MAN I Cimahi Wakili Jawa Barat di Nasional

MAN I Cimahi Wakili Jawa Barat di Nasional

MAN I Cimahi Wakili Jawa Barat di Nasional
MAN I Cimahi Wakili Jawa Barat di Nasional

CIMAHI – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Cimahi wakili perlombaan sekolah bersih

tingkat Provinsi Jawa Barat. Sekolah tersebut memiliki sejumlah program tentang kebersihan. Salah satunya keberadaan ekstrakulikuler Pendidikan Lingkungan Hidup.

Kepala Sekolah MAN I Cimahi Ahmad Ate Saefulloh mengatakan, ekstrakulikuler itu memiliki beberapa divisi. Bahkan, para siswa diberi pembelajaran cara mengolah sampah.

”Kami juga memiliki program G Simpatik (Gerakan Siswa Madrasah Pemantau Jentik). Di mana setiap siswa dibekali untuk memberantas jentik nyamuk,” ungkap Ahmad kepada wartawan ditemui di sekolah, kemarin (1/11).

Bahkan, para siswa tidak hanya memantau di sekolah, tetapi sampai radius satu kilometer

dari lingkungan sekolah. Dalam kesempatan tersebut, dia menargetkan MAN 1 Cimahi bisa juara di tingkat provinsi. Sehingga, bisa melaju ketingkat Nasional.

”Semua materi sudah kami siapkan sesempurna mungkin. Maka kami yakin atas dukungan semuanya baik pemerintah, guru dan semua murid kami bisa memenangkan perlombaan ini,” katanya.

Terpantau, Kepala Kementrian Agama Kota Cimahi Ismatullah Syarif yang menghadiri acara penilaian tersebut. Dirinya merasa bangga terpilihnya MAN I Cimahi menjadi perwakilan lomba sekolah bersih dan sehat 2016 tingkat Jawa Barat.

”Agama sendiri menyebutkan kebersihan adalah sebagaian dari iman. Mudah-mudahan kebersihan

benar benar muncul di Kota Cimahi,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua tim penilai lomba sekolah sehat tingkat provinsi Jawa Barat T Hidayat menjelaskan, perlombaan ini lebih mementingkan aspek kebersihan. Adapun aspek lainnya, pelayanan kesehatan dan penyuluhan kesehatan. ”Penyuluhan seperti penyuluhan bahaya narkoba, bahaya rokok, bahaya pergaulan bebas dan bahaya pernikahan dini dan bahaya HIV,” jelasnya.

Hidayat mengatakan , jika derajat kesehatan anak meningkat akan berdampak pada tingkat kelulusan anak yang naik. Intinya, lanjut dia, terdapat tiga yang masuk penilaian, yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan terhadap anak dan lingkungan sekolah yang sehat dan bersih

Terkait peluang yang ada pada MAN I Cimahi, dia menyebutkan bahwa MAN I Cimahi sangat berpeluang. ”Peluang ada, peluang menjadi sekolah bersih dan sehat sudah bagus, berdoa saja mudah mudahan berhasil,” jelasnya.

Sedangkan Wakil Wali Kota Cimahi Sudiarto mengatakan, salah satu modal pembangunan nasional adalah sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas baik secara fisik, mental, dan sosial. Serta mempunyai produktivitas yang optimal.

”Untuk itu diperlukan upaya-upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan secara terus menerus dimulai dari sejak dalam kandungan, usia balita, usia sekolah, sampai usia lanjut,” jelasnya.

Anak usia sekolah diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun di rumah masing-masing. Diharapkan terwujud lingkungan sekolah sehat yang bersih, siswa dan siswi yang sehat, cerdas dan peduli lingkungan.

 

Baca Juga :