Jenis Pengecer Utama Toko

Jenis Pengecer Utama Toko

  1. Toko Khusus (Specially Store), yaitu toko lini produk dijual dengan sempit dengan berbagai pilihan yang sama. Seperti toko sepatu, toko bunga, toko pakaian dll.
  2. Toko Serba Ada (Departement Store), yaitu toko yang menjual beberapa lini produk, biasanya menjual pakaian, perlengkapan dan barang kebutuhan rumah tangga dan biasanya tiap lini tersebut beroperasi sebagai departemen tersendiri yang dikelola oleh pembeli spesialis atau pedagang khusus.
  3. Pasar Swalayan, yaitu toko dimana operasinya lebih besar dengan biaya dan marjin rendah, tetapi bervolume tinggi. Swalayan dirancang untuk melayani semua kebutuhan konsumen seperti makanan dan produk peralatan rumah.
  4. Toko Kenyamanan (Convenience Store), yaitu toko yang relative kecil dan terletak di daerah pemukiman, mempunyai jam buka yang panjang selama 7 hari selama seminggu, serta menjual lini dalam produk bahan pangan yang terbatas dan memiliki tingkat perputaran tinggi.
  5. Toko Diskon ( Discount Store ), yaitu toko yang menjual barang standar dengan harga lebih murah karna mengambil marjin yang lebih rendah dan menjual dengan volume yang tinggi dan umumnya menjual merek nasional, bukan barang bermutu rendah.
  6. Pengecer Potongan Harga ( Off Price Retail ), yaitu toko dimana membeli dengan harga yang lebih rendah dari pada harga pedagang besar dan menetapkan harga untuk konsumen lebih rendah dari pada harga eceran, sering merupakan barang sisa, berlebih dan tidak regular yang diperoleh dengan harga yang lebih rendah dari produsen atau pengecer lainnya.
  7. Toko Super ( Super Store ), yaitu toko yang rata-rata memiliki ruang jual yang sangat luas dan bertujuan untuk memenuhi semua kebutuhan konsumen akan produk makanan dan bukan makanan yang dibeli secara rutin. Toko super dapat dibedakan menjadi :
  8. Toko Kombinasi ( Combination Store ), merupakan difersifikasi usaha swalayan ke bidang obat-obatan.
  9. Pasar Hiper ( Hipermarket ), yaitu toko yang menggabungkan prinsip-prinsip pasar swalayan, toko diskon serta pengecer gudang, ragam produknya lebih dari sekedar barang-barang rutin yang dibeli tapi meliputi mebel, peralatan besar dan kecil, pakaian dan beberapa jenis lainnya. Seperti Carrefour.
  10. Ruang Pameran, yaitu menjual banyak pilihan produk bermerek, mark up tinggi, perputaran cepat dengan harga diskon. Pelanggan memesan barang tersebut dari suatu area pengambilan barang di toko itu.

Jenis-jenis Utama Organisasi Eceran

  1. Toko Jaringan Korporat, yaitu dua gerai atau lebih yang biasanya dimiliki dan dikendalikan dengan melakukan pembelian dan perdagangan terpusat dan menjual lini dagangan yang mirip. Ukurannya memungkinkan toko jaringan korporat tersebut membeli dalam jumlah besar dengan harga yang lebih rendah dan mampu memperkerjakan ahli-ahli korporat untuk melakukan tugas-tugas penetapan harga, promosi perdagangan, pengendalian, persediaan dan perkiraan penjualan. Contoh :  Tower Records, GAP dll
  2. Jaringan Sukarela, yaitu kelompok Pengecer Independen yang disponsori pedagang besar yang melakukan pembelian besar-besaran dan perdagangan umum Contoh : Indepndent Grocers Alliance (IGA).
  3. Koperasi Pengecer, yaitu Pengecer-pengecer independen yang membentuk organisasi pembelian pusat dan melakukan kegiatan-kegiatan promosi bersama Contoh : ACE Hardware (perkakas), Associated Grocers (Pangan).
  4. Koperasi Konsumen, yaitu Perusahaan Eceran yang dimiliki pelanggannya. Dalam Koperasi konsumen, penduduk menyerahkan uang untuk membuka toko mereka sendiri, memberikan suara untuk menetapkan kebijakannya, memilih suatu kelompok untuk mengelolanya dan menerima deviden keanggotaan.
  5. Organisasi Waralaba, yaitu Perhimpunan berdasarkan  kontrak antara pemberi waralaba  (produsen, pedagang besar, organisasi jasa) dan pemegang waralaba (pengusaha independent yan g membeli hak untuk memilki dan menjalankan satu atau beberapa unit dalam system waralaba tsb) . Contoh : McDonald’s, Pizza Hut, 7-Eleven dll.

Baca juga: