seorang pendusta, maka dia sendirilah yang akan menanggung dosa akibat dustanya. Namun jika ia adalah benar dalam kata-katanya, maka niscaya akan menimpa kepada kamu bencana azab yang telah dijanjikan oleh-Nya. Dan dalam keadaan yang demikian siapakah yang akan menolong kamu dari azab Allah S.w.t. yang telah dijanjikan itu?
Fir’aun memotong pidato orang mukmin itu dengan berkata : rancanganku harus terlaksana dan Musa harus dibunuh. Aku tidak mengemukakan kepadamu melainkan apa yang aku pandang baik dan aku tidak menunjukkan kepadamu melainkan jalan yang benar, jalan yang akan menyelamatkan kerajaan dan negara.
Berucap orang mukmin dari keluarga Fir’aun itu melanjutkan : sesungguhnya aku khuatir, jika kamu tetap berkeras kepala dan enggan menempuh jalan yang benar yang dibawa oleh para nabi-nabi, bahwa kamu akan ditimpa azab dan siksa yang membinasakan, sebagaimana telah dialami oleh kaum Nuh, kaum Aad, kaum Tsamud dan umat-umat yang datang sesudah mereka. Apa yang telah dialami oleh kaum-kaum itu adalah akibat kecongkakan dan kesombongan mereka karena Allah S.w.t. tidak menghendaki berbuat kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya.
Mukmin itu meneruskan nasehatnya : wahai kaumku! sesungguhnya aku khuatir kamu akan menerima seksa dan azab Tuhan Alloh S.w.t. di hari qiamat kelak, di mana kamu akan berpaling ke belakang, tidak seorang pun akan dapat menyelamatkan kamu itu dari siksa Allah S.w.t. Hai kaumku ikutilah nasehatku, aku hanya ingin kebaikan bagimu dan mengajak kamu ke jalan yang benar. Ketahuilah bahwa kehidupan di dunia ini hanya merupakan kesenangan sementara, sedangkan kesenangan dan kebahagiaan yang kekal adalah di akhirat kelak.
Orang mukmin dari keluarga Fir’aun itu tidak dapat mengubah sikap Fir’aun dan pengikut-pemgikutnya, walaupun ia telah berusaha dengan menggunakan kecakapan berpidatonya dan susunan kata-katanya yang rapi, lengkap dengan contoh-contoh dari sejarah umat-umat yang terdahulu yang telah dibinasakan oleh Allah S.w.t. karena perbuatan dan pembangkangan mereka sendiri.
Fir’aun dan pengikut-pengikutnya bahkan menganjurkan kepada orang mukmin itu, agar meninggalkan sikapnya yang membela Musa dan menyetujui rancangan jahat mereka. Ia dinasehati untuk melepaskan pendiriannya yang pro Musa dan menggabungkan diri dalam barisan mereka menentang Musa dan segala ajarannya. Ia diancam dengan dikenakan tindakan kekerasan bila ia tidak mau mengubah sikap pro kepada Musa secara suka rela.
Berkata orang mukmin itu menanggapi anjuran Fir’aun : “Wahai kaumku, sangat aneh sekali sikap dan pendirianmu, aku berseru kepada kamu untuk kebaikan dan keselamatanmu, kamu berseru kepadaku untuk berkufur kepada Allah S.w.t. dan mempersekutukan-Nya dengan apa yang aku tidak ketahui, sedang aku berseru kepadamu untuk beriman kepada Allah, Tuhan YAng Maha Esa, Maha Perkasa, lagi Maha Pengampun. Sudah pasti dan tidak dapat diragukan lagi, bahwa apa yang kamu serukan kepadaku itu tidak akan menolongku dari murka dan siksa Allah S.w.t. di dunia maupun di akhirat. Dan sesungguhnya kamu sekalian akan kembali kepada Allah S.w.t. yang akan memberi pahala syurga bagi orang-orang yang soleh, bertakwa dan beriman, sedang orang-orang kafir yang telah melampaui batas akan diberi ganjaran dengan api neraka. Hai kaumku perhatikanlah nasehat dan peringatanku ini. Kamu akan menyadari kebenaran kata-kataku ini kelak bila sudah tidak berguna lagi, orang menyesal atau merasa susah karena perbuatan yang telah dilakukan. Aku hanya menyerahkan urusan ku dan nasibku kepada Allah S.w.t. Dialah Yang Maha Mengetahui dan Maha Melihat perbuatan dan kelakuan hamba-hamba-Nya.”

Baca Juga :

Mujadalah (dialog) Antara Musa Dengan Fir’aun

Mujadalah (dialog) Antara Musa Dengan Fir’aun

Mujadalah (dialog) Antara Musa Dengan Fir'aun
Mujadalah (dialog) Antara Musa Dengan Fir’aun

Diperolehi kesempatan oleh Musa dan Harun, menemui Raja Fir’aun yang menyatakan dirinya sebagai tuhan itu, setelah menempuh beberapa rintangan yang lazim dilampaui oleh orang yang ingin bertemu dengan raja pada waktu itu. Pertemuan Musa dan Harun dengan Fir’aun dihadiri pula oleh beberapa anggota pemerintahan dan para penasehatnya.
Bertanya Fir’aun kepada mereka berdua:: “Siapakah kamu berdua ini?”
Musa menjawab: “kami, Musa dan Harun adalah pesuruh Allah S.w.t. kepadamu agar engkau membebaskan Bani Isra’il dari perhambaan dan penindasanmu dan menyerahkan mereka kepada kami agar menyebah kepada Allah S.w.t. dengan leluasa dan menghindari siksaanmu.”

Fir’aun yang segera mengenal Musa berkata kepadanya: “bukankah engkau adalah Musa yang telah kami mengasuhmu sejak masa bayimu dan tinggal bersama kami dalam istana sampai mencapai usia remajamu, mendapat pendidikan dan pengajaran yang menjadikan engkau pandai? dan bukankah engkau yang melakukan pembunuhan terhadap diri seorang dari pada golongan kami? sudahkah engkau lupa itu semuanya dan tidak ingat akan kebaikan dan jasa kami kepada kamu?”
Musa menjawab: “bahwasanya engkau telah memelihara aku sejak masa bayiku, itu bukanlah suatu jasa yang dapat engkau banggakan. Karena jatuhnya aku ke dalam tangan mu adalah akibat kekejaman dan kezalimanmu tatkala engkau memerintah agar orang-orangmu menyembelih setiap bayi-bayi laki yang lahir, sehingga ibu terpaksa membiarkan aku terapung di permukaan sungai Nil di dalam sebuah peti yang kemudian dipungut oleh anakmu yang kemudian disrahkan kepada isterimu dan selamatlah aku dari penyembelihan yang engkau perintahkan. Sedang mengenai pembunuhan yang telah aku lakukan itu adalah akibat godaan syaitan yang menyesatkan, namun peristiwa itu akhirnya merupakan suatu rahmat dan barakah yang terselubung bagiku. Sebab dalam perantauanku setelah aku melarikan diri dari negerimu, Allah S.w.t. mengaruniakan aku dengan hikmah dan ilmu serta mengutuskan aku sebagai Rasul dan pesuruh-Nya. Maka dalam rangka tugasku sebagai Rasul datanglah aku kepadamu atas perintah Allah S.w.t. untuk mengajak engkau dan kaummu menyembah Allah S.w.t. dan meninggalkan kezaliman dan penindasanmu terhadap Bani Isra’il.”
Fir’aun bertanya: “siapakah Tuhan yang engkau sebut-sebut itu, hai Musa? adakah tuhan di atas bumi ini selain aku yang patut di sembah dan dipuja?”
Musa menjawab: “ya, yaitu Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu serta Tuhan Alloh S.w.t. Seru Sekalian Alam.”
Tanya Fir’aun: “siapakah Tuhan seru sekali alam itu?”
Musa menjawab: “ialah Tuhan Alloh S.w.t. yang menciptakan langit dan bumi dan segala apa yang ada antara langit dan bumi.”
Berkata Fir’aun kepada para penasehatnya dan pembesar-pembesar kerajaan yang berada di sekitarnya. Sesungguhnya Rasul yang diutuskan kepada kamu ini adalah seorang yang gila kemudian ia balik bertanya kepada Musa dan Harun: “siapakah Tuhan kamu berdua?”
Musa menjawab: “tuhan kami ialah Tuhan Alloh S.w.t. yang telah memberikan kepada tiap-tiap makhluk sesuatu bentuk kejadiannya, kemudian memberi petunjuk kepadanya.”
Fir’aun bertanya: “maka bagaimanakah keadaan umat-umat yang dahulu yang tidak mempercayai apa yang engkau ajarkan ini dan malahan menyembah berhala dan patung-patung?”
Musa menjawab: “pengetahuan tentang itu ada di sisi Tuhanku Alloh S.w.t. Jika Dia telah menurunkan azab dan siksanya di atas mereka maka itu adalah karena kecongkakan dan kesombongan serta keengganan mereka kembali ke jalan yang benar. Jika Dia menunda azab dan siksa mereka hingga hari kiamat, maka itu adalah kehendak-Nya yang hikmahnya kami belum mengetahuinya. Allah S.w.t. telah mewahyukan kepada kami bahwa azab dan siksanya adalah jalan yang benar.”
Fir’aun yang sudah tidak berdaya menolak dalil-dalil Nabi Musa yang diucapkan secara tegas dan berani merasa tersinggung kehormatannya sebagai raja yang telah mempertuhankan dirinya lalu menujukan amarahnya dan berkata kepada Musa secara mengancam: “Hai Musa! jika engkau mengakui tuhan selain aku, maka pasti engkau akan kumasukkan ke dalam penjara.”

Musa menjawab: “apakah engkau akan memenjarakan aku walaupun aku dapat memberikan kepadamu tanda-tanda yang membuktikan kebenaran dakwahku?”
Fir’aun menentang dengan berkata: “datanglah tanda-tanda dan bukti-bukti yang nyata yang dapat membuktikan kebenaran kata-katamu jika engkau benar-benar tidak berdusta.”

Dialog {mujadalah} Antara Musa Dan Fir’aun Sebagaimana Diuraikan Di Atas Dapat Dibaca Dalam Al Quran Surah “Asy-Syu’araa” (Ayat 18-31) Juz 19 Sebagi Berikut :

“18) Fir’aun berkata : “bukankah kami telah mengasuhmu di antara {keluarga} kami diwaktu kamu masih kanak-kanak dan kamu tinggal di antara {keluarga} kami beberapa tahun dari umurmu. 19) dan kamu telah berbuat sesuatu perbuatan yang telah kamu lakukan itu dan kamu termasuk golongan orang-orang yang tidak membalas jasa.” 20) Berkata Musa: “Aku telah melakukannya sedang aku diwaktu itu termasuk orang-orang yang khilaf. 21) Lalu aku lari meninggalkan kamu ketika aku takut kepada kamu, kemudian tuhanku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikan aku salah seorang di antara rasul-rasul. 22) Budi yang kamu

Sumber : https://earlraytomblin.com/

Faktor Penghambat Minat Baca

Faktor Penghambat Minat Baca

Negara yang maju adalah negara yang masyarakatnya memiliki Minat baca yang tinggi. Bagaimana dengan Indonesia? Ternyata di Indonesia hanya 0,001 persen yang memiliki Minat membaca, artinya hanya satu berbanding seribu orang. Mengapa Minat belajar di Indonesia sangat rendah?

Semakin modern bangsa ini justru semakin membuat masyarakat terlena. Banyak hiburan di televisi, games, internet yang membuat perhatian kita teralihkan sehingga menjauhkan buku. Padahal dengan berkembangnya teknologi internet bisa meningkatkan Minat baca karena internet adalah sarana visual yang bisa menjadi sumber informasi, hanya saja terkadang visual tersebut kurang tepat dikonsumsi bagi anak-anak.

Kurangnya kedekatan antara orang tua dan anak juga bisa menjadi faktor penghambat. Budaya membaca belum diwariskan, kebiasaan kita mendongeng anak sebelum tidur kadang hanya diaplikasikan secara verbal dan tidak dibiasakan agar anak mencapai pengetahuan melalui bahan bacaan.

Ayah bunda, meskipun banyak kegiatan dan kesibukan sehingga memiliki waktu membaca yang sedikit, namun tetap temani anak belajar dan membaca setiap hari agar anak merasa diperhatikan. Apabila membaca sudah dibiasakan sejak kecil maka ketika dewasa anak akan menyukai membaca. Jangan sampai berbagai macam faktor tersebut akan menghambat Minat baca anak, carilah solusinya dan tumbuhkan Minat baca anak.

Membaca dapat membuka jendela dunia, kita bisa melihat sisi-sisi apa saja yang ada di balik jendela tersebut sehingga cara berpikir orang yang memiliki Minat baca akan maju dan dapat mempengaruhi kualitas suatu bangsa. Saat Minat baca rendah, kita tidak bisa mengetahui dan mengikuti perkembangan sehingga berdampak pada ketertinggalan bangsa. Kini membaca tidak hanya identik dengan buku saja, tetapi juga media elektronik dan internet. Semakin mudahnya media seharusnya kita bisa mendapatkan banyak informasi yang bisa meningkatkan Minat baca.

Sumber : https://www.studybahasainggris.com

Presiden Jokowi Terbitkan Perpres 87/2017, Pemerintah Harus Perhatikan Pendidikan Agama

Presiden Jokowi Terbitkan Perpres 87/2017, Pemerintah Harus Perhatikan Pendidikan Agama

Presiden Jokowi Terbitkan Perpres 87 2017, Pemerintah Harus Perhatikan Pendidikan Agama
Presiden Jokowi Terbitkan Perpres 87 2017, Pemerintah Harus Perhatikan Pendidikan Agama

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

Perpres ini tertuang sebagai Perpres Nomor 87 Tahun 2017, pada hari Rabu, tanggal (6/9/2017).

Jokowi memastikan Perpres itu tak akan kembali menimbulkan polemik. Sebab, Perpres ini digodok atas masukan dari pimpinan hampir seluruh ormas islam di tanah air. Mulai dari NU, Muhammadiyah sampai ICMI.

Menyikapi hal itu, Ketua Gerakan Perlindungan Asa Negeri, Ena Nurjanah memberikan apresiasi yang tinggi.

Namun dirinya meminta pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap generasi muda khususnya pendidikan anak.

“Jika aset bangsa yang besar dan mahal ini tidak dikelola dengan baik, tidak menjadi prioritas kerja pemerintah, baik dari sisi pendidikan, kesehatan dan berbagai aspek lainnya bagi tumbuh kembang anak yang optimal, Negara ini akan merugi karena SDM nya tidak seperti yg diharapkan ” ujarnya.

Dikatakan ena, dunia pendidikan merupakan sentral dari kemajuan negara. Dimana anak merupakan aset paling mahal di seluruh negeri.

“Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi potensi yang pasti dan tidak bisa terhindarkan sebagai satu-satunya modal

sebuah negara yang tidak boleh diabaikan,” jelasnya.

Sebab, Banyak negara yang tidak memiliki Sumber Daya Alam yang memadai, namun SDM setiap anak menjadi lebih baik. “Berbeda dengan negara kita, sampai dengan detik ini, masih minim perhatiannya terhadap anak. Urusan anak selalu menjadi prioritas nomor sekian,” ucapnya lagi.

Ia melihat, kepentingan anak hanya dijadikan wacana. Hal itu dapat dilihat bahwa pemerintah menjadikan isu anak untuk kepentingan-kepentingan yang lain.

“Ada kepentingan guru, kepentingan sekolah, dan kepentingan-kepentingan lainnya. Padahal seharusnya ketika berbicara tentang anak, maka murni tentang anak agar dapat hidup, tumbuh dan berkembang. Bagaimana anak menjadi sejahtera dan nantinya tumbuh menjadi generasi penerus yang siap mensejahterakan negerinya dengan segenap jiwanya,” lugasnya.

Seharusnya pemerintah mampu membuktikan kemajuan di bidang pendidikan seperti halnya di negara negara maju lain

 

Baca Juga :

 

 

Pelantikan pengurus IKA USAKTI, Sekaligus Luncurkan Aplikasi Trisakti Connect di BEJ

Pelantikan pengurus IKA USAKTI, Sekaligus Luncurkan Aplikasi Trisakti Connect di BEJ

Pelantikan pengurus IKA USAKTI, Sekaligus Luncurkan Aplikasi Trisakti Connect di BEJ
Pelantikan pengurus IKA USAKTI, Sekaligus Luncurkan Aplikasi Trisakti Connect di BEJ

Ikatan Alumni  Universitas Trisakti (IKA USAKTI) melaksanakan pelantikan pengurus masa bakti 2017-2021

hari ini Jumat (8/12/2017) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Acara pelantikan pengurus ini dilakukan bersamaan dengan pembukaan bursa yang dilakukan oleh Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan beberapa Pengurus serta Pembina dari IKA USAKTI.

Ketua Alumni IKA USAKTI, Saidu Solichin, berharap, para alumni Trisakti bisa memanfaatkan pasar modal sebagai salah satu sumber pembiayaan. “Selain itu, saya juga berharap pasar modal bisa menjadi tempat alternatif investasi bagi para alumni,” kata Saidu.

Setelah acara pembukaan perdagangan akan diikuti talkshow dengan tema, Tantangan Pasar

Modal dan Ekonomi Indonesia Pada 2018.

Sementara itu, pembicara dalam talkshow diisi oleh para alumni Trisakti seperti Riswinandi Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (IKNB OJK), Santi Suryandari Direktur Danareksa Sekuritas dan Lucky Bayu Purnomo Ekonom dari Universitas Trisakti, serta Alpino Kianjaya Direktur Pengembangan BEI yang mewakili BEI.

Saidu menambahkan, dirinya sangat bangga karena acara pelantikan dapat dilakukan di Gedung BEI bersamaan dengan pembukaan bursa di pagi harinya.

Acara yang dihadiri oleh pengurus dan para alumni ini diharapkan menjadi pembuka

dari acara-acara silaturahmi lainnya yang akan dilakukan oleh USAKTI untuk para alumninya guna menghimpun seluruh alumni untuk menjadi satu kekuatan dalam membangkitkan kembali Trisakti sebagai salah satu Universitas besar di Indonesia.

Acara ditutup dengan sosialisasi endowment IKAUSAKTI dan launching Trisakti Connect, satu aplikasi forum alumni yang diperuntukan bagi para alumni untuk saling berbagi informasi, serta hal lainnya.

“Aplikasi ini merupakan support dari Delameta Group dan Telecreatif dimana kedua pemilik perusahaan itu adalah alumni dari Trisakti,” pungkasnya. ***

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/1zBe/history-of-the-singasari-kingdom

Keren! Mahasiswa dan Dosen di Surabaya Ini Bikin Mobil Listrik yang Dibanderol Rp90 Juta

Keren! Mahasiswa dan Dosen di Surabaya Ini Bikin Mobil Listrik yang Dibanderol Rp90 Juta

Keren! Mahasiswa dan Dosen di Surabaya Ini Bikin Mobil Listrik yang Dibanderol Rp90 Juta
Keren! Mahasiswa dan Dosen di Surabaya Ini Bikin Mobil Listrik yang Dibanderol Rp90 Juta

Presiden Joko Widodo belum lama ini mengutarakan keinginannya untuk memproduksi

mobil listrik karya anak bangsa secara massal.

Oleh sebab itu, banyak perguruan tinggi yang berlomba-lomba yang menciptakan inovasi berupa mobil listrik. Salah satunya politeknik di Surabaya ini.

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) baru saja meluncurkan mobil listrik generasi ke-6 dengan konsep Small City Car atau Smart Vi yang diberi nama Move On.

Dosen pembimbing mobil listrik Smart Vi PENS Dr Era Purwanto mengatakan, mobil listrik yang mengadopsi konsep city car dengan kapasitas kursi untuk empat orang itu ia kerjakan bersama dengan lima rekan dosen dan 20 mahasiswa.

“Keistimewaan dalam mobil listrik ini menggunakan satu motor induksi tiga phasa untuk

menggerakkan mobil sebagai pengganti motor DC yang kebanyakan dipakai saat ini,” kata Purwanto baru-baru ini.

Selain itu, kelebihan lainnya yakni kontrol mobil yang dapat diprogram dengan beberapa variabel algoritma.

“Misalnya FOC (Field Orientasi Control), DTC (Direct Torque Control), Space Vector Control dan masih banyak lagi,” sambungnya.

Menurut dia, inovasi mobil listrik karya puluhan mahasiswanya tersebut merupakan salah satu solusi atas krisis energi dan polusi. Pasalnya, Smart Vi tersebut menggunakan bahan bakar berupa sejumlah baterai.

“Untuk charging, masih proses pengembangan ke auto charging, bisa seperti power supply swiching

dengan frekuensi tinggi. Bahkan, bisa juga diseting masing-masing, tergantung sumber input charging. Jadi ketika posisi charging, bisa menggunakan listrik bisa juga solar panel,” jelasnya.

Ia menyatakan, pembuatan mobil listrik tersebut juga merupakan bagian mendukung gagasan pemerintah dalam mewujudkan Green Energy Transportation.

Sebab, menurut dia, mobilnya tersebut layak diproduksi massal. Ia menyebut, bila Smart Vi sampai diproduksi massal, harganya berada di kisaran Rp80-90 juta per unit

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/Yyj3/history-of-youth-oath-day-october-28-1928