Pato dan Huntelaar bawa MiLan salip Roma

Pato dan Huntelaar bawa MiLan salip Roma

Pato dan Huntelaar bawa MiLan salip Roma
Pato dan Huntelaar bawa MiLan salip Roma

Upaya AC Milan menggeser AS Roma dari peringkat dua akhirnya berhasil. Bertandang ke Artemio Franchi, I Rossoneri mampu menang 2-1 atas Fiorentina, melalui gol kemenangan Alexandre Pato di masa injury time, (24/2).

Kemenangan ini sangat bernilai bagi Milan karena selain diperoleh di kandang lawan, mereka juga mampu membalikkan keadaan setelah sempat teringgal satu gol hingga 80 menit laga berjalan.

Milan sendiri optimis bisa meraih kemenangan dan terus menempel ketat Inter Milan di puncak klasemen. Dari enam pertemuan terakhir di kandang Fiorentina, I Rossoneri memiliki modal bagus dengan merebut tiga kemenangan dan dua hasil imbang.

Laga giornata ke-17 ini sejatinya digelar pada 20 Desember tahun lalu, namun karena cuaca buruk keduanya harus menunda pertandingan.

Kedua kubu memulai laga dengan permainan agresif. Juan Vargas mampu membuka skor melalui sepakan voli-nya saat laga baru berjalan delapan menit. Sayang wasit menganulir gol itu karena sudah dianggap berada dalam posisi off-side.

Fiorentina belum menyerah. Di menit ke-11, giliran Stevan Jovetic yang memperoleh peluang matang bagi tuan rumah. Sayang tendangan voli-nya dari posisi yang sebenarnya sangat menguntungkan masih melebar dari gawang Christian Abbiati.

Upaya serangan yang dilancarkan skuad asuhan Cesare Prandelli itu sejak awal babak pertama akhirnya berbuah hasil. Alberto Gilardino memberi pukulan kepada mantan klubnya dengan mencetak gol pembuka di menit ke-14. Gol ini sekaligus membayar kekecewaan Gila karena telah disia-siakan Milan pada periode 2005-08. Ini juga menjadi gol perdana Gila ke gawang Milan sejak keluar pada 2008 lalu.

Di menit ke-32, Milan harus kehilangan kapten mereka, Massimo Ambrossini, yang mengalami cedera. Posisi Ambrossini terpaksa digantikan oleh gelandang asal Prancis, Mathieu Flamini.

Skuad asuhan Leonardo itu terus berupaya keras mengejar ketinggalan satu gol dari tuan rumah. Namun, hingga turun minum mereka masih belum berhasil mencetak satu gol-pun.

Di babak kedua, pelatih Fiorentina, Cesare Prandelli masih menginstruksikan anak asuhnya bermain menekan. Guna menambah agresivitas, bek tengah Cesare Natali ditarik keluar untuk digantikan oleh Massimo Gobbi.

Lima menit memasuki paruh kedua, Alexadre Pato hampir membuat skor menjadi imbang andai sepakannya, memanfaatkan umpan lambung Ronaldinho, tidak melambung dari gawang Fiorentina yang dikawal Sebastien Frey.

Memasuki 15 menit babak kedua, Prandelli mulai berganti strategi dengan lebih memperkuat pertahanan. Cristiano Zanetti dan Keirrison dimasukkan menggantikan posisi Jovetic serta Gilardino.

Strategi bertahan yang diterapkan Fiorentina langsung dimanfaatkan secara cermat oleh Milan yang segera memasukkan Klaas-Jan Huntelaar menggantikan Gennaro Gattuso di menit ke-76. Tekanan gencar yang dilancarkan Ronaldinho cs membuat lini belakang La Viola mulai terbuka.

Alhasil, baru lima menit berada di lapangan, Huntelaar langsung memberi bukti kepada Leonardo bahwa keputusan memainkannya tidak sia-sia.

Baca Juga :