PENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM

PENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM

PENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM

Pengetian sistem

  1. Sistemmerupakan sehimpunan komponen atau subsistem yang terorganisir dan berkaitan sesuai dengan rencana untuk mencapai  suatu tujuan tertentu. (Tatang M. Amirin, 1992: 11.)

Ciri-ciri umum dari sistem, yaitu yang mencakup hal-hal berikut :

          Sistem merupakan suatu kesatuan yang berstruktur.

          Kesatuan tersebut terdiri dari sejumlah komponen yang saling berpengaruh.

          Masing-masing komponen mempunyai fungsi tertentu dan secara bersama-sama melaksanakan fungsi struktur yaitu mencapai tujuan sistem.

  1. sistem baru merupakan masukan mentah ( raw input )yang akan diproses menjadi tamatan ( out put )
  2. guru dan tenaga non guru, administrasi sekolah, kurikulum, anggaran pendidikan, prasaranaa dan sarana merupakan masukan instrumental yang memungkinkan dilaksanakannnya pemrosesan masukan mentah jadi tamatan.
  3. Corok budaya dan kondisi ekonomi masyarakat sekitar, kependudukan, politik dan keamanan negara yang secara langsung atau tidak langsung berpengaruh terhadap berperannya masukan instrumental dalm pemrosesan masukan mentah.
  4. Hubungan sistem pendidikan  dengan sistem lain dan perubahan kedudukan dari sistem

Suatu komponen dapat berubah status menjadi sistem, apabila komponen tersebut dilihat secara tersendiri dan ternyata terdiri dari sejumlah sub-sistem. Sebagai sub-sistem,bidang ekonomi,pendidikan, dan politik masing-masing sebagai sistem. Pendidikan nonformal, pendidikan formal, dan pendidikan informal merupakan subsistem dari bidang pendidikan sebagai sistem dan seterusnya.

  1. Pemecahan masalah pendidikan secara sistimik
  2. Cara memandang sistem, yaitu memandang ruang lingkup suatu sistem atau dengan kata lain ruang lingkup suatu permasalahan. Jika sebuah komponen suatu sistem dipisahkan dari komponen-komponen lain, dan dikaji secara tersendiri, maksudnya tidak lain ialah agar komponen tersebut dapat d analisis secara mendalam. Selanjutnya, memandang suatu sistem dalam konteks ruang lingkup yang lebih besar ( supra sistem) mempunyai manfaat agar kita memandang suatu persoalan tidak lepas dari hal-hal yang melatarbelakangi atau yang  mewadahinya.
  3.  Penggunaan analisis sitem dalam pendidikan dimaksudkan untuk memaksimalkan pencapaian tujuan pendidikan dengan cara yang efesien dan efektif. Prinsip utamanya yaitu bahwa kita dipersyaratkan untuk berfikir sistematik, artinya kita harus memperhitungkan segenap komponen yang terlibat dalam masalah pendidikan yang akan dipecahkan. Untuk dapat menyelesaikan masalah pendidikan,berbagai komponen dalam sistem pendidikan perlu dikenali secara tuntas,agar dapat ditemukan komponen-komponen mana yang mengandung kelemahan dan perlu dibenahi serta dikembangkan. Dengan demikian segenap komponen dapat berfungsi secara penuh. Jika tujuan sistem tidak tercapai sepenuhnya, maka dapat diusahakan:

          Menemukan komponen yang mengandung kelemahan

          Menemukan hubungan antarkomponen yang mengandung kelemahan dan

          Memperbaiki komponen dan ataupun hubungan antarkomponen yang lemah tersebut.

  1. Saling hubungan anatar komponen berupa hubungan yang bersifat dinamis anatarkomponen-komponen dan gerak fungsi dari seluruh komponen terarah kepada tujuan sistem.
  2. Hubungan sistem dengan supra sistem yaitu pembangunan sistem pendidikan nasional yaitu pembangunan sistem pendidikan nasional ( sistem ) hanya akan berhasil jika mengacu kepada pembangunan nasional secara keseluruan( supra sistem ).
  3. Keterkaitan antar pengajaran dan pendidikan

Pengajaran (instruction)

          Lebih menekankan pada penguasaan wawasan dan pengetahuan tentang bidang/program tertentu seperti pertanian, kesehatan, dan lain-lain.

          Makan waktu relatif pendek

          Metode lebih bersifat rasional,teknis praktis .

Pendidikan (education)

          Lebih menekankan pada pembentukan manusianya (penanaman sikap dan nilai-nilai).

          Makan waktu relatif panjang

          Metode lebih bersifat psikologis dan pendekatan manusiawi

Kesimpulan yang dapat ditarik dari persoalan pengajaran dan pendidikan adalah sebagai berikut :

  1. Pengajaran dan pendidikan dapat dibedakan, tetapi tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Masing-masing saling mengisi.
  2. Pembedaan dilakukan hanya untuk kepentingan analisis agar masing0masing dapat dipahami lebih baik.
  3. Pendidikan modern lebih cenderung mengutamakan pendidikan, sebab pendidikan membentuk wadah, sedangkan pengajaran mengusahakan isinya. Wadah harus menetap meskipun isi bervariasi dan berubah.
  4. Pendidikan prajabatan dan pendidikan dalam jabatan sebagai sebuah sistem

Pendidikan prajabatan berfungsi memberikan bekal secara formal kepada calon pekerja dalam bidang tertentu dalam periode waktu tertentu. Sedangkan pendidikan dalam jabatan bermaksud memberikan bekal tambahan kepada orang-orang yang telah bekerja berupa penataran, kursus-kursus, dan lain-lain.

  1. Pendidkan formal, Nonformal, dan Informal sebagai sebuah sistem

Pendidikan formal yang sering disebut pendidikan persekolahan, berupa rangkaian jenjang pendidikan yang telah baku yaitu mulai dari jenjang sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Bagai warga negara yang tidak sempat mengikuti ataupun menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu dalam pendidikan formal disediakan pendidikan Nonformal. Hal-hal yang menjadi faktor pendorong perkembangan pendidikan nonformal ialah :

          Semakin banyaknya jumlah angkatan mudah yang tidak dapat melanjutkan sekolah. Sedangkan mereka terdorong untuk memasuki lapangan kerja dengan harus memiliki keterampilan tertentu yang dipersyaratkan oleh lapangan kerja.

          Lapangan kerja, khususnya sektor swasta, mengalami perkembangan yang cukup pesat ketimbang perkembangan sektor pemerintah.

Selanjutnya pendidikan informal sebagai suatu fase pendidikan yang berada disamping dan didalam pendidikan formal dan nonformal sangat menunjang keduanya. Dapat didimpulkan bahwa pendidikan formal, nonformal, dan informal ketiganya hanya dapat dibedakan tetapi sulit dipisah-pisahkan karna keberhasilan pendidikan dalam arti terwujudnya keluaran pendidikan yang berupa sumber daya manusia sangat tergantung kepada sejauh mana ketiga subsistem tersebut berperan.


Sumber:

https://penirumherbal.co.id/pool-billiards-pro-apk/