Kecerdasan Buatan China Kejar Dominasi Barat

Kecerdasan Buatan China Kejar Dominasi Barat

Kecerdasan Buatan China Kejar Dominasi Barat
Kecerdasan Buatan China Kejar Dominasi Barat

BEIJING – China mulai menerapkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di sektor publik. Negara ini ingin menunjukkan kepada dunia bahwa mereka bisa menjadi yang terdepan untuk urusan teknologi.

Baru-baru ini kepolisian di Beijing menguji coba teknologi Artificial Intelligence (AI) yang disematkan pada sebuah kacamata. Dengan kacamata pintar ini, polisi dapat mengetahui nomor mobil dan data kendaraan beserta rekam jejaknya saat berlalu lintas hanya dalam waktu kurang satu detik.

Pemerintah dan perusahaan-perusahaan teknologi di China saat ini memang tengah gencar mengembangkan teknologi AI. Ratusan miliar yuan digelontorklan untuk mengembangkan kecerdasan buatan agar bisa digunakan dalam berbagai aspek kehidupan. Teknologi diharapkan meningkatkan produktivitas dan menciptakan bisnis baru sehingga mendorong China menjadi kekuatan ekonomi dunia.

Baca Juga:

Sesuai Kebutuhan Digital, Jurusan Mechatronic Jadi Jurusan Favorit
Barisan Teknologi Terbaru yang Dibawa vivo untuk APEX 2020

Dalam sebuah konferensi pers baru-baru ini, Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

China Wan Gang menyatakan, China akan memperkuat penggunaan AI untuk menyelesaikan isu keamanan, kesehatan, lingkungan, dan sektor penting lainnya.

Sejak 1980-an, pengembangan AI di China berkembang secara pesat dan luas. Saat ini, AI di Negeri Panda bahkan sudah menjadi bagian penting dari kehidupan.

Banyak aplikasi atau perangkat lunak AI yang digunakan di berbagai industri

dan kehidupan sehari-hari seperti teknologi bike-sharing atau pengiriman paket. Di China, AI juga digunakan di rumah sakit, pengadilan, perencanaan kota, transportasi, hingga kepolisian.

Pemerintah China siap mengintensifkan riset AI dan melatih generasi muda

berbakat untuk mencari solusi baru dan memajukan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan AI.

 

Baca Juga :