Mahasiswa ITS Presentasi Penelitian Terumbu Karang

Mahasiswa ITS Presentasi Penelitian Terumbu Karang

Mahasiswa ITS Presentasi Penelitian Terumbu Karang
Mahasiswa ITS Presentasi Penelitian Terumbu Karang

Pembuangan air bahang dari aktivitas industri ke daerah pesisir pantai berkontribusi

dalam kenaikan suhu air di pesisir yang bisa merusak terumbu karang. Berangkat dari hal tersebut, Dr Dra Dian Saptarini MSc meneliti terumbu karang sebagai parameter biologi untuk pengendalian pencemaran panas.

Penelitian untuk disertasi tersebut dipaparkan dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Fakultas

Teknologi Kelautan (FTK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat ITS, Senin (11/3/2019).

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki garis pantai yang sangat panjang dan dihuni beraneka ragam kehidupan biota laut, salah satunya karang. Dalam disertasinya tersebut, perempuan yang kerap disapa Dian ini menjelaskan bahwa karang menurut kemampuan memproduksi kapur dibedakan menjadi dua, yaitu karang hermatipik dan karang ahermatipik.

Diterangkan Dian, karang hermatipik ialah karang yang mampu membentuk bangunan karang atau terumbu

, sedangkan karang ahermatipik tidak mampu membentuk terumbu. “Dalam persebarannya, karang hermatipik tumbuh di daerah tropis, sedangkan karang ahermatipik tersebar di seluruh dunia,” papar Dian.

 

Sumber :

https://www.ram.co.id/