Rektor Unikom: Belajar di Luar 2 Semester pada Kampus Merdeka Memunculkan Beban Biaya Baru Mahasiswa

Rektor Unikom: Belajar di Luar 2 Semester pada Kampus Merdeka Memunculkan Beban Biaya Baru Mahasiswa

Rektor Unikom Belajar di Luar 2 Semester pada Kampus Merdeka Memunculkan Beban Biaya Baru Mahasiswa
Rektor Unikom Belajar di Luar 2 Semester pada Kampus Merdeka Memunculkan Beban Biaya Baru Mahasiswa

Rektor Universitas Komputer Indonesia (Unikom), Eddy Soeyanto Soegoto mengatakan,

kegiatan belajar di luar kampus memunculkan beban biaya yang harus ditanggung oleh mahasiswa.

Oleh karena itu, penerapan Kampus Merdeka perlu dilakukan secara bertahap terhadap kampus yang sudah siap terlebih dahulu.

Bagi kampus swasta besar, konsekuensi biaya itu relatif tidak masalah.

Namun, bagi kampus swasta yang belum mapan, beban biaya untuk belajar di luar kampus tergolong berat.

Baca Juga: Lokasi SIM Keliling Wilayah Bandung Raya Hari Ini, 28 Januari 2020

“Di Indonesia, jumlah perguruan tinggi swasta kecil lebih banyak dibandingkan dengan perguruan tinggi swasta besar. Bahkan, masih banyak perguruan tinggi swasta yang belum terakreditasi dan berakreditasi C,” ujar Eddy kepada Pikiran-rakyat.com, Senin, 27 Januari 2020.

Oleh karena itu, program Kampus Merdeka sepatutnya diterapkan secara bertahap

kepada kampus yang sudah siap melaksanakan kebijakan itu. Unikom sudah menjalankan program belajar di luar kampus, seperti program pertukaran pelajar dengan universitas di luar negeri.

Sementara Universitas Padjadjaran juga sudah melaksanakan kegiatan belajar di luar kampus dalam tiga bentuk.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/