Dampak Negatif Penyalahgunaan Zat Adiktif dan Pencegahannya

Dampak Negatif Penyalahgunaan Zat Adiktif dan Pencegahannya

Dampak  pada fisik  & mental

  • Mengurangi kemampuan darah dalam menyimpan oksigen karena zat ini mengandung racun yang berbahaya.
  • Mengakibatkan kanker.
  • Menyebabkan kesulitan dalam bernapas.
  • Penurunan daya ingat.
  • kerusakan hati/kanker hati.
  • menimbulkan rasa kesibukan (rushing sensation).
  • Menimbulkan semangat.
  • Merasa waktu berjalan lambat.
  • Pusing,kehilangan keseimbangan tubuh/ mabuk.
  • Timbul masalah kulit di sekitar mulut dan hidung.
  • Menimbulkan euphoria.
  • Mual,muntah,sulit buang air besar.
  • Kebingungan (konfusi).
  • Berkeringat.
  • Pingsan dan jantung berdebar-debar.
  • Gelisah dan berubah suasana hati.
  • Denyut nadi melambat.
  • Tekana darah menurun.
  • Otot-otot menjadi lemah.
  • Pupil mengecil dan gangguan penglihatan.
  • Mengurangi bahkan menghilangkan kepercayaan diri.
  • Banyak bicara.
  • Gangguan kebiasaan tidur..
  • Gigi rapuh,gusi menyusut karena kekurangan kalsium.
  • Tekanan darah meningkat.
  1. Dampak sosial (lingkungan)
  • Susah dalam bersosialisasi.
  • Tidak percaya diri.
  • Sulit pengendalian diri.
  • Susah menyambung pembicaraan.
  • Berpikiran negatif pada diri sendiri.
  • Bergembira secara berlebihan.
  • Lebih banyak berdiam diri.
  • Dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan orang baik-baik. Selain itu biasanya tukang candu narkoba akan bersikap anti sosial.
  • keluarga akan malu besar karena punya anggota keluarga yang memakai zat terlarang.
  • Kesempatan belajar hilang dan mungkin dapat dikeluarkan dari sekolah atau perguruan tinggi alias DO / drop out.
  • Tidak dipercaya lagi oleh orang lain karena umumnya pecandu narkoba akan gemar berbohong dan melakukan tindak kriminal.
  • Dosa akan terus bertambah karena lupa akan kewajiban Tuhan serta menjalani kehidupan yang dilarang oleh ajaran agamanya.
  • Bisa dijebloskan ke dalam tembok derita / penjara yang sangat menyiksa lahir batin..
  • Mendorong pemakainya untuk melakukan tindak kriminal karena harganya mahal dan sudah ketergantungan terhadap obat itu,sehingga pemakai akan memaksakan diri untuk mengkonsumsi obat itu.
  1. Dampak Ekonomi
  • Akan banyak uang yang dibutuhkan untuk penyembuhan dan perawatan kesehatan pecandu jika tubuhnya rusak digerogoti zat beracun.
  • Masalah keuangan. Obat-obatan yang dikonsumsi biasanya mahal.Namun, bila sudah kecanduan maka pengguna akan melakukan apa saja untuk mendapatkannya. Mereka bisa menjual barang pribadi atau mengambil milik orang lain dan keluarga.
  • Pemakai tidak akan dapat menabung dan memenuhi kebutuhan pokoknya sebagai manusia biasa,karena pemakai akan lebih mementingkan obat itu daripada kebutuhan pokoknya.

Baca juga: