Perkembangan Blackberry Dari masa ke masa

Perkembangan Blackberry Dari masa ke masa

Perkembangan Blackberry Dari masa ke masa
Perkembangan Blackberry Dari masa ke masa

Siapa sih yang tak kenal perangkat super canggih besutan vendor Kanada bernama BlackBerry ini?

Mulai dari pedagang kaki lima sampai konglomerat tingkat atas belum terlihat keren kalau belum menenteng perangkat satu ini.

Tapi tahukan anda bentuk-bentuk dan model BlackBerry dari mulai pertama kali diciptakan?
Berikut ada 22 model BlacBerry dari masa ke masa yang berhasil dikeluarkan oleh RIM (Produsen BB):

1. Blackberry 850
undefined

perangkat Black Berry pertama kali diperkenalkan pada tahun 1999. Pendukung email dan browsing HTML terbatas, perangkat kecil menampilkan layar monokrom (layar hitam-putih).

2. BlackBerry 857

Hadir dengan layar lebih besar tapi masih monokrom

3. BlackBerry 5810

Merupakan model pertama dengan kemampuan telepon dengan headset.

4. BlackBerry 6200
undefined

menampilkan layar beresolusi 160×100 piksel tetap sama bersifat monokrom .

5. BlackBerry 6510

Merupakan sebuah ponsel yang terintegrasi dengan radio dua arah terpadu.

6. BlackBerry 6710

Ponsel seri ini memiliki layar monokrom besar dan sudah terintegrasi dengan 900/1900 MHz GSM / GPRS (bisa browsingan euyy)

7. BlackBerry 7210

Nah, ini dia Blackberry pertama yang berlayar warna.

8. The BlackBerry 7100t

Seri ini menerapkan teknologi yang disebut ‘SureType’, sehingga penggunaan keypad bisa diminimalisir.

9. BlackBerry 8700

Bisa menampilkan layar 320 ×240 piksel yang besar dan kedalaman warna 65K (65 ribu warna)

10. BlackBerry 8100

Ditandai pengenalan antarmuka trackball baru dan kamera digital 1,3 MP.

11. BlackBerry 8800 dengan dukungan GPS.
undefined

12. BlackBerry 8320 dengan fitur baru Wifi.

13. Blackberry 8330 dengan model yang lebih necis dan OS baru

14. Blackberry 9000 (Bold) yang semakin modern dengan BBM (Blacberry Messenger) nya.

15. BlackBerry 8900 Javelin dengan Trackball navigation + Wi-Fi

Sponsored link

16. Blackberry 8520 Gemini dengan harga mid-end.

17. Blackberry Storm dengan TFT capacitive touchscreen (BB Touchscreen pertama)

18. Blackberry Onyx yang mengandalkan touch-sensitive optical trackpad dan antarmuka OS baru.

19. Blackberry Torch

Blacberry pertama dengan desain sliding + layar sentuh yang tentu saja dengan kemampuan tingkat tinggi sekelas HSDPA dan wifi 802.11 b/g/n.

20. Blackberry Thunder dengan layar sentuh tanpa qwerty keypad.

21. Generasi berikutnya, BlackBerry Magnum (bukan Es Krim lho :P) dengan kemampuan layar sentuh dan juga qwerty keypad.

22. Dan yang terbaru lagi nih…

undefined

Namanya Blackberry Empathy dengan desain dan teknologi paling mutakhir (tapi belum dijual bebas, baru ada prototipe nya) bahkan disertai teknologi baru: Morphing Sequence, Biometrics Ring, Static Keypad (yang katanya terbuat dari kristal) Dan sampai sekarang atau nanti Blackberry akan terus berevolusi, hanya saja sekarang belum ada evolusi yg signifikan, karena Blackberry saat ini masih sama dengan 8320, hanya lebih unggul di kapasitas kameranya, aplikasinya, bentuknya, dll, belum ada penambahan yang berarti, mungkin nanti.

Baca Juga : 

Smart TV

Smart TV

Smart TV
Smart TV

Smart TV, terkadang disebut sebagai “Connected TV” atau “hybrid TV”, (tidak sama dengan IPTV, Internet TV, atau dengan Web TV), adalah sebuah teknologi yang memberikan gambaran integrasi Internet dan fitur Web ke dalam televisi modern dan set top box, serta konvergensi teknologi media antara komputer dan televisi. Perangkat sering juga memiliki fokus yang jauh lebih tinggi pada media interaktif online, TV Internet, over-the-top konten, serta on-demand streaming media, namun meniadakan atau kurang pada media penyiaran tradisional seperti generasi sebelumnya. Seperti juga Internet, widget web, dan aplikasi perangkat lunak yang terintegrasi dalam smartphone modern, oleh karena itu, “smart TV ” mirip dengan” ponsel pintar”.

Teknologi yang update pada saat ini, sangat memungkinkan dapat ditanamkan dalam smart TV, termasuk juga perangkat seperti set-top box, Blu-ray player, game online, sistem televisi untuk perhotelan dan perangkat pendamping lainnya. Perangkat ini memungkinkan pemirsa untuk mencari dan menemukan video, film, foto dan konten lainnya di Web, di saluran TV kabel lokal, pada saluran TV satelit, atau pada drive penyimpanan lokal.

Kemunculan Smart TV dilatarbelakangi oleh kebutuhan penerimaan TV digital dengan siaran definisi tinggi di rumah yang semakin mapan di seluruh Eropa. Internet TV dan pengiriman konten multimedia kepada pengguna rumah melalui internet juga menjadi semakin umum, meskipun konten tersebut sering dilihat pada PC atau layar TV dari PC melalui media player yang terhubung ke jaringan rumah.
an menjalankan aplikasi berdasarkan flatform yang digunakan. Selayaknya smart phone, Smart TV dijalankan dengan sistem operasi lengkap atau perangkat lunak sistem operasi smartphone yang menyediakan platform bagi para pengembang aplikasi.

Menurut definisi, platform Smart TV atau middleware harus memiliki SDK publik (software development kit) dan / atau NDK (native development kit) untuk aplikasi sehingga pengembang pihak ketiga dapat mengembangkan aplikasi, dan menyediakan sebuah toko app sehingga pengguna dapat menginstal dan uninstall aplikasi sendiri, seperti smartphone. SDK publik memungkinkan perusahaan pihak ketiga dan lainnya mengembangkan aplikasi interaktif berjalan dengan baik pada setiap perangkat yang mendukung platform Smart TV.

Dua layanan utama dari Smart TV, yaitu untuk memberikan hubungan dari komputer lain atau jaringan terpasang untuk penyimpanan perangkat pada jaringan Anda seperti foto, film dan musik, baik menggunakan program layanan DLNA seperti Windows Media Player pada PC atau NAS, atau melalui iTunes.
Kedua, menyediakan akses ke layanan berbasis Internet, termasuk saluran TV siaran tradisional, layanan tv lokal, video-on-demand, EPG, iklan interaktif, personalisasi, suara, permainan, jaringan sosial, dan aplikasi multimedia lainnya.

Perangkat Smart TV memungkinkan Anda untuk melihat semua layanan canggih di perangkat multimedia dengan hanya melalui satu perangkat. Selain layanan yang lebih luas dari penyedia konten, Smart TV juga menyediakan akses ke konten user-generated (baik yang disimpan pada eksternal hard drive, atau penyimpanan internal) serta berbagai layanan interaktif canggih dan aplikasi internet, seperti YouTube.

Smart TV semakin umum bagi operator TV berbayar, karena mereka melihat kemungkinan untuk memenuhi tren konsumsi media yang lebih maju, interaktif dan terkoneksi dengan aplikasi di internet, seperti jejaring sosial. Perangkat Smart TV mampu memfasilitasi penanggulangan konten tradisional dengan menggabungkan informasi dari Internet dengan konten dari Penyedia TV.

Sementara konsep smart TV masih dalam tahap baru mulai, dengan kerangka kerja perangkat lunak yang datang dari Google proprietary dan open source platform XBMC, namun dalam waktu singkat telah mendapatkan banyak perhatian publik di media massa dalam area pasar elektronik komersial. Beberapa produk yang telah rilis dari perusahaan seperti Logitech, Sony, LG, Boxee, Samsung dan Intel. Semua telah memberikan persembahan produk yang dapat memberikan kemudahan pengguna televisi untuk melakukan fitur pencarian, kemampuan untuk menjalankan aplikasi (kadang-kadang tersedia melalui platform distribusi digital dan ‘app store’), interaktif demand media, komunikasi pribadi, dan berinteraksi di fitur jejaring sosial.

Sistem operasi pada smart TV sudah mengadopsi sistem mobile yang tersedia saat ini, beberapa smart TV dirancang khusus untuk penggunaan TV yang mirip dengan EPGs. Sistem operasi dari smart TV yang biasa digunakan saat ini adalah flatform dari Linux, Android, dan platform open source lainnya.

Sumber : https://infinidb.org/pocket-family-dreams-apk/

Smartphone Samsung

Smartphone Samsung

Smartphone Samsung
Smartphone Samsung

Samsung saat ini dikenal sebagai produsen handphone Android terbesar di dunia. Bahkan popularitas handphone Samsung pun mengalahkan Apple iPhone. Namun, perjalanan Samsung untuk menjadi produsen smartphone terbesar di dunia cukup lama.

Awal kesuksesan Samsung di dunia smartphone dimulai pada bulan 27 April 2009. Saat itu, Samsung meluncurkan handphone Android pertamanya, yakni Samsung i7500. Handphone ini menawarkan layar sentuh AMOLED berukuran 3.2 inci. OS yang digunakan pada handphone ini adalah OS Android Cupcake 1.5.
Selanjutnya, keberhasilan Samsung dalam platform Android dimulai dengan peluncuran Samsung Galaxy S. Handphone ini diluncurkan oleh Samsung pada Maret 2010. Dan, tingkat penjualan handphone inipun cukup tinggi. Pada Januari 2011, Samsung berhasil menjual handphone ini sebanyak 10 juta unit.

Keberhasilan tersebut pun merembet pada suksesor dari Galaxy S. Di antaranya adalah Samsung Galaxy S II dan Samsung Galaxy S III. Tak hanya itu, beberapa handphone Galaxy lainnya pun memperoleh sambutan tinggi di pasaran. Di antaranya adalah Samsung Galaxy Mini, Samsung Galaxy Young serta Samsung Galaxy Note.

GALAXY SIII

Sebenarnya, Samsung mengembangkan sebuah sistem operasi sendiri yang disebutnya sebagai OS Bada. Penamaan OS tersebut pun diambil oleh Samsung dari bahasa Korea yang memiliki arti lautan.
Pada April 2010, Samsung meluncurkan handphone pintar berbasis OS Bada pertamanya, yakni Samsung Wave S8500. Handphone ini menggunakan prosesor single core 1GHz dengan GPU PowerVR SGX 540. Pada bagian layar, handphone ini dilengkapi dengan layar Super AMOLED berukuran 3.3 inci serta kemampuan untuk merekam video HD 720p. Handphone inipun mampu terjual sebanyak 1 juta unit dalam empat minggu pertamanya.

Namun, seiring dengan tingkat penjualan yang kurang baik, Samsung akhirnya mengumumkan bahwa mereka tidak akan melanjutkan pengembangan OS Bada. Merekapun beralih untuk mengembangkan handphone dengan OS Tizen yang menurut rencana akan diluncurkan pada tahun 2013. Selain itu, Samsung juga memiliki handphone pintar lainnya yang menggunakan OS Windows Phone 7. Dan, handphone Windows Phone pertama yang diluncurkan oleh Samsung adalah Samsung Omnia 7. Namun tingkat penjualan handphone ini masih belum bisa menyaingi tingkat penjualan Samsung Galaxy.

Sumber : https://infinidb.org/citytopia-apk/

MANAJEMEN DATA PADA TELEMATIKA

MANAJEMEN DATA PADA TELEMATIKA

MANAJEMEN DATA PADA TELEMATIKA
MANAJEMEN DATA PADA TELEMATIKA

Manajemen data telematika merupakan prosedur yang menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika. Sebagai contoh adalah layanan Client-Server.

Client-Server merupakan sebuah kemampuan dan layanan komputer untuk meminta request dan menjawab request data ke komputer lain. Setiap instance dari komputer yang meminta layanan/request disebut sebagai client dan setiap instance yang menyediakan/memberikan layanan atau menjawab request disebut server. Data yang diminta oleh client diambil dari database pada sisi server (server side) yang sering disebut database server.

Client server diaplikasikan pada aplikasi mainframe yang sangat besar untuk membagi beban proses loading antara client dan server. Pada awalnya pengertian client server adalah sebuah sistem yang saling berhubungan dalam sebuah jaringan yang memiliki dua komponen utama yang satu berfungsi sebagai client dan satunya lagi sebagai server atau biasa disebut 2-Tier.

Ada beberapa pengertian lagi tentang client-server ini, tetapi pada intinya client server adalah desain sebuah aplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketika mengakses server dalam suatu jaringan.

Karakteristik Client Server

• Client dan Server merupakan suatu proses terpisah yang dapat bekerja sama pada suatu jaringan komputer untuk mengerjakan suatu tugas / proses seperti dibawah ini:
• Shared resource yaitu server bisa melayani beberapa client pada saat yang bersamaan dan mengatur pengaksesan sumber data.
• Asymmetrical Protocol yaitu antara client dan server merupakan hubungan one-to-many. Client memulai komunikasi dengan server dengan mengirim request ke server. Server menunggu permintaan dari client. Kondisi tersebut juga memungkinkan komunikasi callback.
• Transparency Location yaitu proses server dapat ditempatkan pada mesin yang sama atau terpisah dengan proses client. Client/server akan menyembunyikan lokasi server dari client.
• Message-based-exchange yaitu antara client dan server berkomunikasi dengan bertukar message.
• Encapsulation of service yaitu message memberitahu server apa yang akan dikerjakan.
• Scalability yaitu sistem client-server dapat dilakukan baik vertical maupun horizontal.
• Integrity yaitu data server diatur secara terpusat, sedangkan client tetap pada komputer tersendiri.

Berikut ini adalah keuntungan dari Client-Server :

• Client-server mampu menciptakan aturan dan kewajiban komputasi secara terdistribusi.
• Mudah dalam melakukan maintenance.
• Memungkinkan untuk mengganti dan memperbaiki server tanpa mengganggu client.
• Semua data disimpan di server. Dan server dapat memonitor akses terhadap resources, hanya yang memiliki ijin saja.
• Tempat penyimpanan terpusat, update data mudah.
• Mendukung banyak client yang berbeda dan kemampuan yang berbeda pula.

Berikut ini adalah kelemahan dari Client-Server :

• Traffic congestion on the network, jika terlalu banyak client yang mengakses ke server secara simultan dan banyak, maka bisa terjadi overload pada server.
• Pada client-server, ada kemungkinan pada server fail.

Baca Juga :

Tipe Layanan Middleware

Tipe Layanan Middleware

Tipe Layanan Middleware
Tipe Layanan Middleware

Ada tiga tipe layanan yaitu :

1. Layanan Sistem Terdistribusi,
a. Komunikasi kritis, program-to-program, dan layanan manajemen data.
b. RPC, MOM (Message Oriented Middleware) dan ORB.

2. Layanan Application,
a. Akses ke layanan terdistribusi dan jaringan
b. Yang termasuk : TP (transaction processing) monitor dan layanan database, seperti Structured Query Language (SQL).

3. Layanan Manajemen Middleware, Memungkinkan aplikasi dan fungsi dimonitor secara terus menerus untuk menyakinkan unjuk kerja yang optimal pada lingkungan terdistribusi.

Middleware Basis Data

Middleware basis data menyediakan antarmuka antara sebuah query dengan beberapa database yang terdistribusi. Menggunakan, baik arsitektur hub and spoke atau arsitektur terdistribusi, memungkinkan data untuk digabungkan dari beberapa sumber data yang berbeda atau terpisah.

Tujuan utama layanan middleware adalah untuk membantu memecahkan interkoneksi beberapa aplikasi dan masalah interoperabilitas. Bagaimana pun juga middleware bukanlah “obat mujarab” :

• Ada jarak antara prinsip dan praktek. Beberapa middleware membuat suatu aplikasi tergantung pada suatu produk tertentu.

• Sedikitnya jumlah middleware menjadikan rintangan tersendiri. Untuk menjaga lingkungan komputasi mudah diatur, pengembang biasanya memilih sejumlah kecil layanan yang memenuhi kebutuhan mereka.

• Selama layanan middleware masih memunculkan abtraksi pemrograman terdistrbusi, middleware masih akan memberikan bagi si pengembang suatu pilihan rancangan aplikasi yang cukup sulit. Contoh : pengembang masih harus menentukan layanan atau fungsi apa yang harus diletakkan pada client ataupun server.

Sumber : http://journals.sbmu.ac.ir/en-me/comment/view/20841/15799/101687

Arsitektur Middleware

Arsitektur Middleware

Arsitektur Middleware
Arsitektur Middleware

Arsitektur middleware merupakan sekumpulan S/W terdistribusi yang menempati lapisan antara aplikasi dan sistem operasi serta layanan jaringan di suatu node pada jaringan computer.

Layanan middleware menyediakan kumpulan fungsi API (Application Programming Interfaces) yang lebih tinggi daripada API yang disediakan sistem operasi dan layanan jaringan yang memungkinkan suatu aplikasi dapat :

– Mengalokasikan suatu layanan secara transparan pada jaringan.
– Menyediakan interaksi dengan aplikasi atau layanan lain.
– Tidak tergantung dari layanan jaringan.
– Handal dan mampu memberikan suatu layanan.
– Diperluas (dikembangkan) kapasitasnya tanpa kehilangan fungsinya.

Messaging Middleware

Merupakan antarmuka dan transportasi antar aplikasi.
– Menyimpan data dalam suatu antrian message jika mesin tujuan sedang mati atau overloaded.
– Mungkin berisi business logic yang merutekan message ke tujuan sebenarnya dan memformat ulang data lebih tepat.
– Sama seperti sistem messaging email, kecuali messaging middleware digunakan untuk mengirim data antar aplikasi.

Sumber : http://rvq-sub.sbq.org.br/index.php/rvq/comment/view/2659/0/86405

Prosedur Pengeluaran Kas

Prosedur Pengeluaran Kas

Prosedur Pengeluaran Kas
Prosedur Pengeluaran Kas
Prosedur Pengeluaran Kas
  1. Bagian Supplier membuat faktur rangkap 2. Lembar 1 dikirimkan ke Bagian Pembayaran, dan lembar 2 disimpan sebagai arsip.
  2. Bagian Pembayaran menerima Faktur lembar 1 dari Supplier. Berdasarkan faktur tersebut, Bagian Pembayaran membuat Surat Permintaan Pengeluaran Kas (SPPK) rangkap 2. Lembar 1 dikirimkan ke Manajer dan lembar 2 disimpan sebagai arsip.
  3. Manajer menerima SPPK lembar 1. Berdasarkan SPPK lembar 1 tersebut, Manajer akan menyetujui SPPK tersebut, dan mengirimkan SPPK yang telah disetujui kepada Bagian Pemegang Kas.
  4. Bagian Pemegang Kas menerima SPPK yang telah disetujui. Berdasarkan SPPK yang telah disetujui tersebut, Bagian Pemegang Kas membuat Bukti Kas Keluar (BKK) rangkap 3. Lembar 1 beserta uang dikirimkan ke Bagian Pembayaran, lembar 2 dikirimkan ke Bagian Akuntansi dan lembar 3 disimpan sebagai arsip.
  5. Bagian Pembayaran menerima BKK Lembar 1 beserta uang, selanjutnya Bagian Pembayaran melakukan pembayaran kepada Supplier.
  6. Supplier menerima pembayaran dari Bagian Pembayaran. Berdasarkan pembayaran tersebut, Supplier membuat Surat Pelunasan Pembayaran (SPP) rangkap 2. Lembar 1 dikirimkan ke Bagian Pembayaran dan lembar 2 disimpan sebagai arsip.
  7. Bagian Pembayaran menerima SPP lembar 1, kemudian membuat Laporan Pembayaran (LP) rangkap 2. Lembar 1 dikirimkan ke Bagian Akuntansi dan lembar 2 disimpan sebagai arsip.
  8. Berdasarkan BKK lembar 2 dari Bagian Pemegang Kas dan LP lembar 1 dari Bagian Pembayaran, Bagian Akuntansi membuat Laporan Pengeluaran Kas (LPK) rangkap 2. Lembar 1 dikirimkan ke Manajer dan lembar 2 disimpan sebagai arsip.

Baca Juga :

Bagian Akuntansi Keuangan

Bagian Akuntansi Keuangan

Bagian Akuntansi Keuangan
Bagian Akuntansi Keuangan
Bagian Akuntansi / Keuangan
Tujuan dari akuntansi manajemen adalah pengelolaan dana, pengolahan data, pengolahan informasi, perencanaan, dan pengendalian atas sumber daya. Sehubungan dengan siklus pengeluaran, tujuannya adalah untuk perencanaan kas dan kontrol, manajemen data yang berkaitan dengan pembelian dan rekening pemasok untuk pengendalian persediaan, dan informasi yang berkaitan dengan aliran kas atas  pembelian.
Manajer bagian akuntansi/keuangan mendapat laporan rutin dari dua manajer dibawahnya, bendahara dan bagian kontrol. Tanggungjawab bendahara biasanya adalah mengenai pengeluaran kas, sedangkan bagian kontrol bertanggungjawab pada pengendalian persediaan, data pemasok.
Aktivitas dasar dalam siklus pengeluaran :
  • Memesan barang, perlengkapan dan jasa (layanan)
  • Menerima dan menyimpan barang, perlengkapan dan jasa
  • Membayar barang, perlengkapan dan jasa (layanan)

 

1. Aktivitas Utama pertama siklus pengeluaran kas adalah memesan persediaan atau perlengkapan
Pada metode ini, pengendalian persediaan tradisional sering disebut Kuantitas Pemesanan Ekonomis (EOQ) dimana pada pendekatan ini didasarkan pada perhitungan jumlah optimal pesanan untuk meminimalkan jumlah biaya pemesanan, penggudangan dan kekurangan persediaan. Dalam aktivitas ini terdapat beberapa metode-metode pengendalian persediaan alternatif, diantaranya :
  • MRP (material requirement planning): Pendekatan ini bertujuan mengurangi tingkat persediaan yang dibutuhkan dengan cara menjadwalkan produksi, bukan memperkirakan kebutuhan.
  • Just in Time: Sistem JIT berusaha untuk meminimalkan, jika bukan menghilangkan, baik biaya penggudangan maupun kekurangan persediaan.

 

2. Aktivitas bisnis utama kedua dalam siklus pengeluaran adalah penerimaan dan penyimpanan barang yang dipesan
Dalam aktivitas ini, bagian penerimaan mempunyai dua tanggungjawab utama yaitu memutuskan apakah menerima pengiriman dan memeriksa jumlah dan kualitas barang.  Laporan penerimaan adalah dokumen utama yang digunakan dalam subsistem penerimaan dalam siklus pengeluaran, laporan ini mendokumentasikan rincian mengenai setiap kiriman, termasuk tanggal penerimaan, pengiriman, pemasok, dan nomor pesanan pembelian.
3. Aktivitas utama ketiga dalam siklus pengeluaran adalah menyetujui faktur penjualan dari vendor untuk pembayaran
Pada aktivitas ini bagian utang usaha menyetujui faktur penjualan untuk dibayar dan bagian kasir bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran. Komponen kegiatan pada aktivitas ini adalah:
  • Memperbaiki Utang Usaha. Pemrosesan efisiensi dapat diperbaiki dengan Meminta para pemasok untuk memberikan faktur secara elektronis, baik melalui EDI atau melalui Internet dan Penghapusan faktur vendor (pemasok). Pendekatan tanpa faktur ini disebut Evaluated Receipt Settlement (ERS).
  • Membayar Barang dan Jasa. Membayar faktur penjualan yang telah disetujui.

Sumber : https://intergalactictravelbureau.com/

SIKLUS PENGELUARAN KAS

SIKLUS PENGELUARAN KAS

SIKLUS PENGELUARAN KAS
SIKLUS PENGELUARAN KAS
SIKLUS PENGELUARAN KAS
Definisi Siklus Pengeluaran Kas
Pengertian siklus pengeluaran kas adalah suatu rangkaian bisnis dan operasional pemrosesan data terkait yang berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa. Adapun tujuan utama dalam siklus pengelauaran adalah untuk meminimalkan biaya total memperoleh dan memelihara persediaan, perlengkapan, dan berbagai layanan yang dibutuhkan organisasi untuk menjalankan aktivitasnya (Romney & Steinbart, 2005).
Sistem Pengeluaran Kas
Proses Sistem Pengeluaran kas diantaranya :
  • Sistem pengeluaran kas memproses pembayaran berbagai kewajiban yang timbul dari sistem pembelian.
  • Proses pengeluaran kas membuat dan mendistribusikan cek ke para pemasok. Salinan dari berbagai cek tersebut akan dikembalikan ke bagian utang usaha sebagai bukti bahwa telah dibayar, dan akun utang usaha akan diperbarui untuk menyingkiran kewajiban tersebut.
  • Pada akhir periode, baik proses pengeluaran kas maupun utang usaha mengirim informasi ringkasan ke buku besar. Informasi tersebut direkonsiliasi dan dicatat ke akun pengendali kas serta utang usaha.

 

Hubungan Siklus Pengeluaran dan Unit Organisasi Dalam Suatu Entitas
Tanggungjawab di dalam siklus pengeluaran biasanya dibawah pengawasan dan arahan dari manajemen persediaan dan bagian manajemen akuntansi/keuangan. Hubungan kedua unit tersebut menghasilkan suatu interaksi antara Sistem Informasi Manajemen Persediaan dan Sistem Informasi Akuntansi.
Manajemen Persediaan
Pada perusahaan manufaktur, kegiatan yang terlibat dalam manajemen persediaan dapat digabungkan dengan produksi untuk membentuk fungsi logistik yang lebih luas. fungsi distribusi mungkin disertakan dalam fungsi ini luas atau mungkin alternatif ditugaskan untuk fungsi pemasaran / distribusi. Pada aktivitas pembelian, focus utama adalah memilih vendor atau supplier yang cocok untuk memesan barang atau jasa (layanan). Pemilihan vendor sangat penting untuk dapat memastikan kualitas barang yang dipesan, serta kontrol terhadap barang dan jasa yang telah dipesan.

Tips dan tehnik formasi permainan futsal

Tips dan tehnik formasi permainan futsal

Futsal adalah olahraga beregu yang inti permainannya mengandalkan kerjasama tim. Tetapi di dalam permainan futsal seringkali pelatih memiliki teknik,strategi untuk memenangkan pertandingan.
Disini aku dapat share tips dan tehnik formasi permainan futsal mudah-mudahan menjadi salahsatu refrensi studi anda yaitu sebagai berikut:

Formasi Futsal

Secara teknis, pola permainan sebuah tim futsal berubah-ubah di dalam hitungan detik, mengikuti transisi berasal dari bertahan menjadi menyerang atau sebaliknya. Pemain tidak boleh terpaku pada satu posisi statis supaya terhindar berasal dari permainan monoton. Setiap pemain diharuskan menguasai kapabilitas bertahan dan menyerang secara berimbang. Beberapa umpama formasi futsal yang sering dipakai diantaranya sebagai selanjutnya :

Formasi Futsal 2-2

Formasi Futsal ini digunakan sejak decade 1950-an dan memiliki sifat bersama dua pemain di tempat pertahanan dan dua pemain di tempat penyerangan. Formasi Futsal ini benar-benar simple dan pemain tidak kudu banyak bergerak. Dua pemain dibelakang bertugas mengamankan tempat pertahanan, pas dua pemain di depan bertugas menyerang. Jarang berjalan perubahan posisi. Formasi Futsal ini lebih statis dibandingkan bersama yang lain dan lebih banyak digunakan untuk permainan di dalam tempo sedang. Namun, tim yang mempunyai pengalaman sering menggunakannya di dalam pertandingan krusial.

Tipsnya:
Dua pemain depan dapat saling membantu pas dua pemain belakang tidak hanya mengamankan pertahanan, namun juga ikut membantu memutar permainan.
Cuku efektif melawan tim bersama pertahnan yang lemah. Karenanya kudu melakukan penyerangan secara konstan. Tapi juga kudu melakukan penguasaan bola (ball possession) dikala tidak melakukan penyerangan.
Formasi 2-2 sebenarnya menggunakan dua pemain depan dan dua pemain belakang. Namun, di dalam praktiknya sebuah tim harusnya menyerang dan bertahan secara bersama. Dengan begitu dapat lebih mudang menggapai hasil yang diharapkan.
Formasi Futsal 4-0
Formasi futsal ini diciptakan oleh tim-tim Eropa, khususnya Spanyol. Terlihat hampir serupa bersama system 3-1 atau modifikasi 1-2-1. Namun yang membedakan formasi futsal ini adalah penyerang tengah atau lebih dikenal bersama nama pivot bisal masuk ke tempat caster atau sebagai penjelajah di posisi sayap kiri, kanan, tengah, dan belakang. Artinya ia bersama tiga rekan pemain seecara konstan melakukan serangan atau bertahan. Permainan dapat menjadi benar-benar rapat dan ketat supaya sulit bagi lawan untuk bergerak bersama leluasa pas menyerang atau bertahan.

Tipsnya:
Setiap pemain dapat mengawal pemain lawan (man to man marking)
Sangat efektif dikala menghadapi lawan yang tangguh.
Memudahkan untuk menutupi pergerakan lawan di dalam mendistribusikan bola atau membuka area permainan.
Bisa memperlambat tempo permainan lawan, lalu memulai penyerangan.
Terkadang, permainan menjadi monoton sebab bola bisa saja dikuasi, pas rekan lain hanya melakukan penjagaan pada pemain lawan.
Formasi Futsal 3-1

Formasi Futsal 3-1 memudahkan melakukan serangan bersama lebih variatif. Di depan kipper ada seorang pemain bertahan, dua pemain tengah yang tempati posisi sayap, dan penyerang tengah atau pivot.

Formasi futsal ini menuntut banyak pergerakan berasal dari pemain di dalam penguasaan bola khususnya pas melakukan variasi serangan. Pivot lebih banyak mengoperkan kepada rekan pas menyerang. Kedua pemain sayap dan satu pemain belakang dapat mengimbangi arah pergerakan pivot untuk menciptakan area permainan dan peluang untuk mencetak gol. Pivot dan kedua pemain sayap dapat melakukan beberapa gerakan untuk melacak celah dan momen yang tepat fungsi memasukkan bola ke gawang lawan.

Fungsi masing-masing posisi pemain.
Pemain Bertahan

Pada formasi futsal ini, orang terakhir di barisan belakang, bertanggung jawab untuk membantu kipper mengamankan gawang, menetralisasi serangan lawan, dan memulai penyerangan.
Pemain Sayap

Dalam Formasi futsal, pemain sayap berfaedah sebagai :
Penghubung antara pertahanan dan penyerang
Membantu pemain belakang di dalam memulai serangan serta menyokong pivot untuk melakukan penyelesaian akhir atau mencetak gol.
Pivot

Dalam Formasi futsal, Pivot berfaedah sebagai :
Mengontrol permainan pas di dalam posisi menyerang
Berperan sebagai penyuplai bola, pencetak gol, dan menjadi orang pertama yang meredam serangan lawan.

Tipsnya:
Peran pemain depan paling menonjol sebab kudu mengendalikan bola, mengumpan kepada rekannya, dan melacak celah untuk memasukkan bola ke gawang lawan. Ini yang dinamakan pivot atau obyek man.
Pengendalian bola tidak boleh lama sebab area permainan yang sempit
Lawan bisa bersama ringan membangun pertahanan fungsi meredam serangan

Pemain belakang juga memiliki peran penting khususnya di dalam menjaga penguasaan bola selama permainan.

Terimakasih semoga bermanfaat..

Sumber : https://penjaskes.co.id/

Baca Juga :