Konsep Dasar Sosiologi

Table of Contents

Konsep Dasar Sosiologi

Konsep Dasar Sosiologi
Konsep Dasar Sosiologi
    Konsep yang tidak dapat ditinggalkan dalam mempelajari sosiologi adalah konsep masyarakat dan budaya, termasuk sub-sub dari keduanya yang sangat beragam. Konsep-konsep tersebut adalah :
a. Individu.
                Indivudi adalah manusia secara perorangan yang memiliki akal buudi dan kepribadian yang berbeda-beda.
b. Keluarga.
                Keluarga adalah suatu satuan sosial terkecil yang beranggotakan ayah,ibu, dan anak dan terikat melalui perkawinan atau adopsi. Berdasarkan tinjauan kesukuannya kita mengenal keluarga bilateral/parental,patrilineal dan matrilineal. Pada keluarga bilateral akan membentuk himpunan kerabat sebagai bentuk  perkembangan keluarga yang dihitung dari garis keturunan ayah maupun ibu, pada keluarga matrilineal hanya dihitung dari dari kerabat ibu saja dan pada keluarga patrilineal keanggoataan kerabat ditentukan berdasarkan garis keturunan ayah saja.
c. Masyarakat.
                Masyarakat merupakan himpunan orang-orang yang terikat oleh kerja sama dan cita-cita dalam suatu wilayah tertentu dengan  berdasarkan pada norma sosial tertentu. Setiap masyarakat terdiri dari empat unsur pokok, yaitu :
1) Individu, merupakan subjek yang menentukan segala sesuatu yang ada di dalam masyarakat tersebut.
    Walaupun memiliki latar belakang sosial,ekonomi dan ideologi yang berbeda-beda tetapi karena
    mepunyai kesadaran saling memerlukan maka terjalinlah suatu toleransi dan kerja sama yang harmonis.
2) Kerja sama dan Cita-cita yang sama. Perasaan dan cita-cita yang sama sebagai satu kesatuan sosial yang
    akan menumbuhkan  salidaritas antara satu dengan yang lain untuk melakukan kegiatan yang salaing
    menguntungkan.
3) Wilayah. Setiap masyarakat mendiami wilayah tertentu baik dalam skala kecil maupun besar yang
    berfungsi sebagai wadah semua kegiatan warga masyarakat dalam menyelenggarakan kehidupannya.
4) Sistem Norma  tertentu. Sistem norma berfungsi sebagai pedoman dalam sistem tata kelakuan dan
    hubungan warga masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.
d. Interaksi Sosial.
                 Interaksi sosial merupakan hubungan dan pengaruh timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok maupun kelompok dengan kelompok. Ada 4 motivator mengapa manusia melakukan interaksi sosial :
1) Untuk meneruskan atau mengembangkan keturunan.
2) Untuk memepertahankan diri.
3) Untuk melaksanakan kehidupan bersama.
4) Untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Setiap interaksi sosial terdiri atas 4 komponen pokok, yaitu :
a) Rangsangan/stimulan, yaitu sesuatu yang mengundang perhatian sehingga mendorong manusia untuk
    melihat,mendengar, mencium, atau memperhatikan.
b) Tanggapan/respon yaitu               rekasi terhadap rangsangan yang akan menggerakkan panca indera dan organ
     tubuh untuk mengetahuinya.
c) Aksi yaitu aktivitas permulaan yang mengawali terjadinya suatu interaksi dari pihak pertama.
d) Reaksi yaitu lanjutan atau balasan terhadap aksi yang dilakukan oleh pihak pertama  yang dilakukan oleh
    pihak kedua sebagai lawan dari pihak yang berinteraksi.
e. Proses Sosialisasi.
                 Proses sosialisasi merupakan aktivitas belajar yang dilakukan oleh seorang individu untuk
    mengetahui secara seksama mengenai cara-cara bergaul di dalam masyarakat.
f. Nilai dan Norma Sosial.
                 Nilai sosial adalah segala sesuatu yang dianggap baik dan benar yang dicita-citakan oleh warga masyarakat baik menyangkut nilai vital, material, dan spiritual. Sedangkan norma sosial merupakan semua bentuk peraturan baik tertulis maupun tidak tertulis yang ada dan berlaku dalam masyarakat.
g. Prilaku menyimpang.
                Prilaku menyimpang adalah prilaku yang tidak sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku dalam
    masyarakat.
j. Pengendalian Sosial yaitu upaya untuk mencegah atau menghilangkan prilaku-prilaku yang
   menyimpang dalam masyarakat.
i. Perubahan Sosial yaitu perubahan situasi dalam masyarakat yang menyangkut lembaga sosial.dan sistem aktifitas maupun benda-benda konkrit sebagai hasil perbuatan manusia. Perubahan sosial disebabkan 4 sumber utama, yaitu  perubahan lingkungan alam, situasi kependudukan, struktur sosial serta nilai dan sikap.