Minta Sistem Zonasi Dibatalkan, Ratusan Warga Siap Bermalam di Dispendik Surabaya

Minta Sistem Zonasi Dibatalkan, Ratusan Warga Siap Bermalam di Dispendik Surabaya

Minta Sistem Zonasi Dibatalkan, Ratusan Warga Siap Bermalam di Dispendik Surabaya
Minta Sistem Zonasi Dibatalkan, Ratusan Warga Siap Bermalam di Dispendik Surabaya

Demi menolak pemberlakuan sistem zonasi, ratusan wali murid yang tengah melakukan unjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan

(Dispendik) Kota Surabaya memastikan diri siap bermalam di lokasi itu.

“Harus dibatalkan. Kami siap bermalam di sini. Pak Iksan (Kepala Dispendik) tidak boleh diam saja. Jangan hanya diam. Kami butuh jawaban,” teriak salah satu peserta aksi diiringi pekik setuju dari yang lain.

Untuk informasi, kantor Dispendik Surabaya mendadak dipenuhi ratusan Wali Murid

yang merasa keberatan dengan sistem zonasi pada PPDB 2019 ini. Bahkan, adu dorong sempat terjadi di depan pintu kantor tersebut. Beberapa wali murid berusaha masuk, namun dihalangi oleh Satpol PP dan Kepolisian.
Baca Juga:

Dugaan Surat Domisili Diakali, DPRD Akan Panggil Lagi SMPN 1 Ponorogo
Pengamat Pendidikan: Kalau Sekolah Sudah Setara, Tak Ada Alasan Tolak Zonasi
Bupati Jember Tetapkan Adu Cepat dalam Pendaftaran PPDB SMP Tahap Kedua
Zonasi PPDB Tidak Adil dan Gagal Lihat Disparitas Pendidikan Daerah

Wali murid yang mayoritas adalah ibu-ibu, mendesak agar ada pembatalan sistem zonasi

yang diterapkan saat ini. Salah satu Wali murid, Reni C Simanjuntak, berujar bahwa M. Ikhsan membohongi masyarakat. “Ucapan Ikhsan preet, bullshit,” ujarnya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa dirinya bersama ratusan wali murid lain akan menduduki kantor yang berada di jalan Jagir 350 hingga ada kepastian nasib bagi mereka

 

Sumber :

https://my.sterling.edu/ICS/Academics/LL/LL379__UG08/FA_2008_UNDG-LL379__UG08_-A/Blog_7.jnz?portlet=Blog_7&screen=View+Post&screenType=next&&Id=5e5e7037-c643-42d7-80f4-f9afafdd43bb